Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF QUR'AN MEMORIZATION LEARNING AT THE ADLANIYAH MODERN ISLAMIC BOARDING SCHOOL IN WEST PASAMAN Anisah; Novialdi; Soibatul Aslamiah Nasution
Mandeh : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2024): Mandeh : Jurnal Pendidikan Islam (Juli-Desember)
Publisher : Amanah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Tahfidzul Qur'an learning at the Adlaniyah Modern Islamic Boarding School in West Pasaman, with a focus on the methods used, supporting and inhibiting factors, and the results achieved by students in the memorization process. The type of research used is qualitative research with a descriptive approach. Data were obtained through observation, interviews with the head of the foundation, tahfidz teachers, and students, and supported by documentation. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the implementation of the tahfidz program was carried out systematically through the talaqqi and muraja'ah methods which have proven effective in guiding students. Supporting factors include a conducive Islamic boarding school environment, teacher and parental support, and the availability of adequate facilities and infrastructure. Meanwhile, inhibiting factors include limited time, lack of student motivation, difficulties in tajwid, and the emergence of boredom in memorizing. Overall, the implementation of tahfidz learning at the Adlaniyah Modern Islamic Boarding School in West Pasaman has gone well, but there is still a need for innovation in methods, increased motivation, and the use of more varied learning strategies to improve the quality of students' memorization.
HISTORY OF THE DEVELOPMENT OF MADRASAH AS AN ISLAMIC EDUCATIONAL INSTITUTION Luri Yutia Hadinda; Susanti, Novi; Yenni; Azis, Lasman; Iswandi, Iswandi; Soibatul Aslamiah Nasution
Mandeh : Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2026): Mandeh : Jurnal Pendidikan Islam (Januari-Juni)
Publisher : Amanah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education plays a crucial role in shaping individuals’ character and intellectual development, particularly within the context of Islamic education in Indonesia. Madrasahs, as Islamic educational institutions, have a long historical background and function as a bridge between religious instruction and general education. This study aims to examine the historical development of madrasahs, the educational patterns implemented within them, and their influence on the national education system in Indonesia. The research employs a descriptive qualitative approach, utilizing both primary and secondary data collected through relevant literature reviews, including books, scholarly articles, and academic journals. The findings indicate that madrasahs are not solely focused on teaching Islamic religious sciences but also integrate general knowledge into their curricula to respond to societal and educational demands. Furthermore, prominent figures such as KH. Hasyim Asy’ari and KH. Ahmad Dahlan played significant roles in reforming and developing madrasah education to remain relevant to the challenges of their time. The implications of this study highlight the importance of strengthening the madrasah education system as a means of building national character and contributing to the development of formal education in Indonesia. By enhancing the quality and structure of madrasahs, it is expected that future generations will emerge with strong academic competencies and good moral values, enabling them to face global challenges while maintaining Islamic principles.
Dinamika Sumbang Duo Baleh bagi Anak Perempuan Minangkabau dan Harmonisasinya dengan Prinsip Pendidikan Islam (Studi Kasus Media Sosial) Alwizra; Iswandi, Iswandi; Lutfiyani; Soibatul Aslamiah Nasution
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Al Karim Edisi September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harmonisasi nilai adat Sumbang Duo Baleh dengan prinsip pendidikan Islam dalam merespons dinamika media sosial terhadap perilaku anak perempuan Minangkabau. Sumbang Duo Baleh sebagai sistem nilai adat berfungsi mengatur kepantasan perilaku perempuan melalui mekanisme kontrol moral berbasis rasa malu (rasa jo pareso). Namun, perkembangan media sosial telah menghadirkan ruang sosial baru yang memengaruhi cara anak perempuan membangun identitas, berinteraksi, dan mengekspresikan diri, sehingga berpotensi menggerus internalisasi nilai adat tersebut. Penelitian ini memfokuskan kajian pada bentuk-bentuk praktik Sumbang Duo Baleh yang muncul di media sosial serta relevansinya dengan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui observasi digital terhadap konten media sosial anak perempuan Minangkabau, wawancara mendalam dengan tokoh adat, pendidik Islam, dan pengguna media sosial, serta dokumentasi konten digital. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan pendekatan interpretatif-kritis untuk mengungkap pola, makna, dan implikasi sosial dari praktik yang diamati. Fokus analisis diarahkan pada dimensi sumbang berpakaian, sumbang tingkah laku, sumbang pergaulan, dan sumbang perkataan dalam konteks ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah berkontribusi terhadap terjadinya pergeseran pemaknaan dan praktik nilai Sumbang Duo Baleh pada anak perempuan Minangkabau. Nilai adat cenderung terpinggirkan oleh standar kepantasan berbasis visual dan popularitas digital, sementara pendidikan Islam belum sepenuhnya berfungsi sebagai kerangka ta’dib yang kontekstual dalam menghadapi tantangan etika digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai adat Sumbang Duo Baleh dengan prinsip pendidikan Islam yang adaptif terhadap media sosial merupakan kebutuhan mendesak untuk memperkuat pendidikan karakter anak perempuan Minangkabau di era digital.