Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA UKM DI KOTA BANDA ACEH Zuhra, Rahmi; Evayani, Evayani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi Vol 8, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Accounting Departement Economics and Business Faculty Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimeka.v8i2.23630

Abstract

This study aimed to examine the influence of computer self-efficacy, non-physical work environment, level of education, and accounting knowledge on the effectiveness of the accounting information systems utilization in SMEs in Banda Aceh City. The population in this study is all SMEs in Banda Aceh City. The sample was selected using purposive sampling, and the sample size was determined using the Slovin formula, resulting in 100 SMEs in the fashion business field in Banda Aceh City as a sample. The primary data is obtained through the distribution of questionnaires via online platforms such as WhatsApp, collected using Google Forms, and analyzed by multiple linear regression models. The findings of this study indicate that computer self-efficacy does not affect the effectiveness of utilizing an accounting information system. However, non-physical work environment, education level, and accounting knowledge affect the effectiveness of utilizing an accounting information system.
Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana Banjir Bandang di Desa Gelanggang Merak Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang Basriwijaya, Kiagus M. Zain; Dianawati, Dianawati; Mardiyah, Ainul; Zuhra, Rahmi; Mahdi, Saiful; Hadisugelar, Danar; Anzitha, Silvia; Putri, Yudhit Restika; Safrizal, Safrizal; Zulhilmi, Zulhilmi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/hfjb4d55

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang berdampak signifikan terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, terutama terkait pemenuhan kebutuhan dasar. Pasca banjir, masyarakat sering menghadapi keterbatasan akses air bersih dan pangan, penurunan pendapatan, serta meningkatnya kerentanan kesehatan yang dapat menghambat proses pemulihan ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung pemulihan ekonomi pasca bencana banjir di Desa Gelanggang Merak, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang melalui penyediaan tandon dan distribusi air bersih serta pemberian bantuan sembako. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan masyarakat melalui koordinasi dengan aparat desa dan tokoh masyarakat, pendistribusian sarana air bersih, serta penyaluran bantuan pangan kepada keluarga terdampak, khususnya kelompok rentan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyediaan air bersih berkontribusi pada peningkatan kesehatan dan kelancaran aktivitas domestik masyarakat, sementara bantuan sembako membantu menjaga ketahanan pangan dan mengurangi tekanan ekonomi rumah tangga. Secara keseluruhan, intervensi pemenuhan kebutuhan dasar ini berperan sebagai langkah awal yang strategis dalam mempercepat pemulihan ekonomi dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat pasca bencana banjir.
MODEL EDUTEKNOPRENEURSHIP SEBAGAI PENGUATAN KAPASITAS BUMG BERSAMA MINAPOLITAN MEURASA SABAN DI KABUPATEN ACEH TIMUR Baihaqi, Baihaqi; Imran, Imran; Jamil, Muhammad; Zuhra, Rahmi; Anzhita, Silvia
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i1.38476

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Bersama Minapolitan Meurasa Saban merupakan badan usaha bersama milik lima gampong yang mengelola unit usaha BUMDes Mart. Sebelum kegiatan pengabdian dilaksanakan, hasil asesmen awal menunjukkan bahwa 80% pengurus belum memiliki sistem administrasi dan keuangan yang terstandar, seluruh pencatatan produk masih dilakukan secara manual, serta hanya 40% pengurus memahami AD/ART dan tugas pokok dan fungsi (TUPOKSI). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus serta penguatan kelembagaan BUMG melalui perbaikan tata kelola administrasi dan keuangan berbasis eduteknopreneurship demi peningkatan pendapatan BUMG Bersama Minapolitan Meurasa Saban. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan (April–Juni 2025) dengan melibatkan 15 orang pengurus dan pengawas BUMG tersebut dengan menggunakan metode participatory action research dan transfer technology melalui koodinasi, diskusi kelompok, pelatihan terstruktur, dan pendampingan berbasis pembelajaran orang dewasa. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi, kuisioner pemahaman, dan survei kepuasan peserta. Hasil evaluasi pasca kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 75% peserta mencapai kategori pemahaman tinggi terhadap materi tata kelola administrasi dan keuangan, sementara 25% berada pada kategori cukup. Secara kelembagaan, pengurus dan pengawas telah memahami AD/ART dan TUPOKSI, bendahara serta operator mampu menerapkan pencatatan produk berbasis eduteknopreneurship, dan BUMG memiliki rencana pengembangan usaha yang terdokumentasi dalam program kerja tahunan.Kata kunci: Eduteknopreneurship; Bumg; Meurasa Saban; Usaha; Aceh Timur. ABSTRACTBadan Usaha Milik Gampong (BUMG) Bersama Minapolitan Meurasa Saban  is a collaborative business entity owned by five villages, managing a BUMDes Mart business unit. Prior to the implementation of the community service program, the initial assessment indicated that 80% of the management lacked standardized administrative and financial systems, all product records were still maintained manually, and only 40% of the management understood the Articles of Association/Bylaws (AD/ART) as well as their main duties and functions (TUPOKSI). This community service aimed to enhance the capacity of the management and strengthen the institutional framework of BUMG through improvements in administrative and financial governance based on edutechnopreneurship, in order to increase the income of the Joint BUMG Minapolitan Meurasa Saban. The program was conducted over three months (April–June 2025), involving 15 administrators and supervisors of the BUMG. It employed a participatory action research approach and technology transfer through coordination, group discussions, structured training, and mentoring based on adult learning principles. The evaluation was carried out using observation, comprehension questionnaires, and participant satisfaction surveys. The post-activity evaluation results showed significant improvement, with 75% of participants reaching a high level of understanding of administrative and financial governance, while 25% were in the moderate category. The treasurer and operator are now capable of implementing edutechnopreneurship-based product recording, and the BUMG has developed a business expansion plan documented in its annual work program.Keywords: Edutechnopreneurship; Village Owned Enterprise; Meurasa Saban; Enteprise; Aceh Timur.