Widianto, Ahmad Rhicho
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Kemampuan Berani Tampil Melalui Debat dan Unjuk Bakat Bagi Mahasiswa Prodi BK dan PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Noor, Ady Ferdian; Bulkani, Bulkani; Nurbudiyani, Iin; Herman, Herman; Rahmat, Rahmat; Helnayatun, Helnayatun; Yanti, Irma; Widianto, Ahmad Rhicho
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v2i2.9122

Abstract

Tujuan pelatihan yaitu untuk melatih kemampuan berani tampil mahasiswa agar memiliki komunikasi dan kepercayaan diri untuk berinteraksi di depan banyak orang dan dengan masyarakat. Peserta pelatihan adalah mahasiswa prodi BK berjumlah 15 orang dan PGSD berjumlah 41 orang terdiri dari dua kelas, FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Metode yang digunakan yaitu semua mahasiswa melakukan debat dan kemudian yang nilainya masih kurang maksimal akan melakukan unjuk bakat. Proses debat dimulai dari melakukan diskusi antara dosen dengan mahasiswa untuk memilih dan menentukan tema debat dan tim dengan format debat yang telah dimodifikasi tetapi tetap memakai kelompok pro dan kontra dan mosi mendukung atau menolak. Kemudian menentukan waktu pelaksanaan debat dengan mengundi dari tim yang sudah terbentuk terdiri dari 3-5 orang setiap tim. Setelah debat selesai, kemudian diberikan penjelasan oleh pemateri untuk melanjutkan unjuk bakat bagi mahasiswa yang nilai kurang maksimal dan waktu untuk melihat bakat masing-masing mahasiswa. Temuan pelatihan ini yaitu mahasiswa kurang percaya diri, berani ke maju depan kelas, dan kurang berani berbicara mengungkapkan pemikiran dan hasil pelatihan bahwa mahasiswa mulai percaya diri melalui kemampuan menyampaikan ide pikiran berdasarkan logika di depan orang banyak dan menampilkan bakat. Simpulan yaitu pelatihan debat dan unjuk bakat mampu mengembangkan kemampuan berani tampil, percaya diri, menyampaikan ide pikiran berdasarkan logika, berkomunikasi, dan berinteraksi bagi mahasiswa prodi BK dan PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
Pelatihan Mengajar Berdampak Melalui Pembelajaran Mata Kuliah Pengembangan Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar bagi Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Noor, Ady Ferdian; Haryadi, Haryadi; Solikin, Asep; Bulkani, Bulkani; Sonedi, Sonedi; Mentari, Niken Ayu; Widianto, Ahmad Rhicho
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v3i1.9964

Abstract

Tujuan pelatihan yaitu untuk melatih kompetensi dasar mengajar melalui team teaching (mengajar berkelompok) sehingga mahasiswa mampu memiliki kemampuan mengajar tidak hanya menyenangkan dan bermakna tetapi juga berdampak pada pembentukan karakter sesuai paradigma mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, menguasai teknologi, dan mengontrol situasi siswa dalam kelas berdasarkan tingkatan kelas baik kelas rendah maupun kelas tinggi. Peserta pelatihan adalah mahasiswa prodi PGSD berjumlah 26 orang. Metode pelatihan yaitu mulai dari penentuan kelompok mengajar yang dibagi secara heterogen dan acak menjadi 6 kelompok terdiri dari 4-5 orang mahasiswa, kemudian menentukan nomor urut yang akan tampil selanjutnya tampil sesuai nomor urut yang telah ditentukan bersama. Kelompok mengajar membuat rencana pelaksanaan pembelajaran/Modul ajar sesuai Kurikulum yang akan digunakan, kemudian membuat Power Point, dan membuat media pembelajaran (disesuaikan dengan materi yang akan dibelajarkan). Pelaksanaan di ruang kelas dan laboratorium micro teaching FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Waktu pelatihan mengajar berdampak yaitu antara 90-120 menit. Temuan pelatihan ini yaitu masih ada kurang percaya diri, memvariasikan nada dan volume suara serta kecepatan berbicara, dan menyampaikan materi sesuai tingkat kelas pada mahasiswa prodi PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dalam pelatihan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan sekolah dasar.
Bimbingan Kelompok Berbasıs Ajaran Utama Keislaman dalam Kitab Maa Laa Yasa'u Muslimu Jahluhu Widianto, Ahmad Rhicho; Farel, Ahmad; Rahmah, Rahmah; Solikin, Asep; Fatchurrahman, M.
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v3i2.11721

Abstract

Salah satu bentuk perintah agama Islam terhadap umatnya yang memeluk agama ini memahami dan mengerti tentang pokok-pokok ajaran islam agar denganya seorang muslim dapat menjalankan agama ini dengan baik dan benar. Oleh karena itu, perlu sebuah kegiatan yang dapat memberikan penmahaman tersebut sehingga pada akhirnya muslim yang baik dapat menjalankan segala perintah tersebut dengan sebaik-baiknya berdasarkan dalil-dalil yang shahih. Kegiatan yang diselenggarakan ini adalah dalam rangka Pengabdian Masyarakat Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ditujukan untuk Jamaah Masjid Mujahidin kota Palangka Raya. Judul kegiatan ini adalah Bımbıngan Kelompok Berbasıs Ajaran Utama Keıslaman Dalam Kıtab Maa Laa Yasa'u Muslimu Jahluhu. Kitab Maa Laa Yasa'u Muslimu Jahluhu yang secara harfiah dapat diterjemahkan dengan Hal-hal yang judul “Tidak Boleh Tidak Diketahui Seorang Muslim" atau "Ilmu yang Wajib Diketahui Seorang Muslim. Kıtab ini berisi pokok-pokok ajaran Islam yang berkaitan dengan akidah, ibadah, muamalah dan akhlaq. Kewajiban bagi seorang muslim dengan segala konsekwensinya mendorong peneliti untuk menginternalisasikan ajaran-ajaran kitab tersebut dalam kegiatan bimbingan spiritual terhadap jamaah masjid mujahidin. Peneliti meyakini bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai upaya maksimal yang peneliti dedikasikan agar tercapai satu tujuan bahwa seorang muslim yang baik wajib mengetahui dan mengamalkan berbagai hal yang berkaitan dengan agama Islam. Pengetahuan itu adalah berkaitan dengan beberapa hal pokok yang perlu dipelajari, dipahami yang kemudian menjadi dasar untuk implementasi dalam keberagaman pada kehidupannya yang meliputi akidah (keimanan), ibadah, akhlak, dan muamalah (hubungan sesama manusia dan lingkungan) dengan Al-Quran dan Sunnah sebagai dasar dan pedoman beragama.
Student Career Readiness from an Industrial Guidance and Counseling Perspective in Higher Education Nuriani, Dina; Syifahayati, Nor; Farida, Vidya Nur; Rahmawati, Delvia; Widianto, Ahmad Rhicho; Karyanti, Karyanti; Solikin, Asep
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. Spesial-1 (2025): Suluh : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v11iSpesial-1.12328

Abstract

Background: The dynamic development of the industrial world requires higher education students to possess adaptive, sustainable career-readiness. Aim: This study aims to describe students' career readiness from the perspective of Industrial Guidance and Counseling and to examine its distribution across respondents' characteristics. Method: The study employed a quantitative, descriptive design. The research subjects consisted of 204 students from the Faculty of Teacher Training and Education. Data were collected using a structured instrument and analyzed using descriptive statistics, including frequencies and percentages. Results and Discussion: The results indicate that the majority of students fall into the moderate and high categories of career readiness, with a very small proportion in the low category. Distribution by gender shows a relatively balanced pattern, suggesting that differences in career readiness are not significantly influenced by gender. These findings suggest that students already possess basic readiness to enter the workforce; however, further strengthening is still needed in aspects of adaptability and career planning. Conclusion: The study concludes by emphasizing the important role of Industrial Guidance and Counseling in optimizing students' career readiness. Recommendations are directed toward developing structured career counseling services and to further research employing more comprehensive variables and research designs.