Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

OPTIMIZATION OF ZOTERO AND MENDELEY SOFTWARE TO REFERENCE MANAGEMENT FOR NURSING STUDENTS Erlina Hermawati; Atik Aryani; Lut Fika Daru Azmi
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 4 No 1 (2023): Teknologi Tepat Guna
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v4i1.1328

Abstract

Papers or scientific work reports are a form of assignment that is usually given by a lecturer to students. A good paper must of course be in accordance with the rules of good and correct writing, one of which must meet the rules in writing citations or reference sources. Writing references can be done manually or by using certain software to assist the citation process. Some software that is often used is Zotero and Mendeley. This PKM activity aims to provide information and practice how to use Zotero or Mendeley software in managing references, including writing citations in a paper or scientific report. This PKM activity was held for two days, November 21-22 2022 and was attended by 29 participants from the Sahid University Surakarta Bachelor of Nursing Study Program. The results of this PKM activity show that students' knowledge increases after being given training on using Zotero and Mendeley in managing references, and students are able to practice using one of the software to write down references or citations in a paper report.
LITERATURE REVIEW: MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DIARE DALAM LINGKUNGAN KELUARGA Lut Fika Daru Azmi
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Keperawata Vol 16 No 1 April 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v16i1.1380

Abstract

Diare merupakan salah satu penyebab terbesar kesakitan dan kematian pada anak terutama pada negara berkembang. Hingga saat ini diare masih menjadi permasalahan yang penting untuk ditangani karena kaitannya dengan penyebab utama pada kasus malnutrisi pada anak yang mengakibatkan gangguan pada tumbuh kembangnya. Metode pencarian literatur menggunakan PCC (Populasi: anak balita; Content: tatalaksana diare; Context: keluarga), dengan pencarian dilakukan pada tiga database yakni PubMed, EBSCO dan BMC Pediatric. Dari hasil pencarian tersebut terdapat lima jurnal yang memenuhi kriteria untuk kemudian di lakukan pembahasan. Hasil yang didapatkan ialah diare merupakan masalah yang belum dapat teratasi terutama pada Negara atau masyarakat berpenghasilan rendah. Penatalaksanaan diare telah dilakukan dan dipaparkan kepada ibu sebagai upaya pertolongan pertama di rumah. Namun, dampak pada pemberian penatalaksanaan masih sangat rendah, sehingga diperlukannya peran tenaga kesehatan untuk senantiasa memberikan pemaparan edukasi di masyarakat tentang penatalaksanaan diare di rumah.
PELAKSANAAN HAPPY DAY PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN KYAI GALANG SEWU Dwidiyanti, Meidiana; Widyaningtyas, Ryka; Wulandari, Apri Nur; Pitajeng, Mutik Sri; Azmi, Lut Fika Daru
Journal of Health Innovation and Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Health Innovation and Community Services
Publisher : PPPM Stikes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/jhics.v4i2.711

Abstract

Abtrak: Pelaksanaan Happy day di Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu bertujuan untuk memfasilitasi santri untuk mempu mengekspresikan dan mengatur emosinya. Pesantren yang terletak di dalam kampus Universitas Diponegoro ini menampung 246 santri perempuan dan 95 santri laki-laki, sebagian besar mahasiswa. Jadwal dan gaya hidup yang menuntut di pesantren bisa membuat stres bagi beberapa santri. Happy day, yang dilakukan oleh Tim Mental Health Nursing terdiri dari pelatihan regulasi emosi dan sesi motivasi. Pelatihan regulasi emosional berfokus pada melepaskan emosi negatif dari peristiwa masa lalu yang belum terselesaikan melalui penerimaan dan ketergantungan pada bantuan ilahi. Sesi motivasi bertujuan untuk mendorong pengembangan diri setelah pelepasan emosional. Lima puluh dua santri mengikuti Happy day yang digelar pada 26 April 2025. Pra dan pasca tes diberikan untuk mengukur kesadaran emosional. Hasil uji-t berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,000) dalam skor kesadaran emosional sebelum (49-116) dan setelah (67-132) intervensi. Happy day membantu santri mengenali, memahami, dan mengelola emosi mereka dengan cara yang sehat, membekali mereka dengan keterampilan praktis seperti teknik pernapasan, relaksasi, dan komunikasi asertif. Pendekatan partisipatif dan lingkungan empati memungkinkan santri untuk berbagi pengalaman pribadi dengan nyaman. Secara keseluruhan, Happy day berhasil dilaksanakan dan mendapat respon positif dari para peserta. Kemampuan manajemen emosional santri meningkat secara signifikan, dengan 50% mencapai tingkat kesadaran emosional yang tinggi pasca-intervensi
THE IMPACT OF FLIPBOOK MEDIA ON THE SELF-AWARENESS AND SELF-MANAGEMENT OF NURSING STUDENTS IN PRACTICAL LEARNING Innez Karunia Mustikarani; Lut Fika Daru Azmi; Apri Nur Wulandari
INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC) Vol 10, No 2 (2025): INJEC
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24990/injec.v10i2.1012

Abstract

Introduction: Self-management and self-awareness skills, especially in practical learning, must be owned by students. Flipbook is one of the media that helps students and lecturers in teaching and learning activities. This study aims to determine the impact of Flipbook media on the self-awareness and self-management of nursing students in participating in practical learning.Method: The research design used a quasi-experimental pretest-posttest without a control group. The development of digital modules in the form of flipbooks was based on the use of conventional modules during practical learning. The self-awareness and self-management questionnaires used were adapted from Masi, et.al. (2021). The research sample consisted of 186 respondents who were third-semester students of the Nursing Undergraduate Program, taking the Maternity Nursing course, participating in the practical learning process, and completing the pre- and post-test questionnaires. The study was conducted in September 2025 at nursing campus in Semarang. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-ranked test.Results: The results showed that Flipbook media had no effect on nursing students' self-awareness in participating in practical learning (p=0.180 (p>0.05)). However, there was an effect of the Flipbook media on the self-management of nursing students in participating in practical learning (p=0.05). Self-awareness scores tended to increase by 4.6 points and self-management scores increase 1.4 points.Conclusion: Flipbook media did not affect the self-awareness of nursing students in participating in practical learning, while there was an effect of Flipbook media on the self-management of nursing students in participating in practical learning.
PENINGKATAN KAPASITAS GURU PAUD DALAM MENGIDENTIFIKASI MASALAH PSIKOSOSIAL DAN EMOSIONAL ANAK PRA SEKOLAH DI KECAMATAN TEMBALANG, SEMARANG Zubaidah, Zubaidah; Sudarmiati, Sari; Anggorowati; Erawati, Meira; Azmi, Lut Fika Daru; Mustikarani, Innez Karunia; Wulandari, Apri Nur
Kurvamas Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Kemitraan, Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPMI Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvms.v2i1.6342

Abstract

Latar belakang: Tahapan perkembangan psikososial anak pra sekolah adalah Intitative vs Guilt (inisiatif dan rasa bersalah). Guru PAUD dalam dalam Gugus Wisnu Kecamatan Tembalang mengalami kesulitan dalam membedakan perilaku anak-anak yang mengalami masalah perkembangan Psikososial dan emosional yang mengakibatkan masalah Psikososial dan emosional anak tidak terdeteksi dan tertangani dengan baik. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengidentifikasi dan deteksi dini masalah perkembangan psikososial dan emosional pada anak usia pra sekolah di Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Metode: Pengabdian masyarakat ini melibatkan 40 guru PAUD di Wilayah Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Guru-guru mengikuti pelatihan singkat tentang bagaimana mengenali masalah psikososial dan emosional pada peserta didik. Metode pelatihan yang digunakan melalui diskusi, ceramah, demonstrasi, praktik, dan supervisi. Kegiatan kedua dalam pengabdian masyarakat ini adalah melakukan kelas parenting dengan topik mengatasi anak tantrum pada 30 orang tua peserta didik. Hasil: Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru Gugus Wisnu Tembalang dalam mengenali masalah psikososial dan emosional pada anak secara tepat pada anak sebagai upaya deteksi dini gangguan psikososial dan mengetahui bagaimana cara untuk menyikapi serta memberikan bimbingan pola asah, asih, dan asuh yang tepat pada anak dengan masalah Psikososial, serta orang tua mampu mengatasi tantrum pada anak usia pra sekolah. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan deteksi awal terkait masalah psikososial dan emosional pada anak-anak, sehingga problematika psikososial pada siswa dapat diidentifikasi lebih cepat dan tidak berlanjut menjadi isu yang lebih kompleks, serta memberikan strategi kepada orang tua dalam mengatasi anak tantrum.
Optimalisasi Peran Kader Dalam Penanggulangan Tuberkulosis Melalui Program Pakar Berani di Puskesmas Banguntapan II Bantul Abdillah, Ina Laela; Azmi, Lut Fika Daru; Saputra, Dhanang Ardhi
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/0j23jt15

Abstract

Tingginya kasus Tuberkulosis (TBC) di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bantul, menunjukkan perlunya upaya peningkatan deteksi dini melalui pemberdayaan kader TBC di masyarakat. Program Pemberdayaan Kader untuk Bersama Perangi Tuberkulosis (PAKAR BERANI) dilaksanakan di wilayah Puskesmas Banguntapan II dengan tujuan membentuk dan melatih 22 kader dari tiap dusun agar mampu mendeteksi terduga TBC, melakukan investigasi kontak, serta memberikan edukasi kepada masyarakat. Metode yang digunakan berupa ceramah, diskusi, dan roleplay dengan materi tentang TBC, komunikasi efektif, dan teknik investigasi kontak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dari nilai pre-test rata-rata 60,9 menjadi 88,2 pada post-test, serta peningkatan motivasi kader dari skor 36,6 menjadi 38,6 (maksimal skor 39). Kader juga aktif melakukan skrining dan sosialisasi di masyarakat, sehingga jumlah penemuan terduga TBC meningkat dibandingkan sebelum pelatihan. Kendala yang dihadapi antara lain kesulitan pengambilan dahak dan menemui kasus indeks, namun dapat diatasi dengan edukasi dan penjadwalan ulang. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan kader efektif meningkatkan deteksi dini TBC dan mendorong peran aktif kader dalam pencegahan TBC di masyarakat.
Maternal perceptions and preventive behaviors in school-age children during the pandemic Azmi, Lut Fika Daru; Haryanti, Fitri; Lusmilasari, Lely
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Number 2
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v9i2.1973

Abstract

Background: Although COVID-19 is no longer at its peak, its influence on preventive practices remains relevant, especially for families with school-age children. In children, the incident is not as high as in adults, but is increasing all the same. The preventive behaviour of children is strongly linked to that of the mother. Cognitive reinforcement (perception) is a factor that influences behaviour. In this case, the recognition is divided into four parts: perceived susceptibility, severity, benefits, and barriers. Purpose: To elucidate the relationship between perception and the behavior of mothers who have school-age children related to COVID-19 prevention. Method: We adopted a cross-sectional design with a sample of 110 mothers who have school-age children (8–11 years) using the consecutive sampling technique. Moreover, we questionnaire to measure the perceptions of these mothers in COVID-19 prevention, the result of a modified ARI-Questionnaire and a questionnaire on Mother's Behavior in Prevention of COVID-19. Data analysis was performed using Spearman Rho'. Results: There was a relationship between the perception and behavior of mothers related to COVID-19 prevention as evidenced by a p = 0.001 with a close relationship (r) of 0.194. Other factors that influenced the behavior of mothers in COVID-19 prevention included the educational level of the mother, and the number of the childrens. Conclusion: Changes in mothers’ behavior is influenced by several factors: perception, number of children, income and highest educational level of the mother, and the gender of the child. COVID-19 prevention will be more optimal if the perception of the mother is good, and the mother has a low perception of barriers.