Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Menalaah Cryptocurrency Dan Aset Digital Dalam perspektif Fiqh Kontemporer Abdullah, Abdullah; Ayu Indah Lestari; Aklatul Fadilla Putri; Muhammad As’ad; Muhammad Juni Beddu
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 5 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i5.2755

Abstract

Pendidikan dalam Islam memiliki peran yang sangat fundamental, bukan hanya sebagai sarana transfer ilmu, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter, pengembangan potensi fitrah manusia, dan pendekatan spiritual menuju kedekatan dengan Allah SWT. Kajian ini membahas konsep pendidik dan peserta didik dalam perspektif filsafat pendidikan Islam yang berpijak pada nilai-nilai ilahiah, etika, dan tujuan kemanusiaan. Pendidik dalam pandangan Islam tidak sekadar pengajar, melainkan juga sebagai murabbi, mu’allim, mu’addib, dan mursyid yang berfungsi membimbing, menanamkan nilai moral, serta menjadi teladan spiritual. Sementara itu, peserta didik dipandang sebagai individu berfitrah suci dengan potensi bawaan yang harus dikembangkan secara holistik. Hubungan antara pendidik dan peserta didik dibangun atas dasar ukhuwah, mahabbah, dan ta’dzim yang menumbuhkan proses pendidikan yang penuh kasih, saling menghormati, dan transformatif. Penelitian ini juga menegaskan relevansi filsafat pendidikan Islam terhadap tantangan pendidikan modern, di mana integrasi nilai spiritual dan moral menjadi kunci utama untuk membangun pendidikan yang tidak hanya menghasilkan individu cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia
Fiqih Aborsi dan Eutanasia: Perspektif Hukum Islam Leni Sumarni; Muhammad Juni Beddu; Nur kamilah; Ade Yuanda; Rizki Saepul Millah; Mujitahid; Putri Anggriani; Ayu Diana Sari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.4493

Abstract

Kajian tentang fiqih aborsi dan eutanasia menjadi semakin relevan dalam konteks perkembangan teknologi medis modern yang menghadirkan dilema etis, hukum, dan teologis dalam menjaga kesucian dan keberlangsungan hidup manusia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pandangan hukum Islam terhadap praktik aborsi dan eutanasia melalui telaah dalil syar’i, pandangan ulama dari berbagai mazhab, serta implikasi etis dan sosial dalam konteks kontemporer. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan menelaah sumber primer berupa Al-Qur’an, Hadis, kitab fiqih klasik, fatwa ulama modern, serta literatur akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam menempatkan kehidupan manusia sebagai amanah ilahi yang harus dijaga sejak fase awal penciptaan hingga kematian alami, sehingga aborsi hanya diperkenankan dalam kondisi darurat yang mengancam keselamatan ibu, sementara eutanasia dilarang secara mutlak karena dianggap sebagai intervensi terhadap ketentuan ajal yang ditetapkan oleh Allah SWT. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan etika medis berbasis nilai-nilai Islam, pengambilan keputusan klinis yang melibatkan pertimbangan syariah, serta peran lembaga keagamaan dalam memberikan panduan normatif bagi tenaga kesehatan dan masyarakat dalam menghadapi persoalan biomedis modern
IMPLEMENTASI PROGRAM MUHADHOROH DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR DAN PRESTASI SANTRI DI PONDOK PESANTREN KOTA BATAM Hamdani Afif; Muhammad Juni Beddu; Nur'aini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42887

Abstract

The muhadhoroh program is a learning activity in Islamic boarding schools aimed at improving communication skills, enhancing self-confidence, and developing students’ creativity. However, its implementation still faces challenges, including low participation and limited student readiness in delivering materials. This study aims to analyze the implementation of the muhadhoroh program in improving students’ learning creativity and academic achievement in Islamic boarding schools in Batam City, as well as to identify supporting and inhibiting factors. This research employed a descriptive qualitative approach involving 100 students through questionnaires and 20 students and 5 teachers through in-depth interviews. Data were collected through observation, interviews, documentation, and questionnaires, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing with triangulation. The findings indicate that the muhadhoroh program has been implemented effectively and positively impacts students’ creativity, critical thinking, communication skills, and self-confidence. It also contributes to improved academic achievement. Therefore, the program should be developed systematically and sustainably.
STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN HARD SKILL DAN SOFT SKILL SANTRI KOTA BATAM Asep Ijudin; Muhammad Juni Beddu; Ita Tryas Nur Rochbani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43144

Abstract

Islamic boarding schools face challenges in adopting technology for Islamic Religious Education (PAI) learning, even though technology can enhance the quality of education and students' skills. This study aims to analyze the implementation of technology based learning in Islamic boarding schools to improve students' hard skills and soft skills. The research method uses a qualitative approach with a case study design, involving observations, in-depth interviews, and document analysis in three boarding schools in Batam. The results show that technology effectively enhances students' hard skills in studying the Qur’an, fiqh, and Islamic history, as well as strengthens soft skills such as communication, leadership, and teamwork through digital based projects. Key supporting factors include leadership support, students' enthusiasm, and the availability of digital resources. Meanwhile, hindering factors include infrastructure limitations, varying teacher competencies, and resistance to change. The conclusion of this study suggests improvements in infrastructure, teacher training, and policies that support the integration of technology in PAI learning.