Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Assessment of Seaweed Farming Suitability in Tesabela Village Kupang Regency Using Geographic Information System Nuban, Sri Rahayu; Rina, Timotius Ragga; Khairani, Nurul Fitri; Bulan, Melkianus Teddison; Malafu, Norsem Nehemia; Banggut, Emanuel Destianus; Lukmini, Aisyah; Swari, Wahyu Dani; Rassi, Sakeos Mullia; Bota, Bernadus
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7 No 2 (2025): November
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47685/barakuda45.v7i2.727

Abstract

Seaweed plays an important role in the implementation of the Blue Economy concept in Indonesia, as it not only serves as a commodity that supports the economy of coastal communities, but also has the potential to enhance national food security, mitigate the impacts of climate change, and promote sustainable marine resource management practices. The waters of Tesabela Village represent one of the potential areas that can be developed as a seaweed aquaculture center in Kupang Regency. The purpose of this research is to generate a site suitability map for seaweed cultivation in the marine area of Tesabela Village, Kupang Regency. Sampling points were determined using purposeful random sampling, but within the entire area. A total of six sample points were selected. Sample points one through six represent the waters of Tesabela Village. Secondary data was also collected to provide additional information for the geographic information system. The analysis showed that three stations were categorized as highly suitable (S1): stations 4, 5, and 6, with a total area of ​​96.57 ha. Stations 1, 2, and 3 were categorized as suitable (S2), or acceptable, with an area of ​​80.48 ha. These factors have the potential to reduce productivity, but farmers can generally address them through technical adjustments. Furthermore, seaweed farmers still need more support from the government and the private sector to maintain the sustainability of their farming operations and to conduct further research.
Analisis Rantai Pasok Lobster Batik (Panulirus femoristriga) di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tenau Kupang Ano, Noldi; Kallau, Marlyn Y.S.; Malafu, Norsem Nehemia
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 5, No 3: Desember (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v5i3.28284

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan rantai pasok lobster batik di UPT. Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tenau Kupang untuk meningkatkan efisiensi dan keuntunganpemasaran. Tujuan penelitian adalah menganalisis manajemen rantai pasok lobster batik, termasuk pemetaan aliran rantai pasok, perhitungan biaya pemasaran, margin pemasaran, dan efisiensi pemasaran. Metode yang digunakan adalah non probability Sampling dengan teknik sampel jenuh, serta pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis melalui tujuh tahapan pemetaan rantai pasok, meliputi aktor, proses, arus produk dan informasi, volume produk,hubungan antar aktor, dan tata kelola. Hasil penelitian menunjukkan gambaran komprehensif mengenai struktur dan dinamika rantai pasok lobster batik di PPP Tenau Kupang, serta memberikan estimasi biaya dan margin pemasaran yang relevan. Kesimpulan menegaskan perlunya pengelolaan rantai pasok yangterintegrasi untuk meningkatkan efisiensi dan keuntungan pemasaran lobster batik. Implikasi hasil penelitian ini mendorong perlunya studi lanjutan untuk memperdalam pemahaman rantai pasok, biaya, dan margin pemasaran lobster batik di pelabuhan perikanan lain guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.