Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IDENTIFIKASI METODE PEMBELAJARAN GEOMETRI YANG TELAH TERBUKTI EFEKTIF DI TINGKAT SEKOLAH DASAR Mailani, Elvi; Tambunan, Ria Angelica; Rambe, Syifa Al Muthmainnah; Saragih, Sabina Sahastina; Ketaren, Maya Alemina
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 3 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v5i3.5884

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengenali berbagai macam metode belajar yang efektif dalam belajar geometri di SD. Metode Penelitian ini menggunakan studi literatur . Metode penelitian studi literatur ialah pendekatan yang dipakai untuk mengumpulkan, menganalisis, dan merangkum informasi dari berbagai sumber tertulis.. Berdasarkan hasil kajian literatur terdapat berbagai metode pembelajaran geometri yang terbukti efektif diterapkan di sekolah dasar. Diantarnya metode pembelajaran aktif berbasis pertanyaan, penggunaan teknologi seperti geogebra, powerpoint dan AR (Augmented Reality), Pendekatan Van Hiele, metode etnomatematika, penggunaan media pembelajaran papan berpaku dan instruksi berbasis proyek.
PENGENALAN SASTRA ANAK MELALUI CERITA FABEL SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Rambe, Syifa Al-Muthmainnah; Amalia, Nandra; Saragih, Sabina Sahastina; Gea, Wiwin Hidayanti; Tambunan, Ria Angelica; Simarmata, Josua; Muhammad, Faiz
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 3 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v5i3.6788

Abstract

Cerita fabel sebagai bagian dari sastra anak memiliki peran penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar, terutama dalam meningkatkan keterampilan literasi dan pembentukan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan cerita fabel sebagai sarana pembelajaran bahasa Indonesia di SD dengan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fabel efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan siswa, sekaligus menanamkan nilai-nilai moral. Strategi pembelajaran berbasis fabel yang efektif meliputi mendongeng interaktif, diskusi nilai moral, bermain peran, serta tugas kreatif seperti menulis ulang cerita. Namun, tantangan dalam penerapannya mencakup keterbatasan bahan bacaan berkualitas dan keterampilan guru dalam menyampaikan cerita dengan menarik. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam metode pengajaran serta dukungan dari pendidik dan sekolah agar pembelajaran berbasis fabel dapat lebih op timal dalam meningkatkan literasi dan karakter siswa.
TANTANGAN DAN STRATEGI GURU DALAM MENGAJARKAN PECAHAN KEPADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Marbun, Masda Torang Roulina; Rambe, Syifa Al Muthmainnah; Tambunan, Ria Angelica; Zahradina, Awaliyah; Saragih, Doni Irawan
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i1.7415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan strategi yang digunakan guru dalam mengajarkan materi pecahan kepada siswa kelas IV sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan seorang guru kelas IV di SDN 060858. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep pecahan, terutama dalam membedakan pembilang dan penyebut serta mengaitkan representasi visual dengan konsep abstrak. Faktor psikologis seperti rendahnya motivasi dan rasa percaya diri juga menjadi penghambat dalam proses belajar. Pendekatan pembelajaran yang kurang kontekstual memperparah kesulitan tersebut. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan pendekatan Matematika Realistik, pembelajaran berdiferensiasi, dan strategi motivasional untuk meningkatkan pemahaman siswa. Guru perlu merancang pembelajaran yang adaptif dan bermakna agar siswa mampu memahami konsep pecahan dengan lebih baik.