Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Usaha Peningkatan Pemahaman Siswa terhadap Konsep Luas Permukaan dan Volume Kubus melalui Penggunaan Alat Peraga Kairuddin; Atiqah Shabirah Munthe; Ega Emeysadella Br Sembiring; Maya Anggelina; Putri Zulaida; Suci Ramadhani Damanik
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi usaha peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep luas permukaan dan volume kubus melalui penggunaan alat peraga. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya penguasaan konsep matematika pada materi bangun ruang sisi datar di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), khususnya kesulitan siswa dalam memahami konsep abstrak luas permukaan dan volume kubus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui studi kasus tunggal tipe deskriptif analitis yang dilaksanakan di SMPN 34 Medan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru matematika kelas VIII dan studi literatur. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model kualitatif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga konkret memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep luas permukaan dan volume kubus. Siswa yang awalnya mengalami kesulitan dalam memvisualisasikan kubus dan memahami hubungan antara rusuk, sisi, dan titik sudut, menjadi lebih mampu memahami konsep tersebut setelah menggunakan alat peraga. Selain itu, kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal kontekstual juga meningkat karena mampu menghubungkan teori dengan situasi nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan alat peraga konkret merupakan strategi pembelajaran yang efektif dan direkomendasikan untuk materi geometri ruang di tingkat SMP, karena membantu mengatasi kesulitan pemahaman abstrak, mendorong siswa berpikir logis, dan menerapkan pengetahuan pada situasi nyata.Kata kunci : Alat Peraga, Luas Permukaan Kubus, Volume Kubus, Pemahaman Konsep, Pembelajaran Matematika
Pandangan Remaja terhadap Penggunaan Bahasa Gaul di Media Sosial serta Kaitannya dengan Kemampuan Berbahasa Indonesia Isma Khairah Harahap; Putri Zulaida; Jhelsi Damanik; Nazwa Syafira; Ika Febriana
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya penggunaan bahasa gaul di media sosial yang berpotensi memengaruhi kemampuan berbahasa Indonesia remaja, sehingga bertujuan untuk mengkaji pandangan remaja terhadap penggunaan bahasa gaul di media sosial serta kaitannya dengan kemampuan berbahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semiterstruktur terhadap empat orang remaja yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria aktif menggunakan media sosial. Data dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja memandang bahasa gaul sebagai bentuk komunikasi yang wajar, santai, dan berfungsi dalam membangun kedekatan sosial serta mengekspresikan identitas diri, sertadigunakan secara intensif dalam situasi informal di media sosial. Meskipun demikian, remaja memiliki kesadaran untuk menggunakan bahasa Indonesia baku dalam konteks formal, walaupun masih terdapat ketidakkonsistenan dalam penerapannya. Selain itu, penggunaan bahasa gaul menunjukkan adanya keterkaitan yang cukup terlihat dengan kemampuan berbahasa Indonesia, terutama dalam penggunaan kosakata baku, penyusunan kalimat, dan pembedaan konteks formal dan informal. Dengan demikian, penggunaan bahasa gaul tidak hanya merupakan fenomena komunikasi, tetapi juga memiliki implikasi terhadap kemampuan berbahasa Indonesia, sehingga diperlukan kesadaran berbahasa agar remaja mampu menggunakan bahasa secara tepat sesuai dengan konteks komunikasi.Kata kunci : Bahasa Gaul, Remaja, Media Sosial, Kemampuan Berbahasa Indonesia