Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Journal of Economy Business Development

Analisis Kedisiplinan, Budaya Organisasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Kebudayaan Dan Parawisata Provinsi Sulawesi Selatan Ariska, Nur; Abduh, Thamrin; Suriani, Seri
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i2.2934

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pengaruh kedisiplinan, budaya organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan. Menggunakan pendekatan kuantitatif, analisis regresi linear berganda diterapkan untuk mengukur intensitas hubungan antara variabel independen (kedisiplinan, budaya organisasi, lingkungan kerja) dan variabel dependen (kinerja pegawai). Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 83 responden yang merupakan pegawai di instansi tersebut. Hasil uji kualitas data menunjukkan bahwa semua instrumen penelitian, baik untuk variabel Kedisiplinan, Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja, maupun Kinerja Pegawai, dinyatakan valid dan reliabel, memastikan bahwa data yang dikumpulkan akurat dan konsisten. Analisis lebih lanjut menggunakan uji parsial (uji-t) dan uji simultan (uji-F) membuktikan adanya pengaruh signifikan dan positif dari kedisiplinan, budaya organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Secara parsial, setiap variabel memiliki kontribusi yang berarti. Secara simultan, ketiga variabel ini secara bersama-sama memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa faktor-faktor seperti ketaatan pada peraturan, norma dan nilai yang dianut, serta kondisi fisik dan non-fisik di tempat kerja berperan krusial dalam membentuk perilaku dan produktivitas pegawai. Koefisien determinasi sebesar 77,7% mengindikasikan bahwa variabilitas kinerja pegawai dapat dijelaskan secara substansial oleh ketiga variabel ini, sedangkan sisanya sebesar 22,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini. Studi ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dengan memperkuat pemahaman mengenai dinamika manajemen sumber daya manusia di sektor publik, khususnya dalam konteks otonomi daerah. This study aims to comprehensively examine the influence of discipline, organizational culture, and work environment on employee performance at the Department of Culture and Tourism of South Sulawesi Province. Employing a quantitative approach, multiple linear regression analysis was applied to measure the intensity of the relationship between the independent variables (discipline, organizational culture, work environment) and the dependent variable (employee performance). Primary data were collected through the distribution of questionnaires to 83 respondents who are employees of the said institution. The results of the data quality test showed that all research instruments, for the variables of Discipline, Organizational Culture, Work Environment, and Employee Performance, were declared valid and reliable, ensuring that the collected data are accurate and consistent. Further analysis using the partial test (t-test) and simultaneous test (F-test) demonstrated a significant and positive effect of discipline, organizational culture, and work environment on employee performance. Partially, each variable contributes meaningfully to performance. Simultaneously, these three variables collectively have a significant impact on improving employee performance. These findings confirm that factors such as adherence to regulations, adopted norms and values, as well as the physical and non-physical conditions of the workplace, play a crucial role in shaping employee behavior and productivity. A determination coefficient of 77.7% indicates that the variability in employee performance can be substantially explained by these three variables, while the remaining 22.3% is influenced by other factors outside the scope of this research model. This study provides both theoretical and practical contributions by reinforcing the understanding of human resource management dynamics in the public sector, particularly in the context of regional autonomy.
Pengaruh Budaya Organisasi, Kedisiplinan Dan Lingkungan Kerja, Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Enrekang Aslam, Uzlifatul Arsy; Abduh, Thamrin; Yunus, Muhammad Kafrawi
Journal of Economy Business Development Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Economy Business  Development, Desember 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v2i3.2848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh budaya organisasi, kedisiplinan, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan objek penelitian adalah pegawai di kantor tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda yang diolah melalui perangkat lunak SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, budaya organisasi, kedisiplinan, dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien regresi menunjukkan kontribusi variabel independen dalam meningkatkan kinerja pegawai. Budaya organisasi yang kuat, tingkat kedisiplinan yang tinggi, serta lingkungan kerja yang kondusif terbukti menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pegawai. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar instansi memperkuat budaya organisasi, meningkatkan program disiplin kerja, dan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Temuan ini juga sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa aspek internal dan eksternal organisasi memiliki peran penting dalam menentukan kinerja pegawai. This study aims to explain the influence of organizational culture, discipline, and work environment on employee performance at the Office of Industry and Trade in Enrekang Regency. The research employs a quantitative approach, focusing on employees at the office as the object of study. Data analysis is conducted using descriptive analysis models and multiple linear regression analysis, processed through SPSS version 23. The findings indicate that both partially and simultaneously, organizational culture, discipline, and work environment have a positive and significant influence on employee performance. The regression coefficients highlight the contribution of independent variables in improving employee productivity. A strong organizational culture, high discipline levels, and a conducive work environment are proven to be essential factors in enhancing employee performance. This study recommends that the organization strengthen its cultural values, improve discipline programs, and create a supportive work environment to achieve optimal results. These findings align with prior research emphasizing the crucial role of internal and external organizational factors in determining employee performance.
Pengembangan Objek Wisata Pantai Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Banggai Laut Rahmad, Siti Fazryanti; Saleh, Haeruddin; Abduh, Thamrin
Journal of Economy Business Development Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v2i2.2870

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi pengembangan objek wisata pantai di Kabupaten Banggai laut dan mendeskripsikan kontribusi objek wisata pantai dalam meningkatkan PAD Kabupaten Banggai Laut. Pada dasarnya tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif yaitu sebuah penelitian yang berusaha memberikan gambaran mengenai objek yang diteliti yang bertujuan membuat deskriptif atau gambaran secara sistematis dan aktual mengenai fakta-fakta yang ada. Pemilihan informan dilakukan dengan cara purposive sampling yaitu; penarikan informan yang dilakukan secara sengaja dengan kriteria tertentu. Adapun subyek penelitian ini berjumlah 5 orang Yaitu orang atau pelaku yang benar-benar tahu dan menguasai masalah, serta terlibat langsung dengan masalah penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Strategi pengembangan pariwisata di Kabupaten Banggai Laut adalah sebagai berikut: a. Melakukan koordinasi dengan pelaku usaha pariwisata. b. Melakukan pengembangan destinasi pariwisata. c. Melakukan pemasaran pariwisata. d. Melakukan kerjasama dengan lembaga kepariwisataan. 2) Kontribusi pariwisata dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Banggai Laut melalui beberapa pos, yaitu: a. Pajak hotel. b. Pajak restoran. c. Pajak hiburan. d. Retribusi tempat khusus parkir. This study aims to determine and describe the strategy for developing beach tourism objects in Banggai Laut Regency and describe the contribution of beach tourism objects in increasing PAD in Banggai Laut Regency. Basically the type of research used is descriptive, namely a study that seeks to provide an overview of the object under study which aims to make a descriptive or systematic and actual description of the facts. The selection of informants was carried out employing purposive sampling namely; withdrawal of informants that is done deliberately with certain criteria. The subjects of this study amounted to 5 people, namely people or actors who know and master the problem, and are directly involved with the research problem. Data collection techniques in this study used observation, interviews, and documentation. The results of the research show that 1) The tourism development strategy in Banggai Laut Regency is as follows: a. Coordinate with tourism business actors. b. Developing tourism destinations. c. Doing tourism marketing. d. Collaborating with tourism agencies. 2) The contribution of tourism in increasing local revenue (PAD) of Banggai Laut Regency through several posts, namely: a. Hotel tax. b. Restaurant tax. c. Entertainment tax. d. Parking fees for special places.
Analisis Tarif dan Non Tarif Terhadap Ekspor Pertanian Sulawesi Selatan Fauziyyah, Nur; Abduh, Thamrin; Idris, Muhammad
Journal of Economy Business Development Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v2i2.2996

Abstract

Penelitian yang dilaksanakan bertujuan guna menganalisis pengaruh tarif serta non tarif bagi ekspor pertanian Sulawesi Selatan. Penelitian yang dilaksanakan menerapkan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Data yang dikumpulkan berasal dari sumber sekunder, serta jenis data yang dipakai ialah data cross section tahun 2021. Dari hasil studi yang dijalankan terlihat bahwa tingkat biaya yang dikenakan mempunyai dampak yang positif namun tidak signifikan bagi jumlah produk pertanian yang diekspor dari Sulawesi Selatan. Aspek-aspek selain biaya, yang dikenal sebagai non-tarif, mempunyai pengaruh yang positif serta signifikan. Angka koefisien yang menunjukkan arah positif menandakan bahwa aspek-aspek non-tarif mempunyai pengaruh yang positif bagi nilai ekspor produk pertanian. Secara spesifik, jika terjadi kenaikan sebesar 1% dalam aspek non-tarif, maka diperkirakan nilai ekspor akan meningkat sebesar 2.940%.. This study aims to analyze the effect of tariffs and non-tariffs on South Sulawesi's agricultural exports. This research applies a quantitative approach with multiple linear regression analysis methods. The data collected came from secondary sources, and the type of data used was cross-section data in 2021. The results of the conducted research reveal that the tariff has a positive yet insignificant impact on the export of agricultural products from South Sulawesi. On the other hand, non-tariff variables exhibit a significant and positive influence. The positive coefficient values indicate that Non-Tariff Measures (NTMs) have a positive impact on the agricultural export value. This implies that a 1% increase in non-tariff factors could potentially lead to a remarkable 2,940% increase in export value.
Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Kebudayaan Dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan Antika, Rindi; Abduh, Thamrin; Said, Miah
Journal of Economy Business Development Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Economy Business  Development, Desember 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v2i3.3112

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh kepuasan kerja dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai di Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Analisis Regresi Linear Berganda untuk mengukur hubungan antara variabel independen dan dependen. Uji statistik yang digunakan meliputi uji parsial (t) untuk mengukur pengaruh individu dan uji simultan (F) untuk mengukur pengaruh secara keseluruhan. Data diperoleh dari 83 responden melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya meningkatkan kepuasan kerja dan kualitas kepemimpinan guna mengoptimalkan kinerja pegawai di sektor pemerintahan. This study aims to examine the influence of job satisfaction and leadership on employee performance at the Department of Culture and Tourism, South Sulawesi Province. A quantitative approach was employed using Multiple Linear Regression Analysis to measure the relationship between independent and dependent variables. Statistical tests included partial tests (t) for individual effects and simultaneous tests (F) for overall effects. Data were collected from 83 respondents using questionnaires. The findings indicate that job satisfaction and leadership have a positive and significant impact on employee performance. These results highlight the importance of enhancing job satisfaction and leadership quality to optimize employee performance in government sectors
Analisis Saluran Rantai Pasok Pemasaran Kelapa Sawit Di Dusun Rante Paccu Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara Laga, Brayvan; Abduh, Thamrin; Jumarding, Ahmad
Journal of Economy Business Development Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Economy Business  Development, April 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v2i1.3144

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui saluran rantai pasok pemasaran, margin, farmer’s share dan efesiensi pemasaran kelapa sawit atau tandan buah segar (TBS) di Dusun Rante Paccu Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara. Populasi dari penelitian ini sebanyak 300 kemudian peneliti mengambil sampel sebanyak 10% dari total populasi yaitu berjumalah 30 orang. untuk lembaga pemasaran dilakukan dengan metode snowball sampling, terpilih: 1 pedagang pengepul, 2 pedagang menengah dan 1 pedagang besar. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif, analisis saluran pemasaran, analisis margin pemasaran, keuntungan, farmer’s share dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukan pada saluran pemasaran di Dusun Rante Paccu ada 3 saluran yakni : saluran I (produsen-pedagang pengepul Dusun Rante Paccu-pedagang besar Dusun Rante Paccu-Pabrik kelapa sawit), saluran 3 (konsumen-pedagang menengah Dusun Rante Paccu-Pedagang besar Dusun Rante Paccu-Pabrik kelapa sawit) dan saluran III (Produsen-pedagang besar Dusun Rante Paccu-Pabrik Kelapa sawit). Margin untuk setiap saluran pemasaran yaitu saluran pemasaran pada saluran pemasaran I dan II memiliki margin yang sama sebesar Rp.550/kg dan total margin saluran pemasaran III sebesar 200/kg. Disisi lain lemabaga pemasaran yang memiliki efesiensi pemasaran tingkat paling efesien yaitu pada saluran oemasaran III yakni 19,09% dengan jumlah farmer’s share sebesar 89,79% dan pada lembaga saluran pemasaran I dan II memiliki efesiensi dengan tingkat efesien sebesar 23,83% dengan jumlah farmer’s share sebesar 71,79%. The purpose of this research is to determine the marketing supply chain channels, margins, farmer's share, and marketing efficiency of palm oil or fresh fruit bunches (FFB) in Rante Paccu Hamlet, Baebunta Subdistrict, North Luwu Regency. The population of this research consists of 300 individuals, and the researcher takes a sample of 10% of the total population, which amounts to 30 people. For marketing institutions, the snowball sampling method is used, and the selected participants include 1 collector/trader, 2 middlemen, and 1 large-scale trader. The data analysis employed includes qualitative analysis, marketing channel analysis, marketing margin analysis, profitability, farmer's share, and marketing efficiency analysis. The research results indicate that there are three marketing channels in Dusun Rante Paccu: Channel I (producer-collector trader of Dusun Rante Large trader of Dusun Rante Paccu-palm oil factory), Channel 3 (consumer-medium trader of Dusun Rante Paccu-large trader of Dusun Rante Paccu-palm oil factory), and Channel III (Producer-large trader of Dusun Rante Paccu-Palm oil factory). The margins for each marketing channel are as follows: Channel I and II: Both have the same margin, which is Rp. 550/kg.Channel III: The total margin is Rp. 200/kg. On the other hand, the marketing efficiency of the marketing institutions is as follows: Channel III: The most efficient marketing level with an efficiency rate of 19.09%. The farmer's share in this channel is 89.79%. Channel I and II: These channels have an efficiency rate of 23.83%. The farmer's share in these channels is 71.79%.
Analisis Manajemen Modal Kerja Pada Koperasi Simpan Pinjam Tirta Nadi Kabupaten Mamuju Tengah Sumarningsih, Kadek Dewi; Abduh, Thamrin; Yunus, Muh Kafrawi
Journal of Economy Business Development Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Economy Business  Development, Desember 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v2i3.3157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis dan perhitungan rasio likuiditas, rasio aktivitas penggunaan modal kerja, untuk memperoleh laba (rasio rentabilitas) dan efektivitas penggunaan modal kerja dibandingkan dengan standar pengukuran yang ditetapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam bentuk studi kasus eksplanatori. Metode analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data penelitian, termasuk analisis rasio likuiditas, rasio aktivitas, dan rasio rentabilitas. Berdasarkan hasil analisis rasio likuiditas, rasio lancar tahun 2020-2022 menunjukkan hasil yang baik, dan rasio cepat juga menunjukkan hasil yang baik, jika dibandingkan dengan standar pengukuran. Analisis rasio aktivitas menunjukkan bahwa perputaran piutang tahun 2020-2022 kurang efisien jika dibandingkan dengan standar pengukuran. Namun, perputaran persediaan pada tahun 2020-2022 tergolong cukup efisien jika dibandingkan dengan standar pengukuran. Dalam hal perputaran modal kerja, hasil analisis menunjukkan bahwa perputaran modal kerja pada tahun 2020-2022 tergolong cukup efisien. Hasil analisis rasio rentabilitas menunjukkan bahwa rasio laba bersih sebelum pajak dengan total aktiva tahun 2020-2022 efisien jika dibandingkan dengan standar pengukuran. Selain itu, rentabilitas modal sendiri tahun 2020-2022 juga tergolong cukup efisien jika dibandingkan dengan standar pengukuran. This study aims to analyze and calculate liquidity ratios, activity ratios for the use of working capital, to obtain profits (profitability ratios), and the effectiveness of the use of working capital compared to the established measurement standards. This research uses a quantitative approach in the form of an explanatory case study. The descriptive analysis method was used to analyze the research data, including analysis of liquidity ratios, activity ratios, and profitability ratios. Based on the results of the liquidity ratio analysis, the current ratio for 2020-2022 shows good results, and the quick ratio also shows good results, when compared to the measurement standards. Analysis of activity ratios shows that accounts receivable turnover in 2020-2022 is less efficient when compared to the measurement standard. However, inventory turnover in 2020-2022 is quite efficient when compared to the measurement standard. In terms of working capital turnover, the analysis shows that working capital turnover in 2020-2022 is quite efficient. The results of the profitability ratio analysis show that the ratio of net profit before tax to total assets in 2020-2022 is efficient when compared to the measurement standard. In addition, the profitability of own capital in 2020-2022 is also quite efficient when compared to the measurement standard.