Mutiara Haya Afifah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTEGRASI NILAI SYURA DAN MODEL BACKWARD DESIGN DALAM PERENCANAAN PEMBELAJARAN SERTA STRATEGI PEMBELAJARAN TRADISIONAL DAN MODERN Inayah Rahmayani Mutmainnah; Mutiara Haya Afifah; Shinta Adha Selina; Nurhayati; Kamarul Zaman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35462

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengintegrasikan strategi pembelajaran tradisional dan modern dalam pendidikan Islam di SDIT At-Taubah Batam agar proses pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai spiritual Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana efektivitas penerapan strategi pembelajaran dapat mendukung pencapaian tujuan pembelajaran tradisional dan modern serta implementasi model Backward Design yang terintegrasi dengan nilai-nilai syura dalam perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan observasi lapangan, dengan mengkaji 25 sumber ilmiah nasional dan internasional Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran modern yang dipadukan dengan pendekatan tradisional terbukti meningkatkan motivasi, partisipasi, dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Islam, terutama melalui penerapan model Backward Design, yang menekankan perencanaan berbasis hasil belajar dan nilai musyawarah. Kesimpulannya, integrasi nilai-nilai syura dan Backward Design merupakan inovasi penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDIT At-Taubah Batam karena mampu membentuk peserta didik yang berpengetahuan luas, berakhlak mulia, dan adaptif terhadap tantangan pendidikan modern.
INOVASI PEMBELAJARAN SKI MELALUI PEMANFAATAN PLATFORM DIGITAL Sabrun Jamil; Hesti Rahmawati; Mutiara Haya Afifah; Aulya Putri; Yusuf Budiarto; Ridho Agustian
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42447

Abstract

Islamic Cultural History (SKI) education plays an important role in shaping students' historical understanding, Islamic values, and character. However, SKI education still faces various problems, such as monotonous teaching methods, limited learning media, low student interest and motivation, and difficulty in understanding chronological and conceptual material. With the development of technology, the use of digital platforms has become one of the innovative solutions to improve the quality of SKI learning. This study aims to examine innovations in SKI learning through the use of digital platforms and analyze the benefits and challenges in the learning process. The research method used is library research, by reviewing various sources such as books, scientific journals, and relevant literature related to SKI learning and educational technology. The results of the study show that the use of digital platforms such as audio-visual media, social media, e-learning, educational games, and artificial intelligence-based technology can increase students' interest, motivation, and understanding of SKI material. Learning becomes more interactive, contextual, and encourages active student participation. In addition, digital platforms also help teachers deliver material more effectively and efficiently. Thus, digital platform-based SKI learning innovation can be a strategic alternative in responding to the challenges of SKI learning in the digital era, while supporting the achievement of Islamic education goals oriented towards character building and digital literacy of students.