Wantah, firmansyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Pemanfaatan Prolanis Pada Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu Wantah, firmansyah; Ashari, Muhammad Rizki; Arwan, Arwan; Syam, Sadli; Vidyanto, Vidyanto; Li, Priska Veina
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 4 (2022): Volume 13 No. 4 (2022)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v13i4.569

Abstract

Indonesia mengalami kenaikan prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia salah satunya penyakit Diabetes Melitus (DM). Prevalensi penderita DM di Indonesia menempati urutan ke 7 dunia dengan jumlah penderita sebanyak 10,7 juta jiwa. Laporan tahunan PTM Dinas Kesehatan Kota Palu menunjukkan dari 13 Puskesmas yang ada di Kota Palu jumlah kasus DM di Puskesmas Kamonji berada di angka tertinggi pada tahun 2020. Jumlah cakupan peserta di Puskesmas Kamonji pada tahun 2020 yang aktif mengikuti Prolanis hanya 5% dari 75% indikator yang harus dicapai. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan salah satu strategi preventif dan promotif dari BPJS Kesehatan yang dilakukan untuk menurunkan atau mencegah komplikasi penyakit kronis (hipertensi dan DM tipe 2) yang diderita oleh peserta sekaligus meminimalisir pembiayaan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap, dukungan petugas kesehatan dan persepsi kebutuhan pelayanan kesehatan dengan pemanfaatan Prolanis pada pasien DM di wilayah kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Jumlah sampel 96 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan tingkat pengetahuan (p=0,045), sikap (p=0,037), persepsi kebutuhan pelayanan kesehatan (p=0,003), dan tidak ada hubungan dukungan petugas kesehatan (p=0,862) dengan pemanfaatan Prolanis. Diharapkan kepada pihak Puskesmas untuk melakukan sosialisasi melalui Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) tidak hanya kepada penderita hipertensi dan DM melainkan pendekatan kepada keluarga penderita agar secara aktif memanfaatkan pelayanan Prolanis
Hubungan Akses Sanitasi Dasar dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Syekh Ahmad Pue Lasadindi Toaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Wantah, firmansyah; Sanjaya, Kiki; Wijaya, Wahyu; Buchaer, Nur Hikmah; Krisnasari, Sendhy; Wahid, Riri Suwahyuni
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 1 (2024): Volume 15 No. 1 (2024)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v15i1.1280

Abstract

ABSTRACT WHO states that stunting is a major public health problem before the age of five if the prevalence is 20% or more. The earlier increase was due to several factors, including cleanliness or environmental health. According to the 2018 Central Sulawesi Riskesdas report, there was an increase in malnutrition in toddlers by 13.8%. The highest rate was found in Donggala district at 23.5%. This study aims to determine the relationship between UPTD Puskesmas Syekh Ahmad Pue Lasadindi Toaya with the emergence of disease development. This type of research is cross sectional quantitative research.Pengumpulan sampel menggunakan cluster sample. The population of this study consisted of 432 children with stunting. The number of samples consisted of 100 respondents. The data obtained was evaluated statistically using the chi-square test. The results showed that there was an increase in factors and there was no relationship where the results found that respondents had clean water (p = 0.066), used a latrine (p = 1,000), had a bed (p = 0.722), and SPAL (p = 0.708). Suggestions from UPTD Puskesmas Syekh Ahmad Pue Lasadindi Toaya health service providers are encouraged to continue to monitor children's growth regularly and educate families about the importance of cleanliness. Keywords : Toddlers, Stunting, Environmental Sanitation.