Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Kurikulum PAUD Berbasis Karakter dalam Pembentukan Kebiasaan Shalat Anak di TK IQRA’ Malang Nur Hana Azizah; Iftidatul Nurul Maiyah; Ahmad Samawi; Yudithia Dian Putra
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v3i2.2780

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam memperkuat karakter religius anak, yang menjadi dasar bagi pembentukan kebiasaan shalat melalui praktik harian yang konsisten dan bermakna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kurikulum berbasis karakter dalam mengembangkan kebiasaan shalat anak di TK IQRA’ Malang. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai rutinitas keagamaan yang terintegrasi dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan shalat dilakukan melalui kegiatan shalat Dhuha berjamaah, doa harian, dan hafalan surah pendek yang diperkuat dengan pembelajaran menyenangkan, keteladanan guru, dan kolaborasi orang tua di rumah. Praktik tersebut menumbuhkan disiplin, kesadaran spiritual, dan regulasi diri pada anak usia dini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pembiasaan shalat dalam kurikulum berbasis karakter efektif menanamkan nilai religius dan moral sejak dini serta memperkuat perkembangan holistik anak
Peran Ayah terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Anak dalam Buku Gentle Parenting vs VOC Parenting: Tinjauan Psikologi Anak Nur Hana Azizah; Zaitun Nur Rizqi Ilahi; Pramono; Muh Arafik
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v3i2.2837

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi peran ayah dalam membentuk perkembangan sosial-emosional anak sebagaimana digambarkan dalam buku Gentle Parenting vs VOC Parenting karya Titiek Limarty. Kajian ini berfokus pada empat aspek utama, yaitu pembentukan sosial-emosional, pengaruh empati ayah terhadap regulasi emosi, pola komunikasi ayah dalam pengembangan kompetensi sosial, serta peran dukungan ayah terhadap kepercayaan diri dan kemandirian anak. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melalui analisis isi terhadap teks buku serta literatur pendukung terkait psikologi perkembangan, teori keterikatan, dan pengasuhan anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam pendekatan Gentle Parenting, ayah direpresentasikan sebagai figur pengasuhan yang hangat, responsif, dan empatik sehingga mampu memperkuat regulasi emosi, rasa percaya diri, dan keterampilan sosial anak. Sebaliknya, pola VOC Parenting yang bersifat otoriter dan menekankan kepatuhan tanpa dialog emosional berpotensi menimbulkan hambatan dalam pengungkapan emosi, pengambilan inisiatif, dan perkembangan sosial-emosional anak. Temuan ini menegaskan bahwa keterlibatan ayah yang konsisten dan suportif memiliki kontribusi terhadap pembentukan secure attachment, kontrol diri, serta kemandirian anak sejak usia dini
Tinjauan Kriminologis Terhadap Anak Yang Melakukan Aksi Balap Liar di Kabupaten Sintang Nur Hana Azizah; Eny Nur Aisyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2687

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena balap liar yang melibatkan anak di Kabupaten Sintang melalui perspektif kriminologi, dengan menyoroti kesenjangan penelitian sebelumnya yang cenderung hanya menggambarkan balap liar sebagai kenakalan remaja tanpa menelaah secara mendalam peran kepolisian dalam pencegahan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor penyebab keterlibatan anak dalam balap liar serta menganalisis efektivitas patroli Cipta Kondisi (Cipkon) sebagai upaya preventif dan edukatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melalui wawancara dengan Polres Sintang, anak pelaku, dan orang tua, serta observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan anak dalam balap liar dipengaruhi oleh tekanan kelompok sebaya, lemahnya pengawasan dan komunikasi keluarga, serta ketiadaan ruang ekspresi positif bagi remaja. Kepolisian Resor Sintang menerapkan patroli Cipkon dan pendekatan restorative justice yang mengutamakan pembinaan, edukasi, serta keterlibatan orang tua dibandingkan sanksi represif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian kriminologi anak dengan menegaskan bahwa pencegahan kenakalan remaja memerlukan sinergi antara kepolisian, keluarga, sekolah, dan komunitas untuk memperkuat kontrol sosial dan nilai moral sejak dini