Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGOLAHAN LIMBAH SAMPAH BEKAS DAN SAMPAH ORGANIK SEBAGAI BAHAN BERNILAI EKONOMIS Yudithia Dian Putra; Usep Kustiawan; Surya Adi Saputra
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya limbah kertas menyebabkan berbagai permasalahan lingkungan sehingga membutuhkan solusi untuk menanggulangi hal tersebut. Lapas Perempuan kelas II di Malang juga menghadapi permasalahan limbah kertas yang berasal dari berbagai kegiatan masyarakat. Pendampingan pembuatan kertas daur ulang bertujuan untuk memberikan keterampilan baru untuk masayarakat sehingga dapat memanfaatkan limbah kertas serta menghasilkan produk ramah lingkungan yang memiliki ciri khas, bernilai ekonomi, sehingga berpotensi untuk dikembangkan dan diolah menjadi souvenir ramah lingkungan. Kegiatan pendampingan dilakukan dengan memberikan pemaparan mengenai urgensi penanganan dan potensi pemanfataan limbah kertas, praktek pembuatan kertas daur ulang, serta evaluasi pengetahuan kepada 31 orang peserta. Orientasi awal menunjukkan bahwa 80,25% peserta belum mengetahui mengenai keterampilan pembuatan kertas daur ulang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang dilihat dari nilai rata-rata pre-test sebesar 63,23 sedangkan nilai rata-rata post-test sebesar 89,68. Survey kepuasan mitra juga menunjukkan nilai lebih dari 90% yang menunjukkan tingat penerimaan materi Sangat Baik. Peningkatan keterampilan peserta ditunjukkan dengan berhasilnya masing-masing peserta membuat kertas daur ulang. Seluruh peserta juga berpendapat bahwa keterampilan ini berpotensi untuk dikembangkan menjadi souvenir dan tertarik untuk diberikan pendampingan lebih lanjut untuk pembuatan souvenir dari kertas daur ulang.
Implementasi Kurikulum PAUD Berbasis Karakter dalam Pembentukan Kebiasaan Shalat Anak di TK IQRA’ Malang Nur Hana Azizah; Iftidatul Nurul Maiyah; Ahmad Samawi; Yudithia Dian Putra
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v3i2.2780

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam memperkuat karakter religius anak, yang menjadi dasar bagi pembentukan kebiasaan shalat melalui praktik harian yang konsisten dan bermakna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kurikulum berbasis karakter dalam mengembangkan kebiasaan shalat anak di TK IQRA’ Malang. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai rutinitas keagamaan yang terintegrasi dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan shalat dilakukan melalui kegiatan shalat Dhuha berjamaah, doa harian, dan hafalan surah pendek yang diperkuat dengan pembelajaran menyenangkan, keteladanan guru, dan kolaborasi orang tua di rumah. Praktik tersebut menumbuhkan disiplin, kesadaran spiritual, dan regulasi diri pada anak usia dini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pembiasaan shalat dalam kurikulum berbasis karakter efektif menanamkan nilai religius dan moral sejak dini serta memperkuat perkembangan holistik anak
POP-UP BOOK: “DONGENG PETUALANGAN LILY DAN CELENGAN AJAIB” SEBAGAI MEDIA LITERASI FINANSIAL UNTUK ANAK USIA DINI USIA 5-6 TAHUN Sherly Karlina Nurocmah; Yudithia Dian Putra; Munaisra Tri Tirtaningsih
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol 2 No 1: Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i1.1776

Abstract

Penguatan literasi finansial pada anak usia dini menjadi salah satu fondasi penting untuk membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang bijak sejak awal, namun pada praktiknya, pembelajaran literasi finansial di Lembaga PAUD masih disampaikan secara verbal, bersifat abstrak, dan minim penggunaan media yang menarik sehingga anak mengalami kesulitan dalam memahami konsep kebutuhan dan keinginan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Pop-Up Book: “Dongeng Petualangan Lily dan Celengan Ajaib” sebagai media pembelajaran literasi finansial untuk usia 5-6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, validasi ahali, serta ujian coba skala kecil dan besar. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh nilai 92,5% dari ahli materi (sangat valid), 95% dari ahli media (sangat valid), dan 96,25% dari ahli pengguna (sangat praktis). Uji coba pembelajaran menunjukkan peningkatan pemahaman anak terhadap konsep kebutuhan dan keinginan, meningkatnya antusiasme, serta keterlibatan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media pop-up book dinilai layak, menarik, dan efektif digunakan dalam pembelajaran literasi finansial di PAUD.
Upaya Kepala Sekolah Untuk Meningkatkan Profesionalisme Komunitas Belajar Di Lembaga PAUD Enik Susiana; Imron Arifin; Yudithia Dian Putra
Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Vol. 7 No. 01 (2025): Jurnal Kajian Anak (J-Sanak)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/j-sanak.v7i01.9873

Abstract

The principal plays a very strategic role in fostering and improving teacher professionalism. The principal is responsible for creating collaboration between teachers, thus creating an atmosphere of mutual learning. The principal's change efforts include establishing a professional learning community at school. This study aims to analyze the principal's efforts in improving the professionalism of the learning community. The research used a qualitative approach with a case study type; data were collected through direct observation, in-depth interviews, and documentation. The research location was Mutiaran Bunda II Kindergarten, Madiun Regency. The research subjects were six teachers. The results showed that the principal's efforts in improving the professionalism of the learning community were: first, by effectively utilizing school resources, namely teachers, the learning environment, and infrastructure; and second, encouraging continuous training and development for teachers to broaden their knowledge and teaching insights. Third, focusing on improving learning by reflecting on learning for student-centered education, and fourth, sharing knowledge and experiences with teacher communities in other schools as part of developing teachers' social competence. The professional learning community is an effort in which teachers work collectively to improve the quality of education. The role of the principal is not only as an administrative manager, but also as an instructional leader who has a direct influence on increasing the professional capacity of teachers
Digital Marketing melalui Pembuatan Konten pada Media Sosial sebagai Upaya Peningkatan Sarana Promosi dan Branding Sekolah Yudithia Dian Putra; Imron Arifin; Ahmad Samawi; Shafira Nurulita Salehudin
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8685

Abstract

Digital marketing menjadi salah satu bentuk pemasaran dengan pemanfaatan platform dan teknologi digital untuk menghubungkan audiens target secara online. Pemanfaatan digital marketing dapat diterapkan melalui media berbasis digital. Media sosial diintegrasikan dengan berbagai lini digunakan sebagai penyebaran konten yang relevan sesuai dengan target masyarakat dalam mencapai visi, misi, dan tujuan organisasi. Berdasarkan hasil observasi, masih banyak guru yang memiliki keterbatasan keterampilan dalam pembuatan konten digital serta konten pemasaran. Oleh karena itu, dirumuskan pengabdian masyarakat ini guna meningkatkan kemampuan pemasaran guru dan tenaga pendidikan melalui kegiatan berbasis e-marketing untuk media sosial sekolah. Metode pelaksanaan ini terdiri dari tiga tahapan yaitu analisis kebutuhan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil program berupa konten yang dipublikasi pada setiap lembaga sebagai sarana promosi dan branding. Di samping itu, guru PAUD Gugus 3 Kepanjen Kidul Kota Blitar memperoleh pengetahuan dan pemahaman secara teori dan praktik dalam pemanfaatan konten digital dalam peningkatan konten sebagai sarana promosi dan branding sekolah lebih optimal.