Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

From Garden to School Treasury: The Strategic Role of Public Relations in Optimizing Kindergarten Hydroponic Programs Amanatul Uluwiyah; Yudithia Dian Putra; Imron Arifin
Managere: Indonesian Journal of Educational Management Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52627/managere.v7i2.629

Abstract

This study investigates the strategic role of public relations (PR) management in optimizing hydroponic programs at the kindergarten level. Employing a qualitative descriptive case study design, data were collected through interviews, direct observation, and document analysis, validated using triangulation and member checking. The findings reveal four critical themes: innovation-based program planning with financial independence, structured team organization and role allocation, effective communication and stakeholder engagement, and continuous supervision and evaluation. Collectively, these themes demonstrate how PR transforms hydroponic initiatives from extracurricular activities into sustainable, income-generating school business units. Specifically, PR fosters innovation through creative product processing, enhances credibility via transparent communication, and strengthens institutional resilience through systematic monitoring. This study highlights the novelty of integrating entrepreneurial principles into early childhood education through PR, offering a practical model for schools seeking economic empowerment. The implications highlight the importance of proactive PR as a catalyst for sustainable school programs, enriching educational management literature by linking communication strategies, entrepreneurial practices, and community involvement.
Peran Lingkungan Kampus dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa : Studi Literatur Maulidina, Unzilatur Rizqi; Alif Mudiono; Yudithia Dian Putra; Imron Arifin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 (2025): Vol. 14 No. 3 Agustus 2025
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2293

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu komponen penting dalam menentukan keberhasilan mahasiswa di perguruan tinggi. Salah satu faktor eksternal yang memengaruhi motivasi belajar mahasiswa adalah lingkungan kampus, baik dari segi fisik maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran lingkungan kampus dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis terhadap berbagai jurnal dan artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2020-2025, dengan menggunakan kata kunci “lingkungan kampus” “motivasi belajar mahasiswa”. Hasil dari studi literatur menunjukkan bahwa kualitas fasilitas akademik, seperti laboratorium, perpustakaan, dan koneksi internet, sangat memengaruhi semangat belajar mahasiswa. Selain itu, aspek lingkungan sosial kampus, termasuk hubungan interpersonal antar mahasiswa, interaksi dengan dosen, dan pelayanan akademik yang diberikan institusi, juga berkontribusi signifikan terhadap motivasi belajar. Lingkungan kampus yang kondusif dan pelayanan yang berkualitas terbukti mampu meningkatkan kenyamanan dan kepuasan mahasiswa, sehingga berdampak positif terhadap motivasi belajar mereka.
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN LIMBAH SAMPAH BEKAS DAN SAMPAH ORGANIK SEBAGAI BAHAN BERNILAI EKONOMIS Yudithia Dian Putra; Usep Kustiawan; Surya Adi Saputra
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya limbah kertas menyebabkan berbagai permasalahan lingkungan sehingga membutuhkan solusi untuk menanggulangi hal tersebut. Lapas Perempuan kelas II di Malang juga menghadapi permasalahan limbah kertas yang berasal dari berbagai kegiatan masyarakat. Pendampingan pembuatan kertas daur ulang bertujuan untuk memberikan keterampilan baru untuk masayarakat sehingga dapat memanfaatkan limbah kertas serta menghasilkan produk ramah lingkungan yang memiliki ciri khas, bernilai ekonomi, sehingga berpotensi untuk dikembangkan dan diolah menjadi souvenir ramah lingkungan. Kegiatan pendampingan dilakukan dengan memberikan pemaparan mengenai urgensi penanganan dan potensi pemanfataan limbah kertas, praktek pembuatan kertas daur ulang, serta evaluasi pengetahuan kepada 31 orang peserta. Orientasi awal menunjukkan bahwa 80,25% peserta belum mengetahui mengenai keterampilan pembuatan kertas daur ulang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang dilihat dari nilai rata-rata pre-test sebesar 63,23 sedangkan nilai rata-rata post-test sebesar 89,68. Survey kepuasan mitra juga menunjukkan nilai lebih dari 90% yang menunjukkan tingat penerimaan materi Sangat Baik. Peningkatan keterampilan peserta ditunjukkan dengan berhasilnya masing-masing peserta membuat kertas daur ulang. Seluruh peserta juga berpendapat bahwa keterampilan ini berpotensi untuk dikembangkan menjadi souvenir dan tertarik untuk diberikan pendampingan lebih lanjut untuk pembuatan souvenir dari kertas daur ulang.
Implementasi Kurikulum PAUD Berbasis Karakter dalam Pembentukan Kebiasaan Shalat Anak di TK IQRA’ Malang Nur Hana Azizah; Iftidatul Nurul Maiyah; Ahmad Samawi; Yudithia Dian Putra
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v3i2.2780

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam memperkuat karakter religius anak, yang menjadi dasar bagi pembentukan kebiasaan shalat melalui praktik harian yang konsisten dan bermakna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kurikulum berbasis karakter dalam mengembangkan kebiasaan shalat anak di TK IQRA’ Malang. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai rutinitas keagamaan yang terintegrasi dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan shalat dilakukan melalui kegiatan shalat Dhuha berjamaah, doa harian, dan hafalan surah pendek yang diperkuat dengan pembelajaran menyenangkan, keteladanan guru, dan kolaborasi orang tua di rumah. Praktik tersebut menumbuhkan disiplin, kesadaran spiritual, dan regulasi diri pada anak usia dini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pembiasaan shalat dalam kurikulum berbasis karakter efektif menanamkan nilai religius dan moral sejak dini serta memperkuat perkembangan holistik anak
POP-UP BOOK: “DONGENG PETUALANGAN LILY DAN CELENGAN AJAIB” SEBAGAI MEDIA LITERASI FINANSIAL UNTUK ANAK USIA DINI USIA 5-6 TAHUN Sherly Karlina Nurocmah; Yudithia Dian Putra; Munaisra Tri Tirtaningsih
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol 2 No 1: Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i1.1776

Abstract

Penguatan literasi finansial pada anak usia dini menjadi salah satu fondasi penting untuk membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang bijak sejak awal, namun pada praktiknya, pembelajaran literasi finansial di Lembaga PAUD masih disampaikan secara verbal, bersifat abstrak, dan minim penggunaan media yang menarik sehingga anak mengalami kesulitan dalam memahami konsep kebutuhan dan keinginan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Pop-Up Book: “Dongeng Petualangan Lily dan Celengan Ajaib” sebagai media pembelajaran literasi finansial untuk usia 5-6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, validasi ahali, serta ujian coba skala kecil dan besar. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh nilai 92,5% dari ahli materi (sangat valid), 95% dari ahli media (sangat valid), dan 96,25% dari ahli pengguna (sangat praktis). Uji coba pembelajaran menunjukkan peningkatan pemahaman anak terhadap konsep kebutuhan dan keinginan, meningkatnya antusiasme, serta keterlibatan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media pop-up book dinilai layak, menarik, dan efektif digunakan dalam pembelajaran literasi finansial di PAUD.
Kecerdasan emosi sebagai prediktor kepuasan kerja: Studi pada Guru PAUD di Kota Malang Ine Luna Dianti; Yudithia Dian Putra
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru PAUD kerap merasakan tingginya beban administratif dan tantangan dalam mengelola perilaku anak di kelas. Hal ini dapat memicu kelelahan emosional yang jika tidak dikelola dengan baik, akan berdampak langsung pada kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kecerdasan emosional sebagai prediktor kepuasan kerja di kalangan guru PAUD Kota Malang. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif. Data dikumpulkan dari guru TK di Kota Malang (n=350) yang dipilih menggunakan stratified random sampling. Instrumen penelitian yaitu Skala Kepuasan Kerja dan Skala Kecerdasan Emosi. Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif antara kecerdasan emosi dan kepuasan kerja (r=0,65, p<0,01). Temuan penelitian ini menguatkan bukti empiris peran kecerdasan emosional sebagai faktor fundamental dalam meningkatkan kepuasan kerja guru PAUD di Kota Malang
Upaya Kepala Sekolah Untuk Meningkatkan Profesionalisme Komunitas Belajar Di Lembaga PAUD Enik Susiana; Imron Arifin; Yudithia Dian Putra
Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Vol. 7 No. 01 (2025): Jurnal Kajian Anak (J-Sanak)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/j-sanak.v7i01.9873

Abstract

The principal plays a very strategic role in fostering and improving teacher professionalism. The principal is responsible for creating collaboration between teachers, thus creating an atmosphere of mutual learning. The principal's change efforts include establishing a professional learning community at school. This study aims to analyze the principal's efforts in improving the professionalism of the learning community. The research used a qualitative approach with a case study type; data were collected through direct observation, in-depth interviews, and documentation. The research location was Mutiaran Bunda II Kindergarten, Madiun Regency. The research subjects were six teachers. The results showed that the principal's efforts in improving the professionalism of the learning community were: first, by effectively utilizing school resources, namely teachers, the learning environment, and infrastructure; and second, encouraging continuous training and development for teachers to broaden their knowledge and teaching insights. Third, focusing on improving learning by reflecting on learning for student-centered education, and fourth, sharing knowledge and experiences with teacher communities in other schools as part of developing teachers' social competence. The professional learning community is an effort in which teachers work collectively to improve the quality of education. The role of the principal is not only as an administrative manager, but also as an instructional leader who has a direct influence on increasing the professional capacity of teachers