Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis dan Kepercayaan Diri Siswa Al Dadista, Anisa; Maryati, Iyam; Mardiani, Dian; Nurhanifah, Nova
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i4.930

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis dan kepercayaan diri merupakan dua aspek penting dalam pembelajaran matematika, namun keduanya masih menjadi permasalahan di banyak sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan kepercayaan diri siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Subjek penelitian adalah siswa SMP kelas VII dengan jumlah sampel sebanyak 30 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes tertulis kemampuan berpikir kritis matematis dan angket kepercayaan diri siswa. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian yang di dapatkan pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan berpikir kritis matematis siswa dan kepercayaan diri siswa dengan kategori hubungan sedang. Siswa dengan tingkat kepercayaan diri tinggi cenderung menunjukkan kemampuan berpikir kritis matematis yang lebih baik. Faktor kepercayaan diri mempengaruhi kemampuan berpikir kritis matematis sebesar 22,75 % dan sisanya sebesar 77,25 % dipengaruhi faktor lain.
Transformation of school Cooperatives in Building a Student Entreprenurship Incubator Model Approach Sugiarto, Hendro; Nurhanifah, Nova
Jurnal Inovasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 1 (2026): Business Innovation and Entrepreneurship Journal (February)
Publisher : Entrepreneurship Faculty, Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/biej.v8i1.1172

Abstract

This study aims to analyze and formulate a model for transforming school cooperatives into entrepreneurship incubators for students oriented toward sociopreneurship in Garut Regency. The research object includes junior and senior secondary schools that operate active school cooperatives. This study employed a qualitative descriptive approach, with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies involving school principals, cooperative managers, teachers, students, and external stakeholders. The data were analyzed using thematic analysis to identify patterns, challenges, and best practices in cooperative transformation. The findings indicate that most school cooperatives still operate conventionally and have not been optimally integrated into entrepreneurship learning. This study proposes a transformation model based on institutional strengthening, experiential learning integration, business incubation stages, and sociopreneurship orientation. The model positions school cooperatives as school-based business incubators that enhance students’ entrepreneurial competencies and social awareness.
Pendampingan Modifikasi Modul Ajar Matematika dan Non Matematika Bagi Guru: Integrasi Keterampilan Numerasi Nurfiqih, David; Nurkamilah, Milah; Putra R, Andika; Utami, Citra; Lusiyana, Desy; Heryanti Jufri, Lucky; Nurhanifah, Nova; Zakiyah, Siti; Herman, Tatang; Prabawanto, Sufyani
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28283

Abstract

Literasi dan numerasi merupakan salah satu keterampilan penting karena membantu manusia dalam memahami dan menyelesaikan masalah yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan terhadap keterampilan literasi dan numerasi yang dilakukan mulai dari sejak dini termasuk melalui proses pembelajaran di sekolah, baik dasar maupun perguruan tinggi. Meskipun begitu, penanaman numerasi di sekolah bukan berarti bahwa semua guru mengajarkan matematika, tetapi bagaimana guru mengintegrasikan numerasi dalam kurikulum melalui pembelajaran lintas mata Pelajaran. Guru masih kesulitan dalam mengembangkan modul ajar yang mengintegrasikan keterampilan literasi numerasi. Pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman guru terkait konsep literasi numerasi dan meningkatkan kemampuan guru lintas mata pelajaran dalam mengidentifikasi konten matematika untuk merancang modul ajar yang mengintegrasikan keterampilan numerasi. Metode pelatihan dan pendampingan dilakukan secara synchronous dan asynchonous di SMPN 6 Garut dengan peserta dari berbagai guru mata pelajaran. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat penguatan pemahaman konsep literasi numerasi dengan capaian > 80% untuk masing-masing aspek, dan 8 kelompok guru mata pelajaran (100%) mampu mengidentifikasi konten matematika yang tepat untuk diintegrasikan pada modul ajar dengan capaian konten numerasi yang teridentifikasi sebesar 80 % (4 dari 5 domain matematika), selain itu guru mampu mengidentifikasi konteks personal, sosial budaya maupun saintifik dalam bidang ilmu yang diampu  sebagai konteks  masalah pada modifikasi modul ajar yang mengintegrasikan keterampilan numerasi. Domain bilangan menjadi tututan numerasi paling dominan dibandingkan domain matematika lainnya seperti aljabar, pengukuran, data dan ketidakpastian serta geometri. Kegiatan pengabdian berimplikasi juga terhadap peningkatan literasi digital guru dalam berkolaborasi dengan memanfaatkan spreadsheet dan google document.