Fitria Hani Aprina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Ketidaksetaraan Gender Terhadap Sektor Bisnis dan Kesehatan pada Pertumbuhan Ekonomi di Negara Asia Berkembang Hendika Dwinanda Wicaksana; Gema Pertiwi; Winda Eka Pahla Ayuningtyas; Fitria Hani Aprina; Deanda Dewindaru
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh ketidaksetaraan gender terhadap kontribusi sektor bisnis dan kesehatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang Asia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi litetarur, studi ini menganalisis bagaimana ketidaksetaraan gender membatasi partisipasi dan akses perempuan dalam sektor bisnis serta layanan kesehatan, yang berdampak pada efektivitas kedua sektor tersebut dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi. Studi dilakukan pada beberapa negara berkembang Asia dengan variasi tingkat ketidaksetaraan gender dan kondisi ekonomi. Temuan menunjukkan bahwa ketidaksetaraan gender secara signifikan menghambat sinergi antara sektor bisnis dan kesehatan dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggaris bawahi pentingnya intervensi kebijakan yang menargetkan pengurangan ketidaksetaraan gender sebagai upaya strategis untuk mengoptimalkan kontribusi sektor bisnis dan kesehatan dalam pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.
TRANSFORMASI DIGITAL DALAM PROFESI AKUNTANSI PUBLIK: PENGEMBANGAN KOMPETENSI AKUNTAN UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN TEKNOLOGI INFORMASI: Pengembangan Kompetensi Akuntan untuk Menghadapi Tantangan Teknologi Informasi Fitria Hani Aprina; Syfa Amelia; Nanda Rizka Syafriani Nasution
MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 2 (2025): MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53834/mdn.v11i2.12379

Abstract

Transformasi digital telah mengubah dinamika profesi akuntansi publik, yang kini dihadapkan pada tantangan dan peluang yang memerlukan pengembangan kompetensi baru. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi akuntan publik melalui pelatihan yang berfokus pada tiga topik utama: Pentingnya Personality dalam Komunikasi Manajemen, Evolusi Profesi Akuntan: Dari Balik Layar ke Panggung Digital, dan Ekonomi Politik dan Akuntabilitas Publik: Tantangan Profesi Akuntansi di Era Demokrasi. Hipotesis utama dari penelitian ini adalah bahwa pelatihan ini akan meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya komunikasi manajerial yang efektif, serta kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan transformasi digital dalam profesi akuntansi. Tinjauan teori yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan Teori Komunikasi Interpersonal dan Teori Komunikasi Organisasi untuk membahas pentingnya keterampilan komunikasi dalam manajemen. Teori Adopsi Teknologi (TAM) dan Teori Kompetensi Profesional mendasari pemahaman tentang evolusi profesi akuntansi menuju digitalisasi, sementara Teori Akuntabilitas Publik digunakan untuk memahami peran akuntan dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan publik di era demokrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah memberikan pelatihan berbentuk ceramah dan diskusi kepada Kantor Akuntan Publik Delfi Panjaitan, yang menyediakan layanan audit laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini secara signifikan meningkatkan pemahaman peserta terhadap komunikasi manajerial, kemampuan adaptasi terhadap teknologi, serta pemahaman mereka mengenai akuntabilitas publik dalam pengelolaan keuangan. Penelitian ini mendukung temuan sebelumnya yang menyatakan bahwa pengembangan kompetensi digital memperkuat kemampuan akuntan dalam menghadapi tantangan teknologi. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi digital dan komunikasi akuntan publik, serta memperkuat peran mereka dalam menjaga akuntabilitas di sektor publik.