Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : AGROMIX

ANALISIS DAYA SAING APEL JAWA TIMUR (Studi Kasus Apel Batu, Nongkojajar dan Poncokusumo) Novi Itsna Hidayati; Teguh Sarwo Aji

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.731 KB) | DOI: 10.35891/agx.v8i1.563

Abstract

Apel yang terkenal di Jawa Timur adalah apel yang berasal dari Malang (Batu dan Poncokusumo) dan Kabupaten Pasuruan (Nongkojajar). Tujuan penelitian ini adalah (a) menganalisa daya saing komoditas apel di Jawa Timur berdasarkan keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif dibandingkan dengan apel impor, (b) menganalisa hasil sensitivitas hasil analisa keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif tersebut akibat adanya perubahan input dan output. Metode analisis yang digunakan adalah analisis keunggulan komparatif, analisis keunggulan kempetitif, analisis Policy Analysis Matrix (PAM) dan analisis sensirivitas digunakan untuk menganalisis dampak kebijakan harga maupun kebijakan investasi pertanian. Hasil analisis PAM dapat menunjukkan pengaruh individual maupun kolektif dari kebijakan harga dan kebijakan faktor domestik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisa rata-rata nilai DRCR sebesar 0,69 dan nilai rata-rata PCR sebesar 0,49. Dengan demikian analisa keunggulan kompetitif lebih besar dari analisa keunggulan komparatif, sehingga usahatani apel Jawa Timur masih mempunyai daya saing baik di pasar dalam negeri mapun pasar luar negeri. Analisis sensitivitas dengan naiknya harga bibit sebesar 10%, kenaikan upah tenaga kerja sebesar 10%, harga pupuk sebesar 10% dan penurunan output sebesar 10% menyebabkan perubahan DRCR dan PCR, akan tetapi nilainya masih dibawah satu. Hal ini berarti bahwa usahatani apel di Jawa Timur masih layak untuk diusahakan.
ANALISIS KELEMBAGAAN TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM DEVERSIFIKASI PANGAN DI PASURUAN Teguh Sarwo Aji; Novi Itsna Hidayati

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.309 KB) | DOI: 10.35891/agx.v5i1.699

Abstract

Until now it  HAD a lot of institutions formed to participate in addressing the problem of providing  food for the people. Starting from the institution handling food producers, marketing and  distribution of food, food - re lated capital activities, food safety, food industry and other aspects of  food. There  was an institutional official government institutions, non - governmental pure, or which  was the formal and informal collaboration between government and society. This stud y aims to  identify local institutions that can be used to support the acceleration of food diversification  program; analyze the role of local institutions based on their potential to support the acceleration of  food diversification program in Pasuruan. In  areas of research results show that there are 27  (nineteen) of local institutions that have the potential to support the acceleration of food  diversification program. The institution consists of 4 institutional  family welfare programs, 4  village consultati ve body, 4 institutional farmer groups, 4 institutional study, 3 institutional youth  clubs and 4 farmers cooperative women. Based on the potential role of local institutions in  supporting the acceleration of food diversification program in Pasuruan shows t hat institutional  diversification  potentially support the Food program  was the first classification, namely the  family  welfare programs of  Village Gerbo,  village consultative body of  Gerbo,  village consultative body of Pucang  Sari ,  family welfare programs of  Pucang Sari, Farmers Group of Pucang Sari ,  family  welfare programs of  Village Suwayuwo,  f armers  g roup of Gerbo ,  Men  Jam'iah Tahlil  of  Pucang  Sari , Farmers Group  of Suwahyuwo ,  family welfare programs of  Pandaan Village, farmers  cooperative women  of G e rbo, farmers cooperative women  of  Pucang  Sari , NU  Moslem of  Pandaan,  NU  Moslem  of  Suwayuwo  
DAMPAK PROGRAM KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL) TERHADAP PENGELUARAN KONSUMSI RUMAH TANGGA (Studi Kasus Di Desa Pucangsari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan) Teguh Sarwo Aji; Mu’munatus Sholihah

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.606 KB) | DOI: 10.35891/agx.v4i2.715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program KRPL terhadap pola konsumsi pangan Rumah Tangga. Variable yang dianalisis yaitu jenis pangan dan asal pangan, kemudian dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda. Jumlah responden yang diambil sebanyak 58 Rumah Tangga, jumlah tersebut adalah total dari semua populasi. Dari hasil analisis pengeluaran bahwasannya rumah tangga sebelum menjadi anggota KRPL mempunyai pengeluaran rata-rata sebesar 650.000-700.000 /bulan/RT, sedangkan RT setelah menjadi anggota KRPL mempunyai pengeluaran rata-rata sebesar 550.000 - 600.000 /bulan/RT. Dari hasil analisis regresi diketahui hasil Uji t pada variabel jenis pangan 3.797> ttabel 1,676. Sedangkan hasil uji F 17,411 > dari f table 3,18. Artinya program KRPL berdampak pada pengeluaran konsumsi pangan rumah tangga. 
ANALISIS STRUKTUR SISTEM KEMITRAAN PEMASARAN AGRIBISNIS SAYURAN (Studi Kasus di Kecamatan Nongkojajar Kabupaten Pasuruan) Teguh Sarwo Aji

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.236 KB) | DOI: 10.35891/agx.v1i3.726

Abstract

Pemikiran sistem adalah untuk mencari keterpaduan antar bagian pemahaman yang utuh, yang diperlukan kerangka pikir baru yang dikenal sebagai pendekatan sitem. Pendekatan ini berupaya untuk menyelesaikan persoalan yang dimulai dari proses identifikasi sejumlah kebutuhan sehingga menghasilkan suatu operasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah dengan mengidentifikasi variabel yang berperan sebagai penggerak utama sistem dan mengetahui peubah-peubah yang mempunyai hubungan konstektual terhadap sistem kemitraan, sehingga akhirnya bisa dirumuskan model hubungan pengaruhnya antar elemen sistem tersebut. Penelitian ini menggunakan metode diskusi oleh ahli dari kalangan perguruan tinggi, birokrasi dan praktisi serta lembaga terkait yang sekaligus menjadi respondennya. Data primer adalah pendapat dari tenaga ahli yang dilakukan secara musyawarah, sampel responden ditentukan secara purposive dengan persyaratan tertentu. Data skunder diperoleh dengan metode wawancara dengan responden spesifik dan melalui observasi langsung di Kabupaten Pasuruan, yang selanjutnya digunakan sebagai data rujukan awal. Hasil kajian terhadap struktur sistem diidentifikasi delapan elemen sistem yaitu : sektor masyarakat, kebutuhan program, tolok ukur, aktivitas yang dibutuhkan dan lembaga terkait. Analisis pembanding antar sub elemen diketahui peubah kunci, yaitu : petani dari elemen pelaku usaha, pembinaan pelaku, penjaminan modal dan dukungan pemerintah sebagai kebutuhan program, distribusi resiko dan keuntungan yang tidak adil sebagai kendala, jaminan kualitas, kuantitas dan pasar sebagai perubahan, pangsa pasr sebagai tujuan program serta tolok ukurnya adalah meningkatnya kualitas SDM. Dari hasil diskusipara ahli disintesa lima kriteria pola pemasaran yaitu : distribusi resiko dan profit yang adil, memperluas kesempatan kerja, peningkatan pendapatan petani, peningkatan keahlian SDM dan jaminan kualitas, kuantitas serta kontinuitas produksi.