Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendekatan Statistik Klasifikasi Curah Hujan Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan Kurniyaningrum, Endah; Rinanti, Astri; Herlina, Liana; Victorya, Chindy; Wahab, Nyimas Hazel Lahfahdila; Assidik, Muhammad Luthfi; Faisal, Ulfa Fatmasari; Kawanda, Aksan; Saily, Randhi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v5i3.129

Abstract

Wilayah DAS Juana di Jawa Tengah merupakan kawasan rawan banjir yang mengalami tekanan lingkungan akibat perubahan tutupan lahan dan dampak perubahan iklim global. Fenomena iklim seperti El Niño dan MJO semakin meningkatkan ketidakpastian curah hujan dan menyebabkan fluktuasi ekstrem. Strategi mitigasi banjir di wilayah ini masih belum efektif karena tidak didukung oleh klasifikasi curah hujan yang berbasis tren historis dan analisis statistik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi tren curah hujan secara ilmiah sebagai dasar dalam pengelolaan sumber daya air dan mitigasi bencana banjir. Permasalahan Utama yaitu belum tersedianya metode klasifikasi curah hujan berbasis analisis statistik jangka panjang yang dapat digunakan untuk mendukung strategi mitigasi banjir di DAS Juana dan sekitarnya. Urgensi Penelitian yaitu menganalisis tren curah hujan jangka panjang di DAS Juana dan Kabupaten Kendal menggunakan metode statistik Mann-Kendall, menyusun klasifikasi curah hujan berdasarkan hasil analisis tren dan memberikan rekomendasi ilmiah untuk strategi mitigasi banjir berdasarkan klasifikasi tersebut. Metode Penelitian ini digunakan pendekatan studi literatur dan analisis statistik. Data curah hujan selama 34 tahun dari BMKG dianalisis menggunakan metode Mann-Kendall. Proses analisis meliputi perhitungan statistik S, varian S, nilai Z, tingkat signifikansi, dan interpretasi hasil. Hasil kemudian digunakan untuk mengklasifikasikan curah hujan dan mengevaluasi keterkaitannya dengan kejadian iklim ekstrem seperti ENSO. Hasil Penelitian ini yaitu analisis Mann-Kendall menunjukkan bahwa sebagian besar tren curah hujan di DAS Juana tidak signifikan secara statistik, namun terdapat beberapa tahun dengan tren signifikan yang berkorelasi dengan kejadian iklim global. Klasifikasi curah hujan menunjukkan perbedaan antara musim hujan (?115 mm) dan musim kemarau (<85 mm), serta kebutuhan koreksi terhadap data model menggunakan fungsi polinomial. Hasil ini menegaskan pentingnya data jangka panjang (?30 tahun) untuk memperoleh akurasi klasifikasi curah hujan hingga 100%. Kontribusi Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan metodologi klasifikasi curah hujan berbasis statistik untuk wilayah DAS tropis. Klasifikasi yang dihasilkan dapat dijadikan dasar dalam penyusunan strategi mitigasi banjir dan perencanaan pengelolaan sumber daya air. Selain itu, metode ini dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik hidrometeorologi serupa.
Analisis Tren Historis Dan Proyeksi Curah Hujan 2080 Di Das Juwana: Pendekatan Downscaling Statistik Victorya, Chindy; Kurniyaningrum, Endah; Anggraini, Dina Paramita; Sudinda, Teddy; Assidik, Muhammad Luthfi
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 7, No 2 (2025): December
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v7i2.231

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Juwana di Jawa Tengah semakin sering dilanda banjir sehingga berdampak serius, mulai dari kerugian ekonomi hingga gangguan kesehatan pada masyarakat. Perubahan penggunaan lahan dan pengaruh perubahan iklim global diyakini menjadi pemicu utama perubahan pola curah hujan di wilayah ini. Penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana dinamika curah hujan berkembang di DAS Juwana selama 22 tahun terakhir (1998–2019), serta bagaimana kondisi ini mungkin berubah hingga tahun 2080 berdasarkan dua skenario iklim yaitu pada kondisi RCP 4.5 dan RCP 8.5. Kami menggunakan metode downscaling statistik dengan data curah hujan satelit TRMM yang dikombinasikan dengan model iklim global CMIP5. Hasilnya menunjukkan bahwa DAS Juwana memiliki pola hujan tropis, dengan puncak curah hujan terjadi pada Desember hingga Februari. Beberapa tahun seperti 2006, 2008, dan 2010 mencatat hujan ekstrem yang bertepatan dengan fenomena La Niña. Proyeksi ke depan menunjukkan adanya tren peningkatan intensitas curah hujan, khususnya pada musim hujan. Di bawah skenario RCP 8.5, lonjakan curah hujan lebih tajam dibandingkan RCP 4.5, terutama pada Januari dan Desember. Temuan ini menjadi peringatan penting akan meningkatnya risiko banjir ekstrem di masa depan dan menegaskan perlunya strategi adaptasi serta perencanaan pengelolaan air yang lebih tanggap terhadap perubahan iklim masa depan.