Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluative Study of Pharmacotherapy in Pulmonary Tuberculosis Patients at the Gorontalo Provincial Regional Hospital Ramadhani, Fika Nurul; Lihawa, Karmila; Ismail, Siti Naysila; Malopo, Najwa Febra; Selviani, Ni Wayan; Saputra, Mohammad Abdul Ghali
Majalah Farmaseutik Vol 21, No 4 (2025)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v21i4.106985

Abstract

Tuberkulosis paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, ditandai dengan angka kejadian yang tinggi dan keberhasilan pengobatan yang bervariasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk penerapan farmakoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan farmakoterapi pada pasien tuberkulosis paru di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional retrospektif, dengan fokus pada studi kasus pasien laki-laki berusia 55 tahun yang dirawat pada bulan Januari 2025. Data dikumpulkan dari rekam medis pasien, termasuk tanda-tanda vital, hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi, dan regimen terapi yang diberikan. Temuan menunjukkan bahwa terapi awal difokuskan pada stabilisasi kondisi pasien dengan pemberian mukolitik, antibiotik, dan agen hemostatik, sebelum memulai pengobatan antituberkulosis (OAT). Evaluasi mengungkapkan bahwa regimen terapi sesuai dengan pedoman nasional dan rekomendasi WHO; namun, beberapa potensi Masalah Terkait Obat (DRP) diidentifikasi, seperti indikasi tanpa terapi untuk manajemen nyeri dan potensi hepatotoksisitas karena interaksi antara rifampisin dan pirazinamid. Sebagai kesimpulan, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pemantauan terapi yang komprehensif, termasuk penilaian efek samping dan potensi interaksi obat, untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan tuberkulosis paru di fasilitas perawatan kesehatan regional.
Inovasi Kue Cup Brudel Fungsional : Formulasi Jahe, Kunyit, dan Ubi Ungu Sebagai Pangan Sehat Untuk Kesehatan Jantung dan Tulang Paneo, Mohamad Aprianto; Thomas, Nurain; Polamolo, Cristian; Lihawa, Karmila; Raji, Andre; Latif, Multiani S; Pomalango, Zulkifli B
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.34986

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi produk pangan fungsional melalui pembuatan kue cup brudel berbahan dasar kunyit, jahe, dan ubi ungu yang mendukung kesehatan jantung dan tulang. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan aspek produksi dan pemasaran digital pada UMKM Rumah Brudel li Ummu Azzam, serta memperkenalkan bahan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan konsumen. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pelatihan dalam proses produksi, pengelolaan bahan baku sehat, pembuatan SOP produksi, serta penerapan strategi pemasaran digital melalui platform media sosial. Selain itu, dilakukan uji coba pasar dengan melibatkan kelompok dewasa dan lansia untuk mengumpulkan feedback mengenai rasa dan manfaat produk. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek produksi, dengan 82% responden melaporkan peningkatan dalam kemampuan mengolah bahan fungsional dan efisiensi produksi. Di sisi pemasaran, 82% responden mengungkapkan peningkatan kemampuan dalam membuat konten promosi dan menggunakan platform digital secara lebih efektif. Produk ini juga mendapatkan penerimaan positif dari konsumen terkait cita rasa dan manfaat kesehatan, dengan jangkauan pemasaran yang lebih luas berkat strategi pemasaran digital yang diterapkan. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat pemasaran digital UMKM Rumah Brudel li Ummu Azzam. Inovasi produk kue cup brudel fungsional tidak hanya meningkatkan kualitas produk tetapi juga memperluas pasar, memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat, serta meningkatkan daya saing UMKM di pasar lokal dan digital.