Zakiyyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Minuman Teh Herbal dari Limbah Kulit Bawang Merah sebagai Minuman Jamu Tradisional Gusman, Tania Avianda; Sintha Prima Widowati Gunawan; Zakiyyah; Arif Nurudin; Dewiantika Azizah; Susanti
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.11311

Abstract

Background: Bawang merah merupakan salah satu jenis sayuran yang manfaatnya banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Bawang merah mempunyai kandungan sulfur compound seperti Allyl Propyl Disulphida (APDS) dan flavonoid seperti quercetin yang dipercaya bisa mengurangi resiko kanker, penyakit jantung dan kencing manis. Kulit bagian luar bawang yang mengering dan kerap berwarna kecoklatan kaya serat dan flavonoid serta antibakteria terhadap Stapylococcus aureus dan E.coli. Bawang merah memiliki senyawa aktif sehingga dapat dimanfaatkan sebagai teh herbal dan salah satu metode penanganan terhadap limbah organik dikarenakan limbahnya menimbulkan pencemaran lingkungan berupa aroma yang tidak sedap. Tujuan dari pengabdian untuk mengetahui pengolahan limbah kulit bawang merah menjadi teh herbal serta identifikasi tingkat kesukaan masyarakat terhadap teh herbal dari limbah kulit bawang merah sebagai minuman jamu tradisional. Metode: Diujicobakan kepada 20 orang responden yang berasal dari sekelompok ibu-ibu PKK Desa Cibunut Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka, dengan menggunakan pemilihan sederhana terhadap limbah kulit bawang yang masih dapat digunakan sebagai raw material untuk pembuatan teh herbal. Hasil: Hasil metode survei kelayakan menunjukkan hasil yang baik bahwa teh herbal ini disukai dan untuk diterima dilingkungan masyarakat. Keberlanjutan program ini yaitu produk ini akan tetap melanjutkan produksi di setiap tahunnya yang dipegang oleh kelompok ibu-ibu PKK Desa Cibunut. Kesimpulan: Limbah kulit bawang merah dapat dimanfaatkan sebagai minuman jamu tradisional.
EKSPLORASI PENGALAMAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA MALALUI PBL BERBASIS AR UNTUK MENDORONG BERPIKIR KRITIS Yulianti Wibowo; Rinto; Zakiyyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.32397

Abstract

Creative thinking skills are one of the most important competencies in facing the challenges of the 21st century. However, the reality on the ground shows that many students still struggle to develop new ideas, lack the courage to express their ideas, and are unable to solve problems innovatively. This is due to conventional learning approaches and the lack of use of interactive media. This study aims to describe the effectiveness of applying the Problem-Based Learning (PBL) model based on Augmented Reality (AR) media in enhancing students' creative thinking skills. The method used is descriptive qualitative, with data collection techniques including observation, in-depth interviews with teachers, and the dokumentation. The research subjects were seventh-grade students at SMP Negeri 3 Kota Cirebon. Data analysis was conducted using a thematic approach to identify patterns in the learning process and outcomes. The results of the study indicate that the implementation of the AR-based PBL model can create an active and enjoyable learning environment, increase student participation, and encourage the emergence of creative ideas. Students appeared more enthusiastic, were more willing to express their opinions, and were able to solve problems collaboratively. Teachers also stated that the use of AR helps clarify the material and stimulates students' curiosity. Thus, the AR-based PBL model has proven effective in enhancing creative thinking skills and can be an innovative solution in science education.