Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Penggunaan Artificial Intelligence terhadap Psychological Well-Being Pada Mahasiswa di Universitas X Gunawan, Anjanette Amelia; Hutapea, Bonar; Tan, Edwin; Budiman, Melinda Lian; Chandra, Callista; Mooy, Miracle Sweety
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat teknologi artificial intelligence telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan tinggi. Mahasiswa sebagai generasi digital kini banyak memanfaatkan teknologi berbasis artificial intelligence dalam kegiatan akademik seperti penulisan, pencarian literatur, hingga manajemen waktu belajar. Namun, peningkatan penggunaan artificial intelligence juga menimbulkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap psychological well-being mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penggunaan artificial intelligence terhadap psychological well-being pada mahasiswa Universitas X. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 61 mahasiswa aktif berusia 18–25 tahun yang menggunakan teknologi berbasis artificial intelligence. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu adaptasi dari General Attitude Towards Artificial Intelligence Scale (20 item, α = .923) dan adaptasi dari Psychological Well-Being Short Scale (18 item, α = .923). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penggunaan artificial intelligence dan psychological well-being (r = 0.521, p < 0.001), dengan kontribusi sebesar 27.2% terhadap psychological well-being mahasiswa (R² = 0.272). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat penggunaan artificial intelligence yang adaptif dan konstruktif, semakin tinggi pula tingkat psychological well-being mahasiswa. Dengan demikian, artificial intelligence tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu akademik, tetapi juga dapat mendukung psychological well-being mahasiswa di era pembelajaran digital.
Enhancing Children’s Emotion Regulation Through Educational Puppets With QR Code Technology Gunawan, Anjanette Amelia; Tan, Edwin; Angela, Felice; Fatiha, Salsabila Zahrani; Kartasasmita, Sandy
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 8 No 4 (2025): International Journal of Education, information technology   and others
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Children aged 4–6 years often encounter challenges in recognizing, understanding, and managing their emotions, which underscores the importance of engaging and interactive learning media. Puppets have long served as effective educational tools that support children’s social and emotional development. This study aims to design and evaluate a QR code–based emotion puppet as a medium to assist early childhood in emotional regulation. Referring to Paul Ekman’s six basic emotions—happiness, sadness, anger, fear, surprise, and disgust—the puppet introduces these emotions through features linked to QR codes that direct users to educational videos. These videos provide interactive guidance on identifying emotions, expressing them appropriately, and applying suitable regulation strategies. A quasi-experimental approach was employed with 19 preschool children participating, though only 12 valid data sets were used for analysis. The findings reveal that the intervention led to improvements in children’s abilities to recognize, express, and regulate their emotions more effectively. Children also became more open in communicating their feelings with others. Additionally, the interactive puppet successfully attracted children’s interest in the emotional learning process, promoting deeper engagement in exploring emotions. Overall, the results suggest that the QR code–based emotion puppet is an effective educational medium that supports emotional regulation and helps strengthen social skills in early childhood.
Keterkaitan Ekspresi Emosi dan Toxic Masculinity pada Mahasiswa Laki Laki Tan, Edwin; Kartasasmita, Sandi
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7433

Abstract

Budaya patriarki yang masih melekat dalam masyarakat Indonesia membentuk pandangan bahwa laki-laki harus tampil kuat, tegas, dan mampu mengendalikan emosi. Pandangan ini sering menekan ekspresi emosi yang dianggap lemah, seperti kesedihan atau ketakutan, sehingga mendorong munculnya toxic masculinity. Tekanan tersebut dapat menghambat kemampuan individu mengenali dan mengekspresikan emosi secara sehat serta memengaruhi keseimbangan psikologis. Penelitian ini menganalisis keterkaitan antara ekspresi emosi dan toxic masculinity pada mahasiswa laki-laki. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional digunakan untuk melihat arah dan kekuatan hubungan kedua variabel. Partisipan merupakan mahasiswa laki-laki aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan data dikumpulkan secara daring menggunakan Emotional Expressivity Scale (EES) dan Toxic Masculinity Scale-28 (TMS-28). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson melalui SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif antara ekspresi emosi dan toxic masculinity, yang berarti semakin tinggi kemampuan mengekspresikan emosi, semakin rendah kecenderungan terhadap nilai-nilai maskulinitas yang kaku. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan ekspresi emosional untuk mendukung kesehatan psikologis dan membangun pola maskulinitas yang lebih adaptif di kalangan mahasiswa laki-laki.