Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Enhancing Children’s Emotion Regulation Through Educational Puppets With QR Code Technology Gunawan, Anjanette Amelia; Tan, Edwin; Angela, Felice; Fatiha, Salsabila Zahrani; Kartasasmita, Sandy
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 8 No 4 (2025): International Journal of Education, information technology   and others
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Children aged 4–6 years often encounter challenges in recognizing, understanding, and managing their emotions, which underscores the importance of engaging and interactive learning media. Puppets have long served as effective educational tools that support children’s social and emotional development. This study aims to design and evaluate a QR code–based emotion puppet as a medium to assist early childhood in emotional regulation. Referring to Paul Ekman’s six basic emotions—happiness, sadness, anger, fear, surprise, and disgust—the puppet introduces these emotions through features linked to QR codes that direct users to educational videos. These videos provide interactive guidance on identifying emotions, expressing them appropriately, and applying suitable regulation strategies. A quasi-experimental approach was employed with 19 preschool children participating, though only 12 valid data sets were used for analysis. The findings reveal that the intervention led to improvements in children’s abilities to recognize, express, and regulate their emotions more effectively. Children also became more open in communicating their feelings with others. Additionally, the interactive puppet successfully attracted children’s interest in the emotional learning process, promoting deeper engagement in exploring emotions. Overall, the results suggest that the QR code–based emotion puppet is an effective educational medium that supports emotional regulation and helps strengthen social skills in early childhood.
Membangun Generasi Emas 2045: Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Jiwa Entrepreneurship Angela, Felice; Duarsa, Naraya Kinastrian Siniddhikara; Putri, Arsy Febrianti; Azzuhruf, Naura Reisya; Fatiha, Salsabila Zahrani; Tiatri, Sri
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif literatur terkait peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk Generasi Emas Indonesia 2045 melalui pendekatan berbasis entrepreneurship. Pendidikan kewarganegaraan berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berdaya saing global, beretika, dan berwawasan kebangsaan. Kewirausahaan dianggap sebagai fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode scoping review. Proses kajian dilakukan melalui enam tahap, yaitu identifikasi pertanyaan penelitian, penelusuran sumber literatur yang relevan, seleksi literatur dengan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu, pemetaan data, analisis tematik, serta konsultasi ahli. Pencarian literatur dilakukan pada basis data elektronik seperti SINTA dengan rentang waktu publikasi 2021–2025. Dari 80 artikel yang diidentifikasi, 7 artikel lolos seleksi dan dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan berbasis entrepreneurship menjadi strategi utama dalam membentuk karakter generasi muda. Namun, terdapat celah kajian berupa minimnya studi yang mengintegrasikan ketiga nilai tersebut secara holistik dalam kurikulum formal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pendidikan kewarganegaraan berbasis entrepreneurship yang terstruktur, terukur, dan didukung teknologi digital untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Korelasi antara Self-Regulation dengan Smartphone Addiction pada Mahasiswa DKI Jakarta Fatiha, Salsabila Zahrani; Kartasasmita, Sandi
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7409

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak signifikan terhadap kehidupan mahasiswa, salah satunya melalui penggunaan smartphone yang berlebihan hingga memicu perilaku adiktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji korelasi antara self regulation dan kecanduan smartphone pada mahasiswa di DKI Jakarta. Self regulation didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk mengendalikan emosi, pikiran, dan perilaku agar selaras dengan tujuan yang ingin dicapai, sedangkan kecanduan smartphone menggambarkan pola penggunaan yang kompulsif dan sulit dikendalikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian adalah mahasiswa berusia 18–25 tahun yang berdomisili di DKI Jakarta, dengan jumlah responden sebanyak 240 responden dengan kritera yang telah di tentukan. Instrumen yang digunakan berupa skala Short Self-Regulation Questionnere (SSRQ) dan skala Smartphone Addiction Scale (SAS) yang telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman sesuai hasil uji asumsi normalitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self regulation dan kecanduan smartphone. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan regulasi diri mahasiswa, maka semakin rendah kecenderungan mereka mengalami kecanduan smartphone. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kemampuan self regulation sebagai strategi preventif dalam menghadapi perilaku adiktif terhadap teknologi di kalangan mahasiswa.