Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Relevansi Filsafat Pendidikan Islam dalam Menjawab Tantangan Pendidikan Multikultural di Indonesia Miftha Hulladuni Riandi; Eka Alzahra; Herlini Puspika Sari; Muhammad Iqbal
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v2i2.402

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kemajemukan tinggi dalam hal budaya, etnis, bahasa, dan agama. Kondisi ini membawa tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan, terutama dalam mewujudkan suasana belajar yang menghargai perbedaan. Pendidikan multikultural hadir sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran, toleransi, dan empati antarindividu di tengah pluralitas masyarakat. Sementara itu, filsafat pendidikan Islam mengandung nilai-nilai universal seperti tauhid, keadilan, ukhuwah, dan rahmah yang sejalan dengan prinsip multikulturalisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi filsafat pendidikan Islam dalam menjawab tantangan pendidikan multikultural di Indonesia, dengan menelaah prinsip-prinsip filosofis Islam serta penerapannya dalam konteks pendidikan yang majemuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), dengan sumber data berupa literatur ilmiah yang relevan, baik buku maupun jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai dalam filsafat pendidikan Islam tidak hanya memberikan dasar moral dan spiritual, tetapi juga dapat menjadi pedoman etis dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berkeadaban. Penerapan nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui integrasi kurikulum berbasis nilai Islam, pelatihan guru tentang kesadaran multikultural, serta pembentukan budaya sekolah yang menghargai perbedaan. Temuan ini menegaskan bahwa filsafat pendidikan Islam memiliki relevansi yang signifikan dalam membentuk peserta didik yang toleran, adil, dan berjiwa kemanusiaan universal. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memperkaya wacana pendidikan Islam kontemporer sekaligus menjadi acuan dalam pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan multikultural di Indonesia.
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KELUARGA SEBAGAI BASIS PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK Sri Wahyuni; Annisa; Indriayu Ramadhani; Miftha Hulladuni Riandi; Putri Ramadhon
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45680

Abstract

Character education is an essential aspect in shaping children's personality, especially in the era of globalization and digitalization which brings various moral challenges. This study aims to describe the process of internalizing character education values within the family and to analyze the role of the family as the primary basis for children's personality development. This research employs a qualitative approach with a library research method, utilizing relevant scientific literature as data sources. Data were collected through documentation techniques and analyzed using content analysis. The findings indicate that the internalization of character values in the family is carried out through role modeling, habituation, effective communication, and consistent supervision. The family plays a strategic role as the first environment in shaping children's character, although it faces various challenges such as technological influence, parents' busyness, and social environment. Therefore, strong commitment and appropriate strategies from parents, along with collaboration with educational institutions, are necessary to optimize children's personality development.
Tantangan Profesionalisme Guru PAI dalam Menghadapi Generasi Z dan Alpha di Lembaga Pendidikan Islam Miftha Hulladuni Riandi; Fajar, Muhammad; Alfaza Rizky; Herlini Puspika Sari
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i2.5091

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah mempengaruhi karakteristik peserta didik, khususnya generasi Z dan generasi Alpha yang tumbuh dalam lingkungan teknologi dan informasi. Kondisi ini menuntut guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk memiliki profesionalisme yang tinggi agar mampu menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai tantangan profesionalisme guru PAI dalam menghadapi generasi Z dan Alpha di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research, yaitu dengan mengkaji berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menghadapi beberapa tantangan utama, antara lain perubahan karakteristik belajar peserta didik yang lebih digital dan visual, kebutuhan penguasaan teknologi pembelajaran, tuntutan inovasi metode pembelajaran, serta pentingnya penguatan nilai-nilai karakter dan spiritualitas di tengah perkembangan teknologi. Selain itu, guru PAI juga dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian agar mampu melaksanakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan generasi Z dan Alpha. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, pengembangan profesional berkelanjutan, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa profesionalisme guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter religius dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.