Aida Sulisna
Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Analisis Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Pasien Dalam Mencuci Tangan Di Praktek Bidan Sarmiati Hana Dhini Julia Pohan; Sri Agustina Meliala; Aida Sulisna; Merdi Yanti Lestari Harefa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2654

Abstract

Pendahuluan Mencuci tangan salah satu prosedur paling penting dari pencegahan penyebaran infeksi yang menyebabkan kesakitan. Mencuci tangan merupakan proses menghilangkan kotoran secara mekanis dari kulit telapak tangan dengan sabun dan air. Pendidikan kesehatan dapat diartikan sebagai bentuk upaya dalam memberi pengaruh, masyarakat agar bisa melakukan pelaksanaan perilaku hidup yang sehat, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Analisis pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet terhadap pengetahuan pasien dalam mencuci tangan di Praktik Bidan Sarmiati, Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan Pre Experimental Design, One Group Pretest-Posttest Design. Responden pada penelitian ini merupakan pasien dengan jumlah 100 responden, Hasil penelitian ini menunjukan pada variabel baca sebelum diberikan pendidikan kesehatan 1.40 dan sesudah diberi pendidikan kesehatan meningkat menjadi 1.58 dengan nilai p=0.010 < P= 0.05. variabel dengar nilai sebelum diberikan pendidikan kesehatan 1.45 setelah diberi pendidikan kesehatan meningkat menjadi 1.64 dengan nilai p= 0.013 < p= 0.05. variabel media leaflet sebelum diberi pendidikan kesahatan dengan nilai 1.40 setalah diberi pendidikan kesehatan meningkat 1.55 dengan nilai p=0.016 < p=0.05. variabel demonstrasi sebelum diberi pendidikan kesehatan dengan nilai 1.40 setelah diberi pendidikan kesehatan meningkat 1.58 dengan nilai p=0.015 < P= 0.05. dan variabel melakukan simulasi sebelum diberikan pendidikan kesehatan 1.30 meningkat setelah diberikan pendidikan kesehatan menjadi 1.54 dengan nilai p=0.001 < p= 0.05, Kesimpulan adanya pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan leaflet untuk menambah pengetahuan pasien rawat jalan dalam mencuci tangan. Saran diharapkan kepada praktek bidan untuk menyediakan wastafel cuci tangan di setiap ruangan tunggu dan menyediakan sabun dan media leaflet sebagai petunjuk cara mencuci tangan yang benar.
Efektivitas Edukasi Pra-Tindakan Terhadap Pemahaman Pasien Tentang Informed Consent Di Rumah Sakit Khusus Mata Medan Baru Aida Sulisna; Sri Agustina Meliala; Muhammad Adiul Ilham
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2655

Abstract

Pendahuluan Pemberian informed consent merupakan bagian penting dalam pelayanan medis yang menekankan hak pasien untuk mendapatkan informasi secara jelas sebelum tindakan medis dilakukan. Namun, tingkat pemahaman pasien terhadap informed consent seringkali masih rendah, yang dapat disebabkan oleh kurang efektifnya edukasi pra-tindakan yang diberikan. Tujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi pra-tindakan terhadap pemahaman pasien tentang informed consent di Rumah Sakit Khusus mata Medan Baru, Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan Pre Experimental Design, One Group Pretest-Posttest Design. Responden pasien yang melakukan tindakan medis dengan jumlah 100 responden, Hasil penelitian ini menunjukan pada variabel materi dimana nilai rata-rata sebelum diberikan pemahaman Informed consent 1.40 dan sesudah diberikan meningkat menjadi 1.58 dengan nilai p=0.010 < P= 0.05. Variable waktu dengan nilai rata-rata sebelum diberikan pemahaman Informed consent 1.45 setelah diberikan meningkat menjadi 1.64 dengan nilai p= 0.013 < p= 0.05. Variabel media sebelum diberi pemahaman Informed consent dengan nilai rata-rata 1.40 setalah diberikan meningkat 1.55 dengan nilai p=0.016 < p=0.05. Variabel metode sebelum diberi pemahaman Informed consent dengan nilai rata-rata 1.40 setelah diberikan meningkat 1.58 dengan nilai p=0.015 < P= 0.05. Kesimpulan hubungan antara edukasi pra-tindakan dan pemahaman informed consent bersifat signifikan, yang menunjukkan bahwa semakin baik edukasi diberikan, maka semakin tinggi pula tingkat pemahaman pasien mengenai informed consent. Saran menjadikan edukasi pra-tindakan sebagai prosedur wajib yang dilakukan secara sistematis dan terdokumentasi sebelum tindakan medis. Dan meningkatkan keterampilan komunikasi, menggunakan metode edukasi yang sesuai dengan latar belakang pasien, serta memastikan bahwa informasi yang diberikan benar-benar dipahami oleh pasien sebelum menandatangani informed consent.