Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai Ekonomi dan Sosial Budaya Pembuatan Pisau dan Parang di Pulau Binongko Laxmi; Samdin; Akifa; Muh. Reynaldi Ismail; Yoris Imanuel; Rizky Nur Amalia
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fybqjz30

Abstract

Binongko Island is known as the “Island of Blacksmiths” due to its knife and machete-making activities, which have been passed down from generation to generation. This descriptive qualitative study aims to understand the economic and socio-cultural values contained in these activities. The results show that the blacksmith industry is the main source of income for the community, but craftsmen face economic vulnerability due to fluctuations in raw material prices and dependence on the role of “collectors” who create patron-client relationships. Socio-culturally, this activity contains strong gender symbolism, where long machetes represent men and knives represent women, as well as the use of indigenous knowledge in testing product quality. Despite its deep philosophical and identity values, the blacksmith community in Binongko has experienced technological stagnation due to limited capital and inadequate electrical infrastructure. This condition creates a “subsistence trap” that hinders transformation towards the modern market. Marketing innovation strategies and capital strengthening are needed to maintain the sustainability of this cultural heritage while improving the economic welfare of the craftsmen.
Sosialisasi Pengembangan Sanggar Seni Mustika Budaya Sebagai Identitas Kebudayaan Jawa Timur di Daerah Perantauan Provinsi Sulawesi Tenggara: Pengabdian Laxmi; Sumiman Udu; Wa Ode Sifatu; Syahrun; Muh. Reynaldi Ismail; Rizky Nur Amalia; Buyung Febriana M
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini terletak pada upaya menjaga sekaligus memperkuat eksistensi seni tradisional Jawa Timur di perantauan melalui pengembangan Sanggar Seni Mustika Budaya. Program ini tidak hanya melestarikan kesenian sebagai identitas kultural, tetapi juga mengoptimalkannya sebagai modal sosial, ekonomi, dan budaya yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya relevan dengan kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperkuat hasil temuan penelitian yang dilakukan sebelumnya melalui implementasi nyata di lapangan. Tujuan program ini semakin kuat ketika menyadari bahwa kesenian tradisional tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, melainkan juga sarat dengan nilai sosial, moral, spiritual, dan historis.