Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS KONSELING INDIVIDU DENGAN PENDEKATAN AL-QUR’AN SURAT AN-NAHL AYAT 125 Meina, Else; Fitri, Ida; Razzaq, Abdur; Imron, Kristina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5301

Abstract

Artikel ini membahas tentang efektivitas konseling individu dengan pendekatan QS. An-Nahl ayat 125. QS. An-Nahl ayat 125 menekankan betapa pentingnya proses dakwah atau bimbingan yang dilakukan dengan pendekatan yang santun dan bijaksana, melalui tiga metode utama yaitu al-hikmah (kebijaksanaan), mau’izah hasanah (nasihat yang baik) dan jadilhum billati hiya ahsan (berdialog dengan cara yang terbaik). Tujuan artikel ini untuk melihat efektivitas konseling individu dengan pendekatan QS. An-Nahl ayat 125. Artikel ini termasuk jenis penelitian pustaka (library research) dengan teknik analisis deskriptif kualitatif, dimana sumber data diperoleh dari kajian literatur, kajian tafsir, jurnal dan artikel terkait. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil dari kajian pustaka ini adalah : Pendekatan QS. An-Nahl ayat 125 menekankan bahwa proses layanan konseling individu harus dilakukan dengan metode yang sesuai dan menggugah hati seperti metode al-hikmah, mau’izah hasanah dan jadilhum billati hiya ahsan. Dengan demikian, penerapan pendekatan QS. An-Nahl ayat 125 dalam konseling individu terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas layanan konseling individu melalui metode yang santun, bijaksana, dan penuh empati. Pendekatan ini tidak hanya menekankan pentingnya komunikasi yang baik dan persuasif, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai spiritual dan moral sehingga proses konseling mampu menyentuh hati individu secara mendalam. Dengan metode al-hikmah, mau’izah hasanah, dan jadilhum billati hiya ahsan, konseling dapat menghasilkan perubahan perilaku yang positif tanpa adanya paksaan, serta membangun kesadaran dan motivasi diri yang kuat pada individu yang dibimbing.
Prinsip dan Ciri Penelitian Kualitatif dalam Kajian Sosial, Pendidikan, dan Humaniora: Sebuah Studi Literatur Meina, Else; Afriantoni, Afriantoni; Samiha, Yulia Tri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6328

Abstract

Penelitian kualitatif memiliki peran strategis dalam memahami kompleksitas fenomena manusia yang sarat makna, konteks, dan pengalaman subjektif, khususnya dalam kajian sosial, pendidikan, dan humaniora. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif prinsip dan ciri penelitian kualitatif melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah literature review kualitatif dengan menganalisis buku metodologi dan artikel jurnal nasional serta internasional bereputasi yang relevan dengan ketiga bidang kajian tersebut. Literatur dipilih secara selektif berdasarkan relevansi topik, kredibilitas sumber, serta kemutakhiran publikasi dalam rentang 5–10 tahun terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi secara induktif untuk mengidentifikasi, memetakan, dan mensintesis prinsip, ciri, serta pendekatan penelitian kualitatif lintas disiplin. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian kualitatif memiliki prinsip yang relatif konsisten, yaitu berorientasi pada pemahaman makna, pengalaman subjektif, dan konteks sosial-budaya, dengan peneliti sebagai instrumen utama. Pendekatan fenomenologi, analisis tematik, dan kajian pustaka muncul sebagai strategi dominan dalam penelitian kualitatif kontemporer, baik dalam ilmu sosial, pendidikan, maupun humaniora. Selain itu, literatur mutakhir menunjukkan adanya penguatan metodologis melalui prosedur analisis yang lebih sistematis serta perhatian yang lebih besar terhadap aspek etika dan reflektivitas peneliti. Studi ini menyimpulkan bahwa penelitian kualitatif merupakan pendekatan ilmiah yang sah, rigor, dan relevan untuk menjawab kompleksitas fenomena manusia lintas disiplin. Kontribusi utama artikel ini terletak pada sintesis dan pemetaan konseptual prinsip serta ciri penelitian kualitatif yang dapat menjadi rujukan teoretis dan metodologis bagi peneliti dan akademisi.
Analisis Kasus Guru Dituntut Orang Tua Dalam Menegakkan Disiplin (Studi Kasus Viral Di Media Sosial) Fitri, Ida; Meina, Else; Hasanah, Uswatun
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang fenomena Guru Dituntut Orang Tua yang viral di media sosial dalam upaya penegakkan disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kasus tersebut, khususnya bagaimana persepsi masyarakat, pihak sekolah, dan orang tua terhadap tindakan guru dalam menegakkan aturan disiplin.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui dokumentasi berita online, dan unggahan media sosial. Analisis dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memahami pola interaksi, konflik, serta dampak sosial dari kasus yang viral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus guru dituntut orang tua tidak hanya mencerminkan perbedaan persepsi tentang disiplin, tetapi juga memperlihatkan adanya perubahan relasi antara guru dan orang tua yang dipengaruhi oleh media sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan pendidikan, khususnya terkait komunikasi antara sekolah dan orang tua, serta strategi penegakan disiplin yang lebih adaptif di era digital.