Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KORELASI WORK AS MEANING TERHADAP QUIET QUITTING PADA PEGAWAI PERUSAHAAN WILAYAH JABODETABEK Wahyono, Dhamodhara; Irene, Patricia; Tasrief, Rafly Anugrah M; Julian, Welvin; Chandika, Jessica
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6862

Abstract

The advancement of technology, the shift to the Industry 5.0 era, and the adoption of Work From Home (WFH) have changed work dynamics, triggered stress, and reduced employee engagement, contributing to the rise of the quiet quitting. This study analyzes the correlation between work as meaning and quiet quitting among 338 employees in Jabodetabek aged 20 to 40 years. Using a quantitative correlational method with questionnaires, the results found a significant negative correlation (rs = -0.322, p<0.000), meaning that higer perceptions of meaningful work are associated with lower tendecies for quiet quitting. Comparative analysis showed that managerial employees scored highest in work as meaning and lowest in quiet quitting, while operational employees showed the opposite trend. These results emphasize the importance of creating meaningful work environments to boost employee engagement and reduce the likelihood of quiet quitting, especially amid rapid technological and workplace changes.
Hubungan Nilai Moral dengan Kualitas Pertemanan pada Mahasiswa Julian, Welvin; Basaria, Debora
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i3.1941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara nilai moral dan kualitas pertemanan pada mahasiswa. Sebanyak 183 mahasiswa berpartisipasi dengan mengisi Moral Foundations Questionnaire (MFQ) dan Friendship Quality Scale (FQS). Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman karena kedua variabel tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara nilai moral dan kualitas pertemanan (r = 0.776, p < 0.01). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi nilai moral, terutama aspek prososial seperti kepedulian dan keadilan, semakin tinggi pula kualitas pertemanan yang dirasakan mahasiswa. Secara deskriptif, kedua variabel berada pada kategori tinggi. Analisis tambahan menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan nilai moral maupun kualitas pertemanan berdasarkan usia, jenis kelamin, semester, fakultas, tinggal bersama dengan, agama, dan suku bangsa. Namun, kualitas pertemanan berbeda signifikan berdasarkan usia, dengan usia 22 tahun menunjukkan skor tertinggi. Penelitian ini menegaskan bahwa nilai moral merupakan faktor penting dalam pembentukan kepercayaan, kedekatan, dan dukungan sosial dalam hubungan teman sebaya. Penelitian selanjutnya diharapkan melibatkan sampel dengan rentang usia lebih luas serta menggunakan pendekatan mixed methods untuk memahami dinamika pertemanan secara lebih mendalam.
Hubungan Nilai Moral dengan Kualitas Pertemanan pada Mahasiswa Julian, Welvin; Basaria, Debora
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara nilai moral dan kualitas pertemanan pada mahasiswa. Nilai moral diukur menggunakan Moral Foundations Questionnaire (MFQ), sedangkan kualitas pertemanan diukur menggunakan Friendship Qualities Scale (FQS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan melibatkan mahasiswa pada rentang usia dewasa awal. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi serta analisis tambahan untuk menguji perbedaan berdasarkan karakteristik demografis. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara nilai moral dan kualitas pertemanan. Analisis tambahan menunjukkan perbedaan signifikan kualitas pertemanan berdasarkan jenis kelamin, di mana mahasiswa perempuan melaporkan kualitas pertemanan yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa laki-laki. Tidak ditemukan perbedaan signifikan berdasarkan karakteristik demografis lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai moral, khususnya yang bersifat prososial, berperan penting dalam pembentukan hubungan pertemanan yang berkualitas pada mahasiswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian psikologi sosial dan perkembangan serta menjadi dasar pengembangan upaya untuk mendukung relasi pertemanan yang sehat di lingkungan perguruan tinggi.