p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Literasiologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Buku Ajar Interaktif Materi Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk Siswa di SDN 1 Musi Rawas Utara Hanila, Sasi; Hidayatullah, Hafidz; Gunawan, Guntur
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar interaktif Pendidikan Agama Islam (PAI) yang layak dan efektif untuk siswa Sekolah Dasar di SDN 1 Musi Rawas Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada keterbatasan bahan ajar yang bersifat konvensional dan kurang melibatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran PAI. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas dan guru PAI di SDN 1 Musi Rawas Utara. Instrumen pengumpulan data meliputi angket validasi ahli, angket respon guru dan siswa, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar interaktif yang dikembangkan dinyatakan sangat layak oleh ahli materi dan ahli media, mendapat respon sangat positif dari guru dan siswa, serta mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi PAI. Dengan demikian, buku ajar interaktif ini dapat digunakan sebagai sumber belajar alternatif dalam pembelajaran PAI di sekolah dasar.
Peran Guru sebagai Fasilitator dalam Perspektif Teori Humanistik dalam pembelajaran PAI Hanila, Sasi; Sutarto, Sutarto; Sari, Dewi Purnama
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1055

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari peran guru sebagai fasilitator dari sudut pandang teori humanistik, serta hubungannya dengan tujuan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Kajian pustaka ini dilakukan dengan melihat beberapa penelitian terbaru yang mengintegrasikan prinsip humanistik dalam praktik PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sebagai fasilitator berperan penting dalam menciptakan pembelajaran yang berpusat pada siswa, menghargai potensi setiap siswa, dan mempromosikan pembelajaran yang berpusat pada Tujuan PAI menekankan penguasaan ilmu, pembentukan akhlak, dan penghayatan spiritual, sehingga perspektif humanistik memungkinkan internalisasi nilai yang lebih baik melalui pendekatan fasilitatif. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa menggunakan peran fasilitator membutuhkan strategi pembelajaran yang fleksibel, kontekstual, dan mendukung aktualisasi diri siswa. Strategi-strategi ini termasuk memfasilitasi personalisasi belajar, interaksi dialogis, dan menciptakan lingkungan belajar yang ramah emosi dan spiritual. Diharapkan bahwa penelitian ini memberikan kontribusi teoritis untuk pengembangan pedagogi PAI dan juga memberikan referensi praktis bagi guru untuk mengoptimalkan pendekatan humanistik dalam proses pembelajaran.
PENGARUH KETAATAN WAKTU SHOLAT WAJIB TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMA NEGERI 08 REJANG LEBONG Hanila, Sasi; Pujangga, Rio; Azimmullah, Muhammad; Amrullah, Amrullah; Sholihin, Muhammad
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1065

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya sholat sebagai ibadah wajib yang memiliki pengaruh luas, termasuk terhadap perilaku dan kualitas belajar siswa. Ketaatan dalam melaksanakan sholat tepat waktu mencerminkan kedisiplinan spiritual yang diyakini mampu membentuk karakter dan fokus dalam aktivitas sehari-hari. Di sisi lain, konsentrasi belajar merupakan faktor krusial dalam pencapaian akademik siswa, terutama dalam memahami nilai-nilai spiritual dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 08 Rejang Lebong dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh ketaatan waktu sholat wajib terhadap konsentrasi belajar siswa dalam pelajaran PAI.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI SMA Negeri 08 Rejang Lebong, dan sebanyak 50 siswa dipilih sebagai sampel dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang terdiri dari 40 item pernyataan—20 item untuk mengukur ketaatan waktu sholat (variabel X) dan 20 item untuk mengukur konsentrasi belajar (variabel Y). Instrumen diuji validitas dan reliabilitasnya, dan analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 24 dengan teknik analisis deskriptif, uji t satu sampel, dan regresi linear sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketaatan waktu sholat siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 78,54, dan konsentrasi belajar siswa juga berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 75,82. Hasil uji t menunjukkan bahwa keduanya berbeda signifikan dari nilai acuan, dan hasil uji regresi menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara ketaatan waktu sholat terhadap konsentrasi belajar siswa, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin taat siswa melaksanakan sholat tepat waktu, semakin tinggi pula tingkat konsentrasi mereka dalam belajar PAI.Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ketaatan dalam melaksanakan sholat wajib tepat waktu berpengaruh positif terhadap konsentrasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Temuan ini memperkuat pentingnya pembinaan spiritual di sekolah, baik melalui pembiasaan sholat berjamaah maupun program keagamaan lainnya. Peneliti merekomendasikan agar siswa terus menjaga kedisiplinan dalam beribadah, dan sekolah diharapkan dapat mendukung secara aktif pembentukan karakter religius sebagai bagian integral dari upaya peningkatan mutu pendidikan.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MEMBINA KECERDASAN SPIRITUAL SISWA DI SMP NEGERI 4 REJANG LEBONG Hanila, Sasi; Marhama, Revan; Hidayatullah, Hafidz; Daheri, Mirzon; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1066

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina kecerdasan spiritual siswa di SMP Negeri 4 Rejang Lebong. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menelusuri bagaimana guru menerapkan pembinaan spiritual di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran sentral sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan dalam membimbing siswa menginternalisasi nilai-nilai Islam. Kecerdasan spiritual dikembangkan melalui keteladanan guru, pelaksanaan kegiatan keagamaan rutin seperti salat dhuha dan tadarus Al-Qur’an, serta pengintegrasian nilai-nilai spiritual dalam proses pembelajaran di kelas.Penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu pembelajaran, motivasi siswa yang rendah, serta pengaruh negatif media sosial. Secara keseluruhan, guru PAI memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk karakter spiritual siswa, meskipun diperlukan kerja sama yang lebih kuat antara sekolah, keluarga, dan lingkungan pendidikan yang lebih luas untuk mengoptimalkan upaya tersebut.Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pembinaan yang holistik, konsisten, dan kontekstual dalam menumbuhkan kecerdasan spiritual pada remaja.