Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran Inovatif Project-Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Rian Sigit Gesang Permana; Juni Hartiwi; Septika Laily Anti
Quantum Edukatif: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2024): Quantum Edukatif
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah menengah kejuruan Ma’arif Keputran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan membandingkan skor pretest dan posttest pada kelompok eksperimen yang menerapkan PjBL dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor rata-rata yang signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Selain itu, observasi selama proses pembelajaran menunjukkan bahwa siswa dalam kelompok eksperimen lebih aktif, terlibat, dan mampu bekerja sama dengan baik dalam menyelesaikan proyek berbasis masalah nyata. Temuan ini mendukung teori konstruktivis yang menekankan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman langsung, serta menunjukkan bahwa PjBL tidak hanya meningkatkan hasil akademik tetapi juga keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas siswa. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan bagi guru, penyediaan sumber daya yang memadai, pengembangan kurikulum berbasis PjBL, dan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan implementasi model ini.
BPRS's Financial Response to the COVID19 Pandemic: A Study Based on Common Size Analysis Muhammad Afani Adam; Rian Sigit Gesang Permana; Hendra Novian
Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen Perbankan Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen Perbankan
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID19 berdampak signifikan terhadap sektor perbankan, termasuk Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adaptasi BPRS dalam struktur aset dan liabilitas pasca COVID dengan menggunakan metode analisis Common Size. Data diperoleh dari laporan keuangan BPRS tahun 2020, 2021, dan 2023. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan proporsi aset lancar dan penurunan aset tidak lancar, yang mengindikasikan upaya BPRS dalam meningkatkan likuiditas dan mengurangi risiko. Meskipun BPRS menghadapi tantangan dalam pendapatan pembiayaan, namun beban pembiayaan dan operasional berhasil ditekan. Temuan ini menunjukkan respons BPRS terhadap ketidakpastian pasca COVID dengan fokus pada efisiensi dan manajemen risiko. BPRS disarankan untuk terus mempertimbangkan diversifikasi sumber pendapatan dan penguatan strategi manajemen risiko.
Curriculum as Political Hostage: A Genealogy of 'Ganti Menteri Ganti Kurikulum' as Systemic Trauma in Indonesian Education Rian Sigit Gesang Permana; Mahmud Sahroni; Basirun Basirun; Ari Fatihatul Hidayah
Indonesian Journal of Education and Youth Development Vol. 1 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Education and Youth Development (IJEYD)
Publisher : STIT Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the persistent phenomenon of Ganti Menteri, Ganti Kurikulum (Change Minister, Change Curriculum) in Indonesian education, analyzing it not merely as administrative inconsistency but as a structural pathology where curriculum policy functions as a tool for political legitimacy. Utilizing a qualitative library research method underpinned by Michel Foucault’s genealogical analysis and institutional trauma theory, this research traces the trajectory of curriculum reforms from the Old Order (1947) to the current Kurikulum Merdeka. The findings reveal that curriculum changes are frequently driven by legitimacy through negation a political logic where new ministers validate their authority by pathologizing predecessor policies and sustained by a proyek economy that incentivizes frequent material procurement. This cycle of discontinuity inflicts systemic trauma on the educational ecosystem, manifested as chronic teacher reform fatigue, the erasure of institutional memory, and administrative paralysis. The study concludes that unless curriculum development is decoupled from the five-year political cycle through a legally binding Grand Design and an independent oversight commission, Indonesian education will remain trapped in a state of perpetual, superficial reinvention.