p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Visipena Sawerigading
Ananda Putriani
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tuturan Deddy Corbuzier dalam Podcast “Smart People” di Media Youtube Deri Wan Minto; Dadang S. Anshori; Vismaia S. Damaianti; Ananda Putriani
SAWERIGADING Vol 30, No 1 (2024): Sawerigading, Edisi Juni 2024
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v30i1.1139

Abstract

Advances in technology develop aspects of digital virtual communication. Deddy Corbuzier, the YouTube Channel owner, utilizes digital virtual media for Podcast shows. Problems arise from communication that tends to be straightforward, assertive, and no-nonsense. In the communication process, the other person failed to understand. This study aims to describe Deddy Corbuzier's communication on the YouTube channel. Qualitative research uses a descriptive form of analysis. The analysis technique used was data reduction, data presentation, and conclusions drawn at the end of the study. The research results are essential for Podcast hosts on YouTube Channels to be better and friendlier in choosing language strategies in public spaces. Specifically, the analysis of Deddy Corbuzier's speech in the 'Smart People' podcast on YouTube media should have a socially friendly language order. This is because the YouTube Channel "Smart People" is consumed by the public, which has 8 million followers. Based on the data processed, the most dominant speech uses frank, no-nonsense speech, which is as much as 45%. Meanwhile, negatives are very rare. This is evidenced by the data, which is 11% using vague and negative politeness pleasantries. Good language will cause comfort in the communication system. AbstrakKemajuan teknologi mengembangkan aspek komunikasi virtual digital. Deddy Corbuzier sebagai pemilik Channel YouTube memanfaatkan media virtual digital untuk acara Podcast. Masalah muncul dari komunikasi yang cenderung lugas, tegas, dan tanpa basa-basi. Dalam proses komunikasi, orang lain bisa gagal paham. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan analisis tuturan Deddy Corbuzier di channel YouTube. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Teknik analisis yang dilakukan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan di akhir penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembawa acara pada Podcast di Channel YouTube, harus lebih bagus dan ramah dalam pemilihan strategi bahasa di ruang publik. Secara spesifik analisis tuturan Deddy Corbuzier dalam Podcast “Smart People” di media YouTube sebaiknya memiliki tatanan bahasa yang ramah. Hal ini disebabkan Channel YouTube “Smart People” sangat banyak dikonsumsi publik dengan jumlah pengikut sekitar 8 juta jiwa. Berdasarkan data yang diperoleh, percakapan yang paling dominan menggunakan jenis bertutur terus terang tanpa basa-basi, yaitu sebanyak 45%. Sementara itu, bertutur dengan terus terang dengan kesantunan negatif dan samar-samar sangat jarang ditemukan. Hal ini dibuktikan dengan adanya 11% menggunakan samar-samar dan basa-basi kesantunan negatif. Bahasa yang bagus akan menimbulkan kenyamanan dalam sistem komunikasi.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN LITERASI MEMBACA AUTENTIK BERBANTUAN APLIKASI QUIZIZZ Vismaia S. Damaianti; Yusrawati Jr Simatupang; Destiani; Sri Wahyuni; Ananda Putriani
Jurnal Visipena Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v15i2.2760

Abstract

Kebutuhan akan instrumen literasi membaca autentik muncul karena pentingnya membekali siswa dengan keterampilan untuk menavigasi dunia informasi yang kaya dan kompleks saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun instrument berupa soal-soal yang bisa menilai kemampuan siswa untuk menggunakan literasi membaca dalam konteks nyata, seperti memahami dokumen penting, mengikuti instruksi, atau menganalisis berita untuk informasi yang dapat diandalkan, menyampaikan pendapat, memecahkan masalah kehidupan nyata, atau menempatkan pengetahuan mereka dalam konteks yang lebih luas. Jenis penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian literasi membaca autentik berbantuan aplikasi quizizz yang disusun telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas yang tinggi. Validitas isi didukung oleh penilaian experts dengan CVR sebesar 1, menunjukkan bahwa semua aspek instrumen esensial. Validitas soal pilihan ganda dibuktikan melalui analisis korelasi point-biserial yang menunjukkan validitas tinggi setiap butir soal. Reliabilitas instrumen yang tinggi dengan nilai 6,152 Cronbach’s Alpha > 0,70 mengindikasikan konsistensi dalam mengukur kemampuan siswa dalam hal membaca autentik. Penelitian ini memberikan implikasi positif terhadap peningkatan keterampilan literasi membaca siswa dan pemanfaatan teknolgi pembelajaran. Instrumen yang dihasilkan dapat digunakan sebagai alat ukur yang handal untuk mengevaluasi kemampuan literasi membaca siswa khususnya dalam hal membaca autentik, serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan literasi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen literasi membaca autentik yang telah dikembangkan tidak hanya memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas yang tinggi, tetapi juga berpotensi untuk meningkatkan keterampilan literasi membaca siswa di lingkungan pendidikan. Dengan penggunaan teknologi pembelajaran yang tepat, instrumen ini dapat menjadi alat yang efektif untuk mengevaluasi dan mendukung proses belajar mengajar dalam konteks literasi yang semakin kompleks.AbstractThe need for authentic reading literacy instruments arises because of the importance of equipping students with the skills to navigate today's rich and complex world of information. This research aims to develop an instrument in the form of questions that can assess students' ability to use reading literacy in real contexts, such as understanding important documents, following instructions, or analyzing news for reliable information, expressing opinions, solving real-life problems, or placing their knowledge in a broader context. The type of research used in this research is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model. The results of the research show that the instrument for assessing authentic reading literacy assisted by the Quizizz application has met the criteria for high validity and reliability. Content validity is supported by expert assessment with a CVR of 1, indicating that all aspects of the instrument are essential. The validity of multiple choice questions is proven through point-biserial correlation analysis which shows the high validity of each question item. The high reliability of the instrument with a value of 6.152 Cronbach's Alpha > 0.70 indicates consistency in measuring students' abilities in authentic reading. This research has positive implications for improving students' reading literacy skills and the use of learning technology. The resulting instrument can be used as a reliable measuring tool to evaluate students' reading literacy skills, especially in terms of authentic reading, as well as supporting improving the quality of literacy education. The conclusion of this study shows that the developed authentic reading literacy instrument not only meets the criteria of high validity and reliability, but also has the potential to improve students' reading literacy skills in educational settings. With the appropriate use of learning technology, this instrument can be an effective tool to evaluate and support teaching and learning processes in increasingly complex literacy contexts.