Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integrasi Fungsi dan Makna Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi dalam Lirik Lagu “Alamak” Karya Rizky Febian : Suatu Kajian Pragmatik Dia Ananda Putri; Naila Nur Sabila; Nur Fatimah; Poppy Amalia; Ferdinand Simbolon
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan fungsi dan makna tuturan dalam lirik lagu "Alamak" karya Rizky Febian dan Adrian Khalif dengan pendekatan pragmatik, melalui analisis tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis tuturan dalam lirik yang telah dipublikasikan. Hasilnya menunjukkan bahwa tindak tutur lokusi menggambarkan keterkejutan dan kebingungan tokoh lirik terhadap cinta yang mendadak. Ilokusi mencakup ekspresi kekaguman, gugup, dan ketakutan kehilangan, serta permintaan kejujuran. Perlokusi memberikan efek emosional dan sosial-budaya, membuat pendengar merasakan suasana cinta. Secara keseluruhan, lagu "Alamak" menunjukkan nilai pragmatik yang dalam, membuktikan bahwa lirik bukan hanya karya seni, tetapi juga alat komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan dan membangun kedekatan emosional dengan audiens.
Tradisi Lisan Hoho Siöligö dalam Upaya Menumbuhkan Nilai Persatuan bagi Penguatan Karakter Generasi Muda di Era Society 5.0 Jiwana Nurinsani; Naila Nur Sabila; Nur Fatimah; Stevani Br Situmorang; Daniel Christian Sinaga; Tri Indah Prasasti
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai persatuan dalam teks Hoho Siöligö serta relevansinya terhadap penguatan karakter generasi muda di era Society 5.0. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks. Data penelitian berupa teks Hoho Siöligö yang terdokumentasi dalam penelitian Gulo (2022). Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan semiotika Barthes melalui identifikasi makna denotatif dan konotatif dalam teks serta pola penyajian pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai persatuan merupakan nilai yang paling dominan dalam teks Hoho Siöligö yang terdokumentasi. Nilai tersebut tercermin melalui ungkapan verbal, pola call-and-response, gerakan kolektif, dan keterlibatan seluruh komunitas dalam pertunjukan. Nilai persatuan dalam Hoho Siöligö menunjukkan semangat kebersamaan, solidaritas sosial, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga warisan budaya masyarakat Nias. Nilai-nilai tersebut relevan terhadap penguatan karakter generasi muda di era Society 5.0, terutama dalam menumbuhkan kesadaran sosial dan penghargaan terhadap budaya lokal.
Tradisi Lisan Hoho Siöligö dalam Upaya Menumbuhkan Nilai Persatuan bagi Penguatan Karakter Generasi Muda di Era Society 5.0 Jiwana Nurinsani; Naila Nur Sabila; Nur Fatimah; Stevani Br Situmorang; Daniel Christian Sinaga; Tri Indah Prasasti
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai persatuan dalam teks Hoho Siöligö serta relevansinya terhadap penguatan karakter generasi muda di era Society 5.0. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks. Data penelitian berupa teks Hoho Siöligö yang terdokumentasi dalam penelitian Gulo (2022). Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan semiotika Barthes melalui identifikasi makna denotatif dan konotatif dalam teks serta pola penyajian pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai persatuan merupakan nilai yang paling dominan dalam teks Hoho Siöligö yang terdokumentasi. Nilai tersebut tercermin melalui ungkapan verbal, pola call-and-response, gerakan kolektif, dan keterlibatan seluruh komunitas dalam pertunjukan. Nilai persatuan dalam Hoho Siöligö menunjukkan semangat kebersamaan, solidaritas sosial, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga warisan budaya masyarakat Nias. Nilai-nilai tersebut relevan terhadap penguatan karakter generasi muda di era Society 5.0, terutama dalam menumbuhkan kesadaran sosial dan penghargaan terhadap budaya lokal.