Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peran Probiotik dalam Meningkatkan Kesehatan Usus dan Produktivitas Ayam Petelur Asty Raisha Agma
Jurnal Ilmu Peternakan dan Perikanan Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi probiotik terhadap kesehatan usus dan produktivitas ayam petelur. Penelitian menggunakan desain eksperimen terkontrol secara acak dengan 120 ekor ayam petelur dibagi ke dalam empat kelompok: kontrol tanpa probiotik dan tiga kelompok perlakuan dengan dosis probiotik rendah, sedang, dan tinggi. Parameter yang diamati meliputi populasi bakteri usus (Lactobacillus spp., Bifidobacterium spp., E. coli, Salmonella spp.), integritas epitel usus, aktivitas enzim pencernaan, bobot telur, ketebalan cangkang, kandungan protein, dan feed conversion ratio (FCR). Hasil menunjukkan probiotik meningkatkan populasi bakteri menguntungkan, integritas epitel, dan aktivitas enzim, serta meningkatkan bobot dan kualitas telur, dengan FCR lebih efisien. Efek probiotik bersifat dosis-dependen, optimal pada dosis tinggi. Penelitian ini menegaskan bahwa probiotik dapat meningkatkan kesehatan usus dan produktivitas ayam petelur secara simultan.
Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Pengetahuan dan Perilaku Konsumsi Sayur pada Ibu Rumah Tangga Asty Raisha Agma
Jurnal Gizi dan Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya konsumsi sayur di masyarakat Indonesia masih menjadi persoalan gizi yang berdampak pada meningkatnya risiko penyakit tidak menular. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku konsumsi sayur pada ibu rumah tangga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa edukasi gizi mampu memperbaiki pemahaman ibu mengenai manfaat sayur, meningkatkan keterampilan dalam pengolahan, serta mendorong kebiasaan keluarga untuk lebih rutin mengonsumsi sayuran. Faktor pendukung utama adalah motivasi pribadi dan dukungan keluarga, sementara kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan ekonomi, preferensi rasa, dan keterbatasan waktu. Kesimpulannya, edukasi gizi terbukti efektif sebagai strategi perubahan perilaku konsumsi sayur dan perlu dikembangkan dalam program yang berkesinambungan.
Manajemen Risiko Keuangan pada UMKM di Masa Krisis Ekonomi Pasca Pandemi Asty Raisha Agma
Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen risiko keuangan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di masa krisis ekonomi pasca pandemi. Krisis yang terjadi akibat pandemi COVID-19 telah memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas keuangan UMKM, terutama dalam hal arus kas, pembiayaan, dan keberlanjutan usaha. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi literatur dan analisis data sekunder, penelitian ini menemukan bahwa penerapan manajemen risiko keuangan yang efektif dapat meningkatkan ketahanan dan kemampuan adaptasi UMKM terhadap ketidakpastian ekonomi. Strategi seperti diversifikasi usaha, efisiensi biaya, peningkatan literasi keuangan, serta pemanfaatan teknologi digital menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku UMKM dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi pengelolaan risiko keuangan yang berkelanjutan.
Peran Konselor Sekolah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Emosional Siswa Asty Raisha Agma
Jurnal Psikologi dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesejahteraan emosional siswa menjadi faktor penting yang memengaruhi prestasi akademik, interaksi sosial, serta perkembangan kepribadian secara menyeluruh. Dalam konteks pendidikan kontemporer, sekolah berfungsi tidak hanya sebagai tempat pembelajaran akademik, tetapi juga sebagai lingkungan yang mendukung pertumbuhan psikososial peserta didik. Oleh karena itu, peran konselor sekolah menjadi sangat strategis dalam membantu siswa menghadapi tekanan akademik, konflik interpersonal, dan tantangan perkembangan remaja. Artikel ini mengkaji secara komprehensif kontribusi konselor sekolah terhadap peningkatan kesejahteraan emosional siswa melalui telaah literatur terbaru dari bidang psikologi pendidikan, bimbingan dan konseling, serta kesehatan mental. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, dengan menelaah lebih dari dua puluh artikel ilmiah yang diterbitkan antara 2015–2025, fokus pada intervensi preventif, kuratif, dan pengembangan yang dilakukan konselor. Hasil kajian menunjukkan bahwa konselor berperan penting dalam deteksi dini masalah emosional, konseling individual maupun kelompok, pelaksanaan program berbasis sekolah, serta peningkatan keterampilan sosial dan emosional siswa. Selain itu, konselor juga berfungsi sebagai mediator antara siswa, guru, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung. Efektivitas layanan konseling dipengaruhi oleh kompetensi profesional konselor, dukungan institusi, dan keterlibatan orang tua. Temuan ini menegaskan bahwa kolaborasi antara konselor, guru, sekolah, dan keluarga penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan mendukung kesejahteraan emosional siswa secara optimal.
Kebijakan Pemerintah dan Dampaknya terhadap Kemiskinan Perkotaan di Indonesia Asty Raisha Agma
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia dalam mengatasi kemiskinan perkotaan serta mengevaluasi dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi kuantitatif dan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner pada 350 rumah tangga miskin di beberapa kota besar, wawancara mendalam dengan pejabat pemerintah dan pelaksana program, serta studi dokumen sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemerintah, seperti bantuan langsung tunai, subsidi pangan, pembangunan perumahan terjangkau, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, memiliki dampak positif terhadap pengentasan kemiskinan perkotaan, terutama bila program dijalankan tepat sasaran dan melibatkan partisipasi masyarakat. Kendala utama meliputi distribusi bantuan yang tidak merata, birokrasi yang kompleks, dan rendahnya literasi masyarakat. Temuan ini menekankan perlunya koordinasi lintas lembaga, monitoring berkelanjutan, dan strategi pemberdayaan jangka panjang untuk mencapai pengentasan kemiskinan yang efektif dan berkelanjutan.
Peran Media Sosial dalam Membangun Identitas Digital Remaja di Era Postmodern Asty Raisha Agma
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam membentuk identitas digital remaja di era postmodern. Identitas digital dipahami sebagai konstruksi sosial yang bersifat dinamis, cair, dan plural, yang terbentuk melalui interaksi di ruang maya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi daring, serta didukung survei untuk memperoleh gambaran komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berfungsi sebagai ruang ekspresi diri, negosiasi simbolik, dan validasi sosial. Remaja cenderung menampilkan identitas yang telah melalui proses kurasi untuk memperoleh pengakuan melalui likes, komentar, dan jumlah pengikut. Media sosial memberikan dampak positif berupa peningkatan kepercayaan diri, ekspresi kreatif, dan perluasan jejaring sosial, namun juga menghadirkan risiko berupa komparasi sosial, cyberbullying, serta ketergantungan pada validasi eksternal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa identitas digital remaja di era postmodern merupakan hasil dialektika antara aspirasi personal, ekspektasi sosial, dan logika platform digital.