Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penyuluhan Gizi Seimbang dan Kesehatan Lingkungan untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Warga Desa Asty Raisha Agma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas hidup warga desa sangat dipengaruhi oleh pola makan yang tidak seimbang dan kondisi lingkungan yang kurang sehat. Penyuluhan gizi seimbang dan kesehatan lingkungan merupakan strategi penting untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup yang lebih sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program penyuluhan dalam meningkatkan pemahaman gizi, praktik sanitasi, dan kualitas hidup warga desa. Metode penelitian yang digunakan meliputi pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman gizi seimbang, pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, dan praktik perilaku hidup sehat. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam program penyuluhan meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap kesehatan diri dan lingkungan. Temuan ini menegaskan pentingnya penyuluhan gizi dan kesehatan lingkungan sebagai intervensi untuk meningkatkan kualitas hidup warga desa.
Transparansi dan Akuntabilitas Anggaran Daerah: Studi pada Pemerintah Kota Asty Raisha Agma
Jurnal Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik (JIAKP) Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya pada level pemerintah kota yang memiliki interaksi langsung dengan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana prinsip-prinsip tersebut diterapkan dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi maupun menghambat implementasinya. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan, dokumen peraturan daerah, serta studi literatur terkait transparansi, akuntabilitas, dan good governance. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi dan instrumen kebijakan telah mendorong keterbukaan informasi publik dan pertanggungjawaban anggaran, implementasinya di tingkat pemerintah kota masih menghadapi berbagai kendala, seperti akses publik terhadap dokumen anggaran yang terbatas, partisipasi masyarakat yang rendah, serta mekanisme pengawasan internal dan eksternal yang belum optimal. Di sisi lain, praktik-praktik baik telah muncul, misalnya pemanfaatan teknologi informasi untuk publikasi laporan keuangan secara daring, penyusunan dokumen anggaran berbasis kinerja, serta peningkatan kapasitas aparatur dalam pengelolaan anggaran. Dengan demikian, penelitian ini menekankan bahwa penguatan kapasitas institusi, konsistensi penerapan regulasi, dan peningkatan partisipasi masyarakat menjadi faktor kunci dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas anggaran daerah yang efektif serta berkelanjutan.
Efektivitas Edukasi Kesehatan Reproduksi terhadap Pengetahuan Remaja Putri Asty Raisha Agma
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minimnya pemahaman remaja putri mengenai kesehatan reproduksi masih menjadi permasalahan penting, khususnya terkait bahaya kehamilan usia dini, infeksi menular seksual, serta praktik kebersihan menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas edukasi kesehatan reproduksi dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif descriptive exploratory dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk menelaah perbedaan pemahaman sebelum dan setelah diberikan edukasi. Temuan menunjukkan adanya peningkatan yang nyata pada pengetahuan remaja mengenai fungsi organ reproduksi, siklus menstruasi, kebersihan diri, serta kesadaran terhadap risiko kesehatan reproduksi. Faktor yang mendukung efektivitas edukasi antara lain penggunaan media audiovisual, metode pembelajaran interaktif, dan peran fasilitator yang komunikatif. Sebaliknya, keterbatasan waktu serta norma budaya masih menjadi kendala. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan reproduksi berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri dan perlu diintegrasikan secara sistematis ke dalam program sekolah maupun kegiatan kesehatan remaja.
Pemanfaatan Teknologi Augmented Reality dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Sains Asty Raisha Agma
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan peluang baru dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatanAugmented Reality (AR). Artikel ini membahas peran AR dalam meningkatkan pemahaman konsep sains melalui kajian literatursistematis terhadap berbagai penelitian terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa AR mampu memvisualisasikan konsep abstrakmenjadi lebih konkret, sehingga mempermudah siswa dalam memahami materi biologi, fisika, kimia, dan astronomi. Selain itu,AR juga berkontribusi pada peningkatan motivasi, minat, dan keterlibatan siswa, serta mendorong terciptanya pembelajarankolaboratif. AR bahkan dapat menjadi alternatif laboratorium virtual yang membantu sekolah dengan keterbatasan fasilitas. Meskidemikian, tantangan berupa keterbatasan perangkat, kesiapan guru, dan risiko novelty effect perlu diperhatikan agar implementasiAR lebih optimal. Secara keseluruhan, AR berpotensi menjadi inovasi strategis dalam pendidikan sains di era digital.