Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penerapan Media Teka-Teki Silang Pada Pembelajaran Tematik Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas V di SD Swasta Tiara Ivo Ardila; Ibnatun Salis; Fransiska Mariance Nainggolan; Al Hilal Hamdi Rambe; Yusnadi Yusnadi; Anita Yus
Jurnal Tematik Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Tematik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jt.v14i2.69545

Abstract

The main problem underlying this research is the low learning interest of fifth-grade students at Tiara Private Elementary School, which is evident from their lack of interest and minimal activeness in thematic learning. This research aims to comprehensively describe the content of the Crossword Puzzle media, the implementation of the Crossword Puzzle media, and the impact of its use on students' learning interest. The method used is descriptive qualitative with 30 students and their fifth-grade homeroom teachers as subjects. Data were collected through interviews, questionnaires, and documentation, then analyzed narratively. The results show that the content of the Crossword Puzzle covers Indonesian, Science, and Mathematics materials with descending and horizontal questions that are in accordance with the thematic concept. The implementation of the Crossword Puzzle was carried out interactively and in groups, accompanied by discussions and feedback. Learning interest when the Crossword Puzzle media was applied to fifth-grade students experienced a significant increase. This increase is seen from the indicators of students' attention, involvement, and interest which are in the high category, while the aspect of feelings of pleasure reached the very high category. Overall, the level of students' learning interest is in the high category. Thus, this study shows that crossword puzzle media can be an effective learning alternative to increase students' interest in learning thematic learning.
EFEKTIVITAS PENERAPAN STANDAR PROSES PENDIDIKAN DALAM MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V DI SD SWASTA TIARA: EFEKTIVITAS PENERAPAN STANDAR PROSES PENDIDIKAN DALAM MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V DI SD SWASTA TIARA Ibnatun salis; Ivo Ardila; Fransiska Mariance Nainggolan; Al Hilal Hamdi Rambe; Wildansyah Lubis
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36684

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini meliputi praktik pembelajaran masih didominasi pendekatan konvensional. Pendekatan pasif ini belum memenuhi tuntutan Standar Proses yang mewajibkan pembelajaran aktif, kontekstual, dan student-centered. Hal ini menandakan perlunya perbaikan dalam model pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan yaitu untuk a) mengetahui implementasi Standar Proses pada tahap perencanaan dan pelaksanaan model Model Problem Based Learning (PBL) dan Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT), b) perbedaan efektivitas antara Model Problem Based Learning dan Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar kognitif IPAS siswa kelas V SD Swasta Tiara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V (N=50), dibagi menjadi kelas eksperimen 1 (Problem Based Learning) dan kelas eksperimen 2 (Kooperatif Tipe Teams Games Tournament), yang diukur menggunakan pretest dan posttest pada materi rantai makanan. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar pilihan ganda sebanyak 25 soal. Data dianalisis menggunakan Uji Prasyarat (Normalitas dan Homogenitas) dan Uji Hipotesis t-test, serta perhitungan N-Gain untuk melihat efektivitas peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Standar Proses telah terpenuhi, dengan guru berhasil mengintegrasikan sintaks model dalam pembelajaran. Hasil perbandingan efektivitas peningkatan hasil belajar (N-Gain) menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan. Kelompok PBL mencapai rata-rata N-Gain 75,54% (Kategori Cukup Efektif), sementara kelompok Kooperatif Tipe Teams Games Tournament hanya mencapai 31,19% (Kategori Tidak Efektif). Disimpulkan bahwa Model PBL terbukti jauh lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman kognitif IPAS dibandingkan Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament dalam konteks pembelajaran ini.
ANALISIS PERAN FILSAFAT PENDIDIKAN DALAM MEMBENTUK KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR Ivo Ardila; Al Hilal Hamdi Rambe; Daulat Saragi; Yakobus Ndona
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8155

Abstract

Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan penting yang harus dimiliki siswa sekolah dasar dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Berpikir kritis memungkinkan siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menyelesaikan masalah secara rasional serta membentuk pribadi yang reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat pendidikan dalam membentuk kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan kajian literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah dari jurnal sebagai sumber relavan, dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan berkontribusi signifikan terhadap penguatan kemampuan berpikir kritis. Integrasi filsafat pendidikan dalam pembelajaran mampu melahirkan siswa yang kritis, analitis, dan adaptif. Selain itu, penerapan filsafat progresivisme dan epistemologi pendidikan relevan diterapkan di sekolah dasar karena menekankan pembelajaran berbasis pengalaman nyata, logika, serta refleksi.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI PADA MATERI TEKS DESKRIPSI DI KELAS IV SD NEGERI 104203 BANDAR KHALIPAH Al Hilal Hamdi Rambe; Dian Armanto; Anita Yus
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12437

Abstract

This study aims to analyze students' literacy skills in descriptive text materials in Grade IV at SD Negeri 104203 Bandar Khalipah. Literacy is a basic ability that includes reading, understanding, and writing information effectively. The research method used is qualitative descriptive. The research subjects consisted of 28 fourthgrade students. Data collection techniques were carried out through observation, tests, and documentation. The results of the study show that students' literacy skills are in the sufficient category, with some students able to understand the content of descriptive texts, but still experiencing difficulties in identifying structures and writing descriptive texts systematically. Factors affecting literacy skills include reading interest, learning methods, and the availability of learning media. This study concludes that innovative learning strategies are needed to improve students' literacy skills, especially in descriptive text materials. Keywords: Literacy, Descriptive Text, Elementary School.
ANALISIS MUATAN NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM BUKU PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA SEKOLAH DASAR Al Hilal Hamdi Rambe; Yakobus Ndona; Surya Dharma
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15057

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the democratic values contained in the Pancasila Education Book for Elementary Schools/Islamic Elementary Schools (SD/MI) Grade VI. The research is motivated by the importance of democratic education from elementary school level as an effort to form participatory, responsible citizens who uphold the values of Pancasila. The study uses a qualitative research method with a content analysis approach. The data source is the Pancasila Education Book for Elementary Schools/IS Grade VI. Data collection techniques are carried out through documentation studies by identifying, classifying, and analyzing the democratic values contained in the materials, images, learning activities, assignments, and evaluations. Data analysis is carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the book contains various democratic values including deliberation, freedom of opinion, tolerance, equal rights, responsibility, cooperation, participation, respect for diversity, and joint decision-making. The most dominant democratic values are found in Chapter 4 on Learning to Deliberate, followed by Chapter 5 on cultural and religious diversity and Chapter 7 on mutual cooperation. These findings indicate that the Pancasila Education textbook for grade VI has integrated democratic values comprehensively and contextually as a means of forming elementary school students' civic competence. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis muatan nilai-nilai demokrasi yang terkandung dalam Buku Pendidikan Pancasila SD/MI Kelas VI. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan demokrasi sejak jenjang sekolah dasar sebagai upaya membentuk warga negara yang partisipatif, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis isi (content analysis). Sumber data berupa Buku Pendidikan Pancasila SD/MI Kelas VI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis muatan nilai demokrasi yang terdapat dalam materi, gambar, aktivitas pembelajaran, tugas, dan evaluasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku memuat berbagai nilai demokrasi yang meliputi musyawarah, kebebasan berpendapat, toleransi, persamaan hak, tanggung jawab, kerja sama, partisipasi, penghormatan terhadap keberagaman, dan pengambilan keputusan bersama. Nilai demokrasi paling dominan ditemukan pada Bab 4 tentang Belajar Bermusyawarah, disusul Bab 5 tentang keberagaman budaya dan agama dan Bab 7 tentang gotong royong. Temuan ini menunjukkan bahwa buku Pendidikan Pancasila kelas VI telah mengintegrasikan nilai-nilai demokrasi secara komprehensif dan kontekstual sebagai sarana pembentukan kompetensi kewarganegaraan siswa sekolah dasar
Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Berbasis Teknologi Di SDN 060926 Medan Al Hilal Hamdi Rambe; Winara Winara; Wildansyah Lubis
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1087

Abstract

Gaya kepemimpinan kepala sekolah menjadi faktor penentu dalam membentuk budaya kerja guru, termasuk dalam adopsi pembelajaran berbasis teknologi di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru berbasis teknologi di SD Negeri 060926 Medan, dengan fokus pada penguatan kompetensi digital, penggunaan platform teknologi pembelajaran, administrasi digital sekolah, dan pengembangan profesionalisme guru. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, satu guru senior, dan satu guru muda yang dipilih secara purposif. Analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah SD Negeri 060926 Medan dominan menerapkan gaya kepemimpinan transformasional yang ditandai dengan motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, pertimbangan individual, dan pengaruh ideal. Strategi konkret yang dilaksanakan meliputi pelatihan digital terjadwal menggunakan Platform Merdeka Mengajar, pemanfaatan Canva Education dan Google Workspace for Education, digitalisasi administrasi pembelajaran, serta supervisi akademik berbasis teknologi. Upaya tersebut terbukti meningkatkan kompetensi digital guru, kualitas perangkat ajar digital, dan inovasi pembelajaran secara keseluruhan. Meskipun menghadapi kendala infrastruktur dan literasi digital yang tidak merata, pendekatan fasilitatif dan kolaboratif kepala sekolah yang konsisten telah mendorong transformasi budaya digital sekolah secara bertahap namun berkelanjutan.