p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Social Empirical
Muhammad Alfian
Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Destinasi Wisata Cambai Hill pada Pencapaian SDGs Poin 8 di Alahan Panjang Sumatera Barat Muhammad Alfian; Asifa Zahwa; Delmira Syafrini; Annisa Febriana Yasmin; Ameydea Nisratil Wahyuni; Dicky Aulia Perdana; Muhammad Aidil; Annisa Khomsi Rahmawati; Muhammad Satria Zaky; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.43

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh potensi strategis pariwisata dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Poin 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Fokus penelitian adalah Wisata Cambai Hill di Alahan Panjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat yang meskipun memiliki potensi besar, namun kontribusinya terhadap SDGs Poin 8 perlu dikaji secara mendalam, mengingat penelitian terdahulu masih terbatas pada aspek pariwisata tanpa mempertimbangkan keberlanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kapasitas Cambai Hill dalam menciptakan kesempatan kerja inklusif dan mengidentifikasi strategi pengelolaan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan informan menggunakan teknik purposive, informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang. Data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi partisipatif untuk melihat secara langsung kondisi destinasi Cambai Hill dan wawancara mendalam dengan karyawan lokal dan pengunjung di Cambai Hill. Analisis data menggunakan kerangka Teori Praktik Sosial Pierre Bourdieu (Modal, Ranah, Habitus) untuk memahami transformasi sosial ekonomi yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cambai Hill berperan sebagai katalis transformasi dengan menyerap 90% tenaga kerja lokal (28 pekerja total), mengubah struktur mata pencaharian dari sektor agraris informal ke sektor jasa pariwisata yang lebih terstruktur. Transformasi ini merepresentasikan konversi modal sosial komunitas menjadi modal ekonomi, sekaligus mendorong perubahan habitus masyarakat menuju orientasi jasa dan profesionalisme. Temuan ini mengindikasikan kontribusi nyata destinasi terhadap prinsip kerja layak dan pertumbuhan ekonomi inklusif. Untuk memastikan keberlanjutan, penelitian merekomendasikan penguatan tata kelola yang partisipatif, peningkatan kualitas pekerjaan, dan penguatan keterkaitan dengan UMKM lokal.
Perubahan Nilai dan Visibilitas Kelompok Marginal: Pergeseran Pandangan Masyarakat Minangkabau Terhadap LGBTQ+ Muhammad Alfian; Delmira Syafrini; Asifa Zahwa; Raihani Sava Alzena; Muhammad Rizki Alvarizi; Elbunia Untari; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran media sosial dalam mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap LGBTQ+ di Sumatera Barat. Penelitian ini penting dikaji untuk menilai peningkatan visibilitas LGBTQ+ dan adanya benturan nilai tradisional dalam hal ini ABS-SBK di masyarakat. hal ini dipengaruhi oleh kehadiran media sosial yang menghapus batasan-batasan di masyaraka karena media sosial memberikan ruang bagi siapa saja untuk mengekspresikan diri. Dengan menggunakan teori Konstruksi Sosial oleh Berger & Luckmann dan teori Hypodermic Needle oleh Harold Lasswell, penelitian ini melihat perubahan  nilai dan bagaimana media sosial menjadi katalisator utama dalam kasus ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara dengan ahli seperti Satgas PPKS UNP. Teknik pengambilan informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak lima belas orang, sembilan di antaranya mendukung komunitas LGBTQ+ dan enam lainnya menolak. Hasil penelitian berupa peningkatan yang tidak konsisten akan pelaku LGBTQ+ yang didukung oleh kehadiran media sosial, serta adanya ketidaksesuaian terhadap nilai sosial budaya Minangkabau yang diakibatkan terjadinya pergeseran pandangan masyarakat Minangkabau LGBTQ+.