Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Total Organic Matter (TOM) dan Alkalinitas Terhadap Kelimpahan Vibrio sp. pada Pembenihan Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Hanifah Nur Amalliyah; Nisa Hakimah; Budi Sugianti
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 16 No 1 (2025): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jsapi.v16i1.6959

Abstract

Proses pembenihan udang vannamei melibatkan pengelolaan kondisi lingkungan dan kualitas air yang optimal untuk mendukung perkembangan larva. Kualitas air yang buruk dapat mendukung bakteri Vibrio sp. menyebar secara cepat. Parameter kualitas air seperti Total Organic Matter dan alkalinitas berpengaruh terhadap kelimpahan Vibrio sp. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh TOM dan alkalinitas serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan kelimpahan Vibrio sp. Pengujian ini dilakukan pada 3 kolam yaitu kolam A22, A23, dan A27. Parameter kualitas air yang diuji adalah Total Organic Matter (TOM), Alkalinitas, dan Total Vibrio Count (TVC). Pengujian tambahan juga dilakukan untuk parameter pH, Nitrit (NO2), dan Total Ammonium Nitrogen (TAN). Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa kelimpahan bakteri Vibrio sp. di pembenihan udang vannamei tidak dipengaruhi secara signifikan oleh bahan organik dan alkalinitas. Hal ini tidak bisa terlepas dari faktor parameter kualitas air lainnya.
Pemberdayaan Pembudidaya Udang melalui Pelatihan Pencegahan Penyakit Berbasis Imunostimulan di Desa Segorotambak Sidoarjo: Empowerment of Shrimp Farmers through Immunostimulant-Based Disease Prevention Training in Segorotambak Village, Sidoarjo Anja Asmarany R; Era Insivitawati; Budi Rianto Wahidi; Nisa Hakimah; Budi Sugianti; Tri Ari Setyastuti; Shara Jayanti; Dewi Nurmalita Suseno
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 10 NOMOR 2 JULI 2026 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v10i2.30758

Abstract

Budidaya udang di Desa Segorotambak, Sidoarjo, menghadapi risiko penyakit yang meningkat akibat patogen serta penggunaan bahan kimia dan antibiotik yang masih dominan. Kondisi ini menuntut adanya alternatif pengelolaan kesehatan yang lebih aman dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pembudidaya dalam pencegahan penyakit melalui pemanfaatan imunostimulan alami. Mitra kegiatan adalah pembudidaya udang di Desa Segorotambak. Metode yang digunakan meliputi identifikasi permasalahan, pelatihan partisipatif pembuatan imunostimulan Catappafish, serta pendampingan penerapan di lapangan. Hasil menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep pengelolaan kesehatan udang serta mempraktikkan pembuatan dan aplikasi imunostimulan secara mandiri. Penerapan Catappafish memberikan dampak positif terhadap kualitas air dan pertumbuhan udang berdasarkan hasil observasi lapang dan tanggapan peserta. Evaluasi kegiatan menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi dengan kategori baik hingga sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya, tetapi juga mendorong adopsi teknologi berbasis bahan alami sebagai upaya mendukung praktik budidaya udang yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN APLIKASI PENGKAYAAN BIOENKAPSULASI NAUPLI ARTEMIA DENGAN KOMBINASI EKSTRAK KETAPANG JAHE KENCUR KUNYIT DI HATCHERY DESA PACIRAN, KABUPATEN LAMONGAN Era Insivitawati; Budi Rianto Wahidi; Shara Jayanti; Budi Sugianti; Anja Asmarani
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v7i1.8744

Abstract

Budidaya udang vannamei skala rumah tangga di Desa Paciran, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, seringkali menghadapi masalah kematian pada benih atau larva. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan pembudidaya dalam meningkatkan kelangsungan hidup larva udang melalui pemberian pakan fungsional berupa bioenkapsulasi naupli artemia yang diperkaya dengan ekstrak ketapang, jahe, kencur, dan kunyit sebagai imunostimulan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan dan pendampingan kepada pembudidaya tentang pembuatan imunostimulan dari ekstrak ketapang, jahe, kencur, dan kunyit dan bioenkapsulasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa bioenkapsulasi naupli artemia dengan ekstrak ketapang, jahe, kencur, dan kunyit dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas benih udang dan mengurangi tingkat kematian. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan produksi dan produktivitas budidaya udang vannamei skala rumah tangga.