Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN SENTRAL GURU DI SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MINAT LITERASI SISWA Hafirah Tazkia Nissa; Rizqi Nur Rachmawati; Pramisdi Winanto Saputro; Diardana Prima Sintasari; Sonya Trikandi; Vicky Hidantikarnillah; Hasnah Setiani; Indra Rasyid Julianto
Jurnal Pesastra (Pendidikan Bahasa dan Sastra) Vol. 2 No. 4 (2025): Jurnal Pesastra Edisi November
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/pesastra.v2i4.132

Abstract

Peran guru dalam meningkatkan minat literasi siswa menjadi aspek fundamental dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berorientasi pada penguatan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan komunikatif. Literasi tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup pemahaman, analisis, dan penerapan informasi dalam konteks kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran sentral guru dalam menumbuhkan budaya literasi di sekolah melalui pendekatan pembelajaran yang terarah bagi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang berfokus pada upaya memahami dan menafsirkan fenomena sosial melalui pengumpulan data naratif serta analisis deskriptif. Guru memiliki peran strategis sebagai fasilitator, motivator, perancang strategi, serta teladan dalam membentuk kebiasaan literasi yang berkelanjutan. Guru tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis membaca dan menulis, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar literatif melalui kegiatan seperti membaca bersama, menulis reflektif, serta diskusi berbasis teks. Selain itu, guru turut mengembangkan media pembelajaran inovatif, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses dan partisipasi siswa dalam kegiatan literasi. Kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua terbukti menjadi faktor penting dalam menumbuhkan budaya literasi yang kuat. Dengan profesionalisme dan dedikasi guru, sekolah dapat melahirkan generasi pembelajar yang melek literasi, cerdas, dan adaptif terhadap tantangan global.
PELESTARIAN BATIK SEBAGAI IDENTITAS NASIONAL DI ERA DIGITAL Alivia Salsabila Herlina Sari; Siti Hamidah; Rifa’atussalwa Hayati; Sonya Trikandi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11814

Abstract

Batik is an Indonesian cultural heritage that plays a crucial role as a national identity. In the digital era, the preservation of batik faces new dynamics shaped by technological advancement, cultural globalization, and changes in public consumption patterns. This article aims to analyze the preservation of batik as a national identity in the digital era by examining its opportunities, challenges, and preservation strategies. This study employs a descriptive qualitative method through literature review of academic books, national and international journals, and official documents related to batik and culture. The findings indicate that the digital era provides significant opportunities for batik promotion and innovation through social media and digital platforms; however, it also presents challenges such as excessive commercialization, cultural value shifts, and declining understanding of batik’s philosophical meanings among younger generations. Therefore, adaptive and sustainable preservation efforts are required through cultural literacy enhancement, wise utilization of digital technology, and strong government policy support alongside youth participation to maintain batik as Indonesia’s national identity. Keywords: Batik, national identity, cultural preservation, digital era.