Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evolusi Manajemen Strategis dan Dampaknya Terhadap Daya Saing Perusahaan: Tinjauan Literatur Sistematis Dimas Saragih; Veri Sangap Tua Pasaribu; Akhlan Naufan Asri; Jhon Veri Yanto Siregar; Lokot Muda Harahap
JOMI: Jurnal Organisasi dan Manajemen Indonesia Vol 3 No 3 (2025)
Publisher : CV. MEDIA PENA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67352/jomi.v3i3.119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evolusi ilmu manajemen strategis dan dampaknya terhadap peningkatan daya saing perusahaan melalui tinjauan literatur sistematis. Di tengah dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan kompetitif, perkembangan ilmu manajemen strategis menjadi faktor krusial dalam menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang mengkaji perkembangan teori dan praktik manajemen strategis dari berbagai periode. Data diperoleh dari 30 literatur ilmiah yang relevan, meliputi jurnal internasional, buku teks, dan publikasi akademik yang dipilih secara purposif berdasarkan relevansi, tahun terbit, dan kontribusi terhadap teori. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola, kaitan, dan evolusi konsep dalam manajemen strategis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa evolusi manajemen strategis telah berkembang dari pendekatan linear berbasis analisis eksternal (Five Forces) menuju paradigma dinamis yang menekankan sumber daya internal (Resource-Based View) dan kapabilitas dinamis (Dynamic Capabilities). Penerapan manajemen strategis yang adaptif, berbasis analisis lingkungan komprehensif, inovasi berkelanjutan, dan pengambilan keputusan berbasis data terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan daya saing perusahaan. Integrasi teknologi digital seperti big data, artificial intelligence, dan cloud computing telah merevolusi proses pengambilan keputusan strategis, memungkinkan perusahaan merespons perubahan pasar dengan lebih cepat dan akurat. Selain itu, kepemimpinan strategis yang visioner dan budaya organisasi yang mendukung inovasi menjadi enabler kunci dalam implementasi strategi yang berhasil. Penelitian ini menegaskan bahwa perusahaan perlu mengintegrasikan perencanaan strategis dengan Enterprise Risk Management (ERM) secara holistik untuk meningkatkan ketahanan organisasi dalam menghadapi ketidakpastian dan disruption di era digital.
Pengaruh Balanced Scorecard terhadap Kinerja Keuangan dan Efisiensi Biaya UMKM Aneka Jus Amelisa Sipayung; Yosi Natalin Simbolon; Akhlan Naufan Asri; Zaki Amirza Saragih; Putri Kemala Dewi Lubis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak penerapan metode Balanced Scorecard terhadap kinerja finansial dan efisiensi biaya pada UMKM Aneka Jus. Balanced Scorecard berfungsi sebagai alat ukur kinerja komprehensif yang mencakup empat sudut pandang utama, yaitu sudut pandang finansial, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian ini menerapkan pendekatan metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data primer melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi dari pemilik serta pengelola UMKM Aneka Jus yang berada di kota Medan. Fokus penelitian ini tertuju pada manajemen keuangan usaha, pengendalian biaya operasional, kepuasan pelanggan, keefektifan proses produksi, serta pengembangan sumber daya manusia dalam bisnis tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Balanced Scorecard secara nyata membantu UMKM dalam mengelola aktivitas usaha secara lebih terstruktur dan terukur. Dari sisi finansial, usaha dapat mengendalikan biaya operasional dengan lebih baik, sehingga mendukung terciptanya efisiensi biaya secara optimal. Dari sudut pandang pelanggan, peningkatan kualitas produk dan pelayanan berkontribusi positif terhadap tingkat kepuasan pelanggan. Selain itu, penilaian proses bisnis internal dan peningkatan kinerja karyawan juga berperan besar dalam meningkatkan efektivitas operasional harian usaha. Dengan demikian, penerapan Balanced Scorecard dapat berfungsi sebagai alat evaluasi kinerja yang sangat efektif bagi UMKM dalam meningkatkan kinerja finansial, efisiensi biaya, dan daya saing usaha secara berkelanjutan di pasar.
Peran Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kesiapan Tenaga Kerja Menghadapi Disrupsi Artificial Intelligence di Indonesia Berkat Obed Sion Gultom; Hilma Harmen; Akhlan Naufan Asri; Jhon Veriyanto Siregar; Ripqi Fauji
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7735

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari transformasi digital telah mengubah struktur pekerjaan, pola pengambilan keputusan, serta kompetensi yang dibutuhkan pasar tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan kesiapan tenaga kerja menghadapi disrupsi AI di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menelaah jurnal ilmiah, laporan pemerintah, publikasi organisasi internasional, dan sumber relevan mengenai kompetensi digital, perubahan pekerjaan, serta strategi ketenagakerjaan. Hasil kajian menunjukkan masih terdapat kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan industri yang dipengaruhi oleh ketimpangan akses digital, rendahnya literasi data dan AI, terbatasnya pelatihan berbasis teknologi, serta belum meratanya kemampuan adaptasi organisasi. Disrupsi AI tidak hanya berpotensi menggantikan tugas rutin, tetapi juga mengubah pembagian tugas, standar produktivitas, proses rekrutmen, pembelajaran, dan evaluasi kinerja. Karena itu, pengembangan sumber daya manusia perlu diarahkan pada peningkatan kompetensi digital dasar, literasi AI, kemampuan analitis, kreativitas, komunikasi, pemecahan masalah, dan etika penggunaan teknologi. Strategi upskilling dan reskilling perlu dilaksanakan secara berkelanjutan, berbasis kebutuhan pekerjaan, terukur, dan inklusif bagi pekerja dengan tingkat kesiapan yang berbeda. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan penyedia pelatihan untuk membangun ekosistem pembelajaran sepanjang hayat yang adaptif, bertanggung jawab, serta mampu memperkuat daya saing dan ketahanan tenaga kerja Indonesia.