Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Motivasi Belajar Siswa melalui Psikoedukasi Teknik SMART Goal Setting di SMPN 1 Tiworo Selatan Waal Syiath Muawiah; Nurfajriyanti Rasyid; Astiti Tenriawaru Ahmad; Amirah Aminanty Agussalim; M Ahkam Alwi
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i2.58796

Abstract

Pandemi Covid-19 membawa dampak signifikan terhadap proses pembelajaran, salah satunya adalah penurunan motivasi belajar siswa. Di SMPN 1 Tiworo Selatan, hasil wawancara dengan guru menunjukkan bahwa siswa, khususnya kelas VIII, mengalami penurunan semangat belajar dan lebih fokus pada penggunaan gadget untuk hiburan. Menanggapi kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui psikoedukasi tentang Goal Setting menggunakan teknik SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-bound). Kegiatan ini dirancang dalam bentuk pengajaran interaktif dan permainan edukatif yang melibatkan siswa secara aktif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Siswa diberikan pre-test dan post-test menggunakan skala perilaku motivasi belajar untuk mengukur perubahan yang terjadi. Selama sesi psikoedukasi, siswa dikenalkan dengan konsep SMART, dilatih menyusun tujuan belajar pribadi, serta mengikuti permainan yang bertujuan memperkuat pemahaman mereka tentang perencanaan tujuan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa setelah mengikuti kegiatan. Siswa lebih mampu merumuskan tujuan pendidikan mereka secara jelas dan realistis, serta menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif dalam proses pembelajaran.Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan psikoedukatif berbasis teknik SMART efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMP. Intervensi ini dapat dijadikan model untuk diterapkan di sekolah lain yang menghadapi tantangan serupa, serta menjadi strategi praktis dalam membentuk budaya belajar yang lebih terarah, reflektif, dan berorientasi pada pencapaian tujuan pendidikan.
Pengaruh Teacher Support terhadap Student Engagement Dimediasi oleh Basic Need Satisfaction pada Siswa di SMA ‘Y’ : Penelitian Waal Syiath Muawiah; Nur Akmal; Astiti Tenriawaru Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5688

Abstract

Siswa di sekolah diharapkan untuk berpartisipasi aktif pada setiap kegiatan pembelajaran di sekolah, namun pada kenyataannya banyak masalah emosional dan perilaku yang terjadi pada siswa SMA sehingga mengurangi keterlibatannya di sekolah dan kemudian berdampak pada hasil akademik di sekolah. Keterlibatan siswa di sekolah dikenal dengan istilah student engagement. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh teacher support terhadap student engagement dengan basic needs satisfaction sebagai mediator. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 178 siswa SMA ‘Y’. Pengumpulan data menggunakan skala School Engagement Measure, skala Teacher Support, dan skala Basic Needs Satisfaction at School. Analisis data dilakukan dengan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teacher support berpengaruh terhadap student engagement dimediasi oleh basic needs satisfaction pada siswa SMA ‘Y’ (B=0.038, p=0.048). Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh teacher support terhadap student engagement dimediasi basic needs satisfaction di SMA ‘Y’. Studi ini menegaskan peran krusial pemenuhan kebutuhan dasar dalam perspektif Self Determination Theory dan menyarankan agar pendidik serta konselor memprioritaskan dukungan psikologis untuk meningkatkan keterlibatan siswa.