Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SMART ENERGY UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PADA BUDIDAYA LELE DI POKDAKAN BATU ALAM BERKAH KABUPATEN SITUBONDO Creani Handayani; Ach. Khumaidi; Anita Diah Pahlewi; Gilang Saputra; Alfiyah Emeliya
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i2.7080

Abstract

POKDAKAN Batu Alam Berkah di Kabupaten Situbondo menghadapi kendala pasokan listrik akibat seringnya pemadaman, disertai meningkatnya biaya operasional, serta belum adanya diversifikasi produk olahan lele. Tujuan dari pengabdian ini meningkatkan efisiensi produksi melalui penerapan Smart Energy berbasis tenaga surya dan mendorong pengembangan produk olahan lele bernilai tambah. Metode pelaksanaannya meliputi identifikasi permasalahan, pemasangan sistem Smart Energy, pelatihan penggunaan dan perawatan alat, pelatihan pengolahan lele menjadi nugget dan kerupuk, pelatihan pemasaran serta evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan sistem Smart Energy berfungsi optimal dengan penghematan biaya listrik mencapai 70% per bulan. Mitra berhasil memproduksi dua produk olahan yang dipasarkan secara lokal, serta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan dan pemasaran. Program ini dinilai berhasil meningkatkan efisiensi energi, diversifikasi produk, dan kapasitas usaha mitra secara berkelanjutan.
Asesmen Kondisi Fisika-Kimia Oseanografi Perairan Kalbut, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur Creani Handayani; Nurul Avidhah Elhany; Gilang Saputra; Dwi Risky Efendy
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v10i1.8844

Abstract

Kondisi fisika dan kimia perairan merupakan indicator yang penting di dalam menilai kualitas suatu lingkungan laut. Adapun tujuan dari penelitian untuk mengasesmen kondisi fisika-kimia oseanografi Perairan Kalbut serta melihat status mutu perairan menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP). Pengambilan data dilakukan secara in situ pada delapan titik pengamatan dengan mengukur suhu, kedalaman, kecerahan, kekeruhan, pH, salinitas, oksigen terlarut (DO), dan Total Dissolved Solids (TDS). Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dibandingkan dengan baku mutu air laut. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar parameter memenuhi baku mutu dengan nilai rata-rata suhu 30,53°C, kecerahan 8,52 m, kekeruhan 2,09 NTU, pH 8,15, salinitas 30,7 ppt, DO 6,03 mg/L, dan TDS 28,8 ppm. Hasil analisis menunjukkan rata-rata nilai Indeks Pencemaran (IP) sebesar 0,09, sehingga Perairan Kalbut termasuk dalam kategori memenuhi baku mutu (kondisi baik).
Penguatan Kapasitas Komunitas Penyelam dalam Pengembangan Ekowisata Selam Berbasis Konservasi di Wilayah Pesisir Situbondo Creani Handayani; Gustilas Ade Setiawan; Gilang Saputra; Debby Novelina Riyadi
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v10i1.8154

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi ekowisata selam di wilayah pesisir Situbondo yang belum diimbangi dengan pemahaman komunitas penyelam terkait konsep konservasi dan pengelolaan wisata berkelanjutan. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran komunitas penyelam mengenai ekowisata berbasis konservasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif di dalam ruangan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan studi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, yang ditujukan dari nilai rata-rata pre-test sebesar 65% yang meningkat menjadi 89% pada post-test. Selain itu, terjadi perubahan cara pandang peserta yang mulai memahami pentingnya aspek keberlanjutan serta peran komunitas penyelam dalam menjaga ekosistem laut dan mendukung pengembangan ekowisata berbasis masyarakat. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan komunitas penyelam sebagai langkah awal dalam mendukung pengembangan ekowisata bahari yang berkelanjutan, meskipun masih diperlukan tindak lanjut berupa implementasi di lapangan.