Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Relationship Between the Frequency of Independent Anatomy Study and the Anatomy Exam Results of Students of the Faculty of Medicine and Health, Imelda University, Medan Nurul Sulviani; Inawaty Inawaty; Indah Suhety; Febi Putri Lestari Hutasuhut; Zanurul Rifhan; Teuku muhammad ilzana; Asyrafun Nisa Adelaide; Ibnu arizona; Meldawati Meldawati
Benih : Journal of Midwifery Vol. 4 No. 01 (2025): Benih : Journal of Midwifery
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/benih.v4i01.365

Abstract

This study aims to examine the relationship between the frequency of independent anatomy study and anatomy block exam results among undergraduate medical students. The data analysis revealed a positive and significant correlation between the two variables, with a Pearson correlation coefficient of r = 0.684, indicating a strong relationship. Furthermore, the simple linear regression analysis showed that each increase in the level of independent study frequency contributed to a 4.82-point increase in the anatomy block exam score. These findings suggest that the more frequently students engage in independent anatomy study, the more likely they are to achieve better academic outcomes in anatomy courses
PENYULUHAN KESEHATAN SEX KEPADA ORANG MUDA KATOLIK (OMK) GEREJA KATOLIK KRISTUS RAJA MEDAN Meldawati Meldawati; Rilie Ritonga; Guntur Fazwat; Lili Syarief Hidayatsyah
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i2.2247

Abstract

Kesehatan seksual merupakan bagian penting dari kesehatan dan kesejahteraan manusia secara keseluruhan, yang tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga mental, sosial, dan spiritual. Bagi kaum muda, masa remaja hingga dewasa muda adalah periode pertumbuhan dan penemuan diri yang sering kali disertai dengan pertanyaan, keraguan, dan tantangan terkait hal ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang benar, lengkap, dan sesuai dengan nilai-nilai ajaran Gereja Katolik mengenai kesehatan seksual kepada orang muda di Gereja Katolik Kristus Raja Medan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui ceramah, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab. Kegiatan diikuti oleh 45 orang muda berusia 15–25 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai anatomi tubuh, perubahan biologis masa remaja, pencegahan penyakit menular seksual, serta pemahaman tentang nilai kesucian, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain dalam konteks hubungan manusia. Peserta juga menyatakan bahwa kegiatan ini membantu mereka menjawab keraguan yang selama ini mereka miliki dan memberikan panduan yang jelas serta sesuai dengan iman mereka. Diharapkan kegiatan serupa dapat diadakan secara berkala untuk terus mendampingi pertumbuhan dan perkembangan kaum muda dalam aspek kesehatan seksual yang sehat dan bertanggung jawab.
The Relationship between Stress Levels and Cardiovascular Health Parameters in Students of the Faculty of Medicine, Imelda University, Medan Irpan Efendi Rambe; Ibnu Arizona Siregar; Nurul Sulviani; Inawaty; Meldawati
Benih : Journal of Midwifery Vol. 4 No. 02 (2025): Benih : Journal of Midwifery
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/benih.v4i02.494

Abstract

Cardiovascular health is a critical aspect of overall well-being, particularly among medical students who often experience high levels of academic stress. Persistent stress has been shown to influence autonomic function, elevate blood pressure, and disrupt heart rate variability (HRV), thereby increasing the risk of early cardiovascular dysfunction. This study aims to examine the relationship between stress levels and cardiovascular health parameters—specifically blood pressure, resting heart rate, and body mass index (BMI)—among medical students at Universitas Imelda Medan. Using a cross-sectional design, data were collected through standardized stress questionnaires and physiological measurements. The findings are expected to demonstrate a significant association between higher stress levels and adverse cardiovascular indicators. Understanding this relationship may contribute to the development of preventive strategies and stress management interventions within medical education settings. Ultimately, this study highlights the importance of promoting mental well-being and healthy lifestyle practices to protect cardiovascular health in young adult populations.