Eka Annisa
Universitas Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Indeks Dominansi, Keanekaragaman, dan Kemerataan Makrofauna di Bukit Umbul Kunci, Pesawaran, Lampung Eka Annisa; Anjani Anjani; Nurhasanah Nurhasanah; Rani Putri Setiyowati; Aulia Cantika; Annisa Nurul Jannah; I Komang Angga Darma Yoga; Maghiza Kurnia Putri; Median Agus Priadi; Panggih Priyambodo
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26327

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi ekosistem di Bukit Umbul Kunci, Pesawaran, Lampung, yang belum diketahui struktur komunitas makrofauna yang dapat menjadi indikator stabilitas dan kesehatan habitat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Indeks Dominansi, Indeks Keanekaragaman, dan Indeks Kemerataan jenis makrofauna dengan menggunakan metode Line Transect dan Pitfall Trap. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik pengamatan, meliputi area landai, kawasan lereng, dan tepian sungai. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode Line Transect dan Pitfall Trap menghasilkan nilai indeks dominansi rendah 0,143 dan 0,426, indeks keanekaragaman jenis sedang 2,004 pada metode line transect dan 1,014 pada pitfall trap, dan indeks kemerataan tinggi 1,0 pada line transect dan 0,6 pada pitfall trap. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana distribusi makrofauna di Bukit Umbul Kunci melalui parameter dominansi, keanekaragaman dan kemerataan jenis sebagai indikator struktur komunitas.
Pembuatan Tape sebagai Penerapan Bioteknologi Konvensional Melalui Proses Fermentasi Najwa Tsabita Efendi; Eka Annisa; Dinda Sabila; Meilinda Meilinda; Sumardi Sumardi; Berti Yolida; Nadya Meriza
Haumeni Journal of Education Vol 6 No 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v6i1.29060

Abstract

Tape singkong adalah produk pangan fermentasi tradisional yang mencerminkan penerapan bioteknologi konvensional melalui penggunaan mikroorganisme. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan proses pembuatan tape singkong sebagai penerapan bioteknologi konvensional serta mengkaji peran mikroorganisme dalam proses fermentasi. Metode yang digunakan melibatkan produksi praktis tape singkong, yang terdiri dari tahap-tahap berikut: pemilihan bahan baku, pencucian, perendaman, perebusan, pendinginan, penambahan ragi, penyimpanan, dan fermentasi selama 24 jam pada suhu kamar. Hasil fermentasi kemudian dievaluasi melalui uji organoleptik, yang mencakup warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasilnya menunjukkan bahwa fermentasi selama 24 jam menghasilkan tape singkong dengan tekstur yang lembut, warna kuning pucat, aroma fermentasi yang khas dengan sedikit aroma alkohol, serta rasa yang manis namun sedikit asam. Perubahan-perubahan ini terjadi akibat aktivitas mikroorganisme dalam tape, seperti jamur, ragi Saccharomyces cerevisiae, dan bakteri asam laktat, yang mengubah pati menjadi gula sederhana, alkohol, karbon dioksida, dan asam organik. Dengan demikian, produksi tape singkong menunjukkan bahwa bioteknologi konvensional dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk pangan bernilai tambah melalui proses fermentasi yang melibatkan aktivitas mikroba.