Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA Murdiyana, Kemala; Saleh, Habibis
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 6 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v6i3.1366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya pengaruh penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari gaya belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan desain factorial experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pekanbaru tahun ajaran 2024/2025. Sampel penelitian ini dipilih dengan menggunakan cluster random sampling, terpilih kelas VII.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.1 sebagai kelas kontrol. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah tes, angket, observasi dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis, website tes gaya belajar Aku Pintar, lembar observasi dan foto pelaksanaan kegiatan penelitian. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah uji anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data, dapat diambil kesimpulan bahwa: 1) Terdapat pengaruh kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang belajar menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. 2) Terdapat pengaruh kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori dan kinestetik. 3) Tidak terdapat pengaruh interaksi antara pendekatan pembelajaran dan gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Dengan demikian, secara umum dapat disimpulkan bahwa pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari gaya belajar siswa SMP Negeri 2 Pekanbaru.
Memanusiakan Komunitas Anak Punk Melalui Pendampingan Dan Pemberdayaan di Kelurahan Labuh Baru Barat Kota Pekanbaru Miftahuddin, Miftahuddin; Suhaimi, Suhaimi; Darmawati, Darmawati; Saleh, Habibis; Zatrahadi, M Fahli
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21, No 3 (2021): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.01510

Abstract

Anak Punk  di Pekanbaru muncul  dari  beberapa  kelas  sosial  di masyarakat. mulai kelas bawah sampai yang hanya sebagai gaya, anak punk  yang berada di Pekanbaruanak-anak jalanan yang hidup dipinggir jalan,  tidur  di  trotoar,  nongkrong  di  pom  bensin. Kerjaan sehari-hari mereka biasanya mengamen, jualan koran, atau aktivitas lain yang bisa menghasilkan uang recehan disetiap  persimpangan  traffic light biasanya  mereka  terlihat di depan Mall SKA Pekanbaru Riau. Mereka (anak punk-red) yang di kelas sosial ini adalah orang yang  sangat  miskin  hidupnya. Peserta kegiatan program pendampingan terdiri atas 10 orang anak punk yang mengikuti 3 bentuk kegiatan. Peserta dikumpulkan melalui kerjasama antara kepolisian dengan tim pengabdian di sektor tempat kegiatan dilakukan yakni di tanah masyarakat di daerah Kelurahan Labuh Baru Barat Kecamatan Payung Sekaki. Dari hasil kegiatan pendampingan kepada anak punk dapat diantaranya Tim pengabdian memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang pembuatan kompos dan manfaat kompos bagi tanaman. Tim juga memperkenalkan juga komoditas tanaman yang di pilih ialah sawi, bayam dan jagung yang menjadi dasar pemilihan ini dikarenakan kemudahan dalam menanam dan cepat dalam hasil produksi panen sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama dalam pembelajaran dan praktek, serta memberikan pelatihan pembuatan pupuk kompos kepada komunitas anak punk. Berikutnya Tim pengabdian dan pemberdayaan mengambil sampel kripik bayam dari hasil tanam yang akan menjadi nilai ekonomis yang lebih tinggi dari bahan mentah bayam yang bisa layu. hasil pelatihan literasi media dalam hal ini pembuatan blog, anak punk memiliki kesulitan yakni sebagian anak punk tidak memiliki e-mail dan kesulitan dalam mengoperasikan media komputer, namun ada juga yang mampu mengikuti karena sudah mampu mengoperasikan komputer namun belum maksimal karena hasil akhir belum tercapai.
Penyelesaian Soal Cerita Matematika Materi Perbandingan Dengan Metode Asosiasi Garis Bagi Guru SD Di Pekanbaru Revita, Rena; Saleh, Habibis; Irma, Ade; Fitri, Irma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i11.1999

Abstract

Kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika, khususnya pada materi perbandingan, menjadi tantangan bagi guru. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami informasi, memodelkan masalah, dan memilih rumus yang tepat. Untuk mengatasi hal ini, tim pengabdian dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau melaksanakan pelatihan bagi guru SD di Pekanbaru dengan memperkenalkan metode asosiasi garis sebagai solusi konkret. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru dalam menyelesaikan soal cerita perbandingan secara visual dan mudah dipahami. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik langsung dengan contoh soal perbandingan senilai dan berbalik nilai. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dimana 70% guru yang awalnya tidak familiar dengan metode asosiasi garis menjadi mampu mengaplikasikannya. Kegiatan ini mendapat respon positif dari peserta dan diharapkan dapat diperluas ke sasaran yang lebih luas untuk mendukung pembelajaran matematika yang inovatif.