Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DINAMIKA KESENJANGAN SOSIAL EKONOMI DIKAWASAN PERKOTAAN: STUDI KASUS KELURAHAN SIMPANG BARU, KOTA PEKANBARU Ummi Maulinda Sari; Chindy Hafitzah; Silvia Asti; Siti Mey Listianti; Teguh Adzuri; ⁠Vino Ramadhan; Zahra Nabila; Hambali; Fitri Rahmatullaila
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36393

Abstract

Kesenjangan sosial ekonomi merepresentasikan tantangan struktural persisten dalam pembangunan perkotaan Indonesia, di mana akselerasi pertumbuhan ekonomi tidak berbanding lurus dengan distribusi kesejahteraan yang ekuitable. Koefisien Gini Pekanbaru mencapai 0,392 pada tahun 2023, mengindikasikan ketimpangan distributif yang substansial. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dinamika kesenjangan di Kelurahan Simpang Baru melalui investigasi mendalam terhadap bentuk stratifikasi, determinan pembentuk, manifestasi empiris, serta implikasi sosial yang ditimbulkan. Metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus diimplementasikan, mengintegrasikan triangulasi data melalui wawancara mendalam dengan purposive sampling, observasi partisipatif, dan studi dokumenter. Analisis dilakukan secara sistematis melalui kondensasi data, presentasi naratif, hingga verifikasi temuan dengan kerangka teoretis stratifikasi sosial. Temuan mengidentifikasi tiga strata ekonomi dengan karakteristik distingtif, dibentuk oleh disparitas kepemilikan aset produktif, ketimpangan akses pendidikan, segmentasi pasar kerja, dan gentrifikasi properti. Kesenjangan termanifestasi dalam diferensiasi kualitas hunian, aksesibilitas layanan kesehatan, dan peluang pendidikan, mengakibatkan reproduksi kemiskinan intergenerasi dan erosi kohesi sosial. Riset ini menghasilkan rekomendasi kebijakan holistik multidimensional berbasis keadilan spasial untuk mencapai pertumbuhan inklusif dan pemerataan kesejahteraan berkelanjutan.
The DINAMIKA KESENJANGAN SOSIAL EKONOMI DIKAWASAN PERKOTAAN: STUDI KASUS KELURAHAN SIMPANG BARU, KOTA PEKANBARU Ummi Maulinda Sari; Chindy Hafitzah; Silvia Asti; Siti Mey Listianti; Teguh Adzuri; ⁠Vino Ramadhan; Zahra Nabila; Hambali; Fitri Rahmatullaila
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8988

Abstract

Kesenjangan sosial ekonomi merepresentasikan tantangan struktural persisten dalam pembangunan perkotaan Indonesia, di mana akselerasi pertumbuhan ekonomi tidak berbanding lurus dengan distribusi kesejahteraan yang ekuitable. Koefisien Gini Pekanbaru mencapai 0,392 pada tahun 2023, mengindikasikan ketimpangan distributif yang substansial. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dinamika kesenjangan di Kelurahan Simpang Baru melalui investigasi mendalam terhadap bentuk stratifikasi, determinan pembentuk, manifestasi empiris, serta implikasi sosial yang ditimbulkan. Metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus diimplementasikan, mengintegrasikan triangulasi data melalui wawancara mendalam dengan purposive sampling, observasi partisipatif, dan studi dokumenter. Analisis dilakukan secara sistematis melalui kondensasi data, presentasi naratif, hingga verifikasi temuan dengan kerangka teoretis stratifikasi sosial. Temuan mengidentifikasi tiga strata ekonomi dengan karakteristik distingtif, dibentuk oleh disparitas kepemilikan aset produktif, ketimpangan akses pendidikan, segmentasi pasar kerja, dan gentrifikasi properti. Kesenjangan termanifestasi dalam diferensiasi kualitas hunian, aksesibilitas layanan kesehatan, dan peluang pendidikan, mengakibatkan reproduksi kemiskinan intergenerasi dan erosi kohesi sosial. Riset ini menghasilkan rekomendasi kebijakan holistik multidimensional berbasis keadilan spasial untuk mencapai pertumbuhan inklusif dan pemerataan kesejahteraan berkelanjutan.
Indikator Degradasi Ekosistem Perairan: Fenomena Ledakan Populasi Ikan Sapu-Sapu Ummi Maulinda Sari; Najwa Khairunnisa; Nazwa Keysa Ningrum; Asyifa Salsabila; Jesika Maretta Br Manullang; M. Alpharabie Zulwin Putra; Muhammad Hujjatul Isdihar; Ilyas Rahman; Muhammad Akiel Andwika Ettaqi; Kaka Noeca Pratama; Zullia Adhia Ayzila; Yen Norahma Yeni
Fauna: Jurnal Kajian Ilmu Hewani Vol. 4 No. 1 (2026): Juni : Fauna : Jurnal Kajian Ilmu Hewani
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/fauna.v4i1.351

Abstract

Indonesia’s aquatic ecosystems play an important role in maintaining biodiversity and supporting community livelihoods. However, human activities such as waste disposal have reduced the quality of aquatic environments and triggered the emergence of invasive species, one of which is the suckermouth catfish (Pterygoplichthys). This study aims to analyze the population explosion of suckermouth catfish as an indicator of aquatic ecosystem degradation. The research employed a Systematic Literature Review (SLR) method using secondary data obtained from national and international journal articles accessed through Google Scholar, ScienceDirect, and the Garuda portal. Articles were selected based on predetermined inclusion and exclusion criteria. The results of the review indicate that suckermouth catfish have spread widely and dominate populations in several Indonesian aquatic regions. The population explosion is influenced by environmental pollution, high adaptability, the absence of natural predators, and human activities. The impacts include a decline in local fish biodiversity, disruption of food chains, and habitat degradation. The increasing population of suckermouth catfish can therefore be used as an indicator of declining aquatic environmental quality. Consequently, population control measures, ecosystem restoration, and improved waste management are needed through collaboration between the government and the community.
Pacu Jalur Sebagai Identitas Budaya Lokal: Studi Etnografi di Kabupaten Kuantan Singingi Fiona Deanovans; Putri Dayani Ginting; Siti Mey Listianti; Teguh Adzuri; Ummi Maulinda Sari; Vino Ramadhan; Hambali; Abdur Rahman Hakim
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.9764

Abstract

Pacu Jalur merupakan tradisi lomba perahu panjang khas Kuantan Singingi, Riau, yang diwariskan antargenerasi dan menjadi penanda identitas budaya masyarakat setempat. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai perlombaan, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat relasi sosial serta menanamkan nilai gotong royong, solidaritas, religiusitas, dan kebersamaan. Meski memberi dampak ekonomi melalui peningkatan wisata, kajian mendalam mengenai makna budaya dan nilai sosialnya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengungkap Pacu Jalur sebagai simbol identitas budaya dengan menggunakan metode kualitatif berpendekatan etnografi. Informan dipilih secara purposive, meliputi tokoh adat, pembuat jalur, peserta, panitia, dan masyarakat. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi arsip, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan verifikasi melalui triangulasi. Temuan menunjukkan bahwa Pacu Jalur berkembang dari alat transportasi menjadi tradisi sarat nilai sosial dan spiritual yang juga berdampak ekonomi. Tantangan seperti berkurangnya minat generasi muda dan biaya perawatan menegaskan perlunya pelestarian berbasis masyarakat, pemerintah, dan pendidikan budaya.