Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cyber Crime dan Keamanan Digital Anak Sekolah Dasar: Perspektif Kriminologi dalam Pencegahan Dini di Lingkungan Pendidikan Dasar Fadil Mas’ud; Theresia Vivin; Yohana Kristina Nima; Oksix Godlavson Rutin Tari; Elisabeth Rari Basa; Kurniati Amir; Maria Kartika Jinas; Angelita Revalina Tallo Ati; Juwaldi Amheka; Menci Adi Yatr Nomleni; Naya Fransiska Talan; Fadil Mas’ud; Kevy Listiana Fransisca Taneo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36431

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat meningkatkan risiko kejahatan siber pada anak usia sekolah dasar, seperti cyberbullying, online grooming, pencurian identitas, dan pelanggaran privasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk cybercrime yang mengancam anak SD, menganalisis faktor-faktor kriminogen yang menyebabkan kerentanan daring, serta merumuskan strategi pencegahan dini di lingkungan pendidikan dasar. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah literatur ilmiah terkait keamanan digital anak, fenomena cybercrime, dan teori kriminologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingginya aktivitas digital tanpa literasi keamanan yang memadai membuat anak rentan terhadap manipulasi melalui media sosial, gim daring, dan aplikasi pesan. Pencegahan yang efektif membutuhkan integrasi literasi digital dalam kurikulum, peningkatan kompetensi guru, penyusunan kebijakan keamanan digital sekolah, serta keterlibatan orang tua dalam pengawasan daring. Literasi hukum digital juga menjadi elemen penting agar anak memahami etika dan tanggung jawab dalam aktivitas digital. Strategi pencegahan digital pada sekolah dasar harus bersifat multidimensional, mencakup pendekatan pedagogis, teknis, dan hukum untuk menciptakan lingkungan digital yang aman bagi peserta didik.
Dinamika Penegakan Hukum terhadap Eksploitasi Anak Penjual Koran di Kota Kupang: Analisis Implementasi Undang-Undang Perlindungan Anak melalui Studi Literatur Yohana Kristina Nima; Yufitris Naitboho; Febiana Elisabet Mase; Nelson Alberto Selan; Maimuna Faizah Rahma Atulolon; Fadil Mas'ud
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6291

Abstract

Fenomena anak penjual koran di lampu merah Kota Kupang menunjukkan masih terjadinya eksploitasi ekonomi terhadap anak yang berdampak pada hak pendidikan, perlindungan, dan perkembangan sosial anak. Kondisi tersebut memperlihatkan adanya kesenjangan antara regulasi perlindungan anak dengan implementasi penegakan hukum di masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika penegakan hukum terhadap eksploitasi anak penjual koran di Kota Kupang serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas perlindungan hukum terhadap anak ditinjau dari perspektif hak anak dan penegakan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, buku, dan hasil penelitian yang relevan dengan isu eksploitasi anak dan perlindungan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Undang-Undang Perlindungan Anak di Kota Kupang belum berjalan optimal karena lemahnya pengawasan, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, dan minimnya tindakan tegas aparat penegak hukum terhadap pelaku eksploitasi anak. Faktor ekonomi keluarga, budaya sosial yang menormalisasi pekerja anak, serta rendahnya koordinasi antar lembaga pemerintah turut memengaruhi efektivitas perlindungan anak. Aktivitas anak sebagai penjual koran juga berdampak terhadap pendidikan, kondisi psikologis, dan perkembangan sosial anak. Penelitian ini menegaskan bahwa perlindungan anak membutuhkan pendekatan multidimensional melalui penguatan kebijakan, penegakan hukum yang konsisten, dan pemberdayaan sosial-ekonomi masyarakat.