Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Telaah Kepemimpinan Kiai dalam Mencegah Radikalisme: Studi di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta Us’an; Suroto; Anton Bawono; Sriyono; Navi Agustina
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i4.2591

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman yang sangat besar, baik agama, etnis, bahasa maupun budaya. Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, keberagaman tersebut menjadi tantangan bagi bangsa. Salah satu tantangan utamanya adalah menjaga keharmonisan sosial masyarakat dan membangun toleransi antar umat beragama. Indonesia dengan berbagai pemahaman agama tersebut, cenderung menimbulkan gesekan antar kelompok, jika kelompok tersebut masih menganggap kebenaran hanya pada kelompok mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran pondok pesantren Krapyak dalam mencegah paham radikalisme dan membentuk sikap moderat atau toleran para santrinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan Kiai dan pengurus pondok pesantren Krapyak. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa dalam mencegah radikalisme dan membentuk perilaku moderat pondok pesantren Krapyak melakukannya dengan beberapa cara yaitu: 1) melalui Penanaman Akhlaq dengan pembelajaran kitab-kitab klasik (kitab kuning), 2) halaqah atau diskusi suatu permasalahan antar santri, 3) hafalan dalam bentuk sorogan dan bandongan, 4) pembiasaan kegiatan santri setiap hari. Pola pembiasaan ini relevan untuk membentuk sikap moderat atau toleransi.
Keluarga , Religiusitas dan Kesejahteraan Psikologis : Analisis Konsep Kesetaraan Amina Wadud Navi Agustina; Inayah Rohmaniyah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan arena utama pembentukan religiusitas sekaligus penentu penting kesejahteraan psikologis individu. Namun, pemahaman religiusitas dalam keluarga kerap dilekatkan pada pola relasi patriarkis yang berpotensi menimbulkan ketimpangan gender dan tekanan psikologis. Artikel ini bertujuan menganalisis relasi antara keluarga, religiusitas, dan kesejahteraan psikologis melalui konsep kesetaraan gender dalam pemikiran Amina Wadud. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan terhadap karya-karya Amina Wadud dan literatur terkait psikologi keluarga. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran Wadud menegaskan religiusitas keluarga yang berlandaskan nilai tauhid, keadilan, dan kemanusiaan,  dengan menempatkan laki-laki dan perempuan setara dalam hak, peran, dan tanggung jawab. Relasi keluarga yang egaliter, berbasis musyawarah dan tanggung jawab bersama, berkontribusi pada terciptanya iklim emosional yang sehat serta meningkatkan kesejahteraan psikologis seluruh anggota keluarga. Dengan demikian, religiusitas keluarga yang berkeadilan gender berfungsi sebagai sumber daya psikologis yang memperkuat ketahanan keluarga.