Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Genotype by Environment Interaction of IPB New Plant Type Rice Lines in Three Irrigated Lowland Locations Syaifullah Rahim; Willy Bayuardi Suwarno; Hajrial Aswidinnoor
AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Vol 45, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v45i1.3685

Abstract

One essential objective of rice breeding is to obtain high-yielding varieties. This study aimed to (1) determine the effect of genotype (G), environment (E), and genotype by environment (G×E) interaction on agronomic traits and yield of 12 lowland rice genotypes, (2) estimate variance components and repeatability (3) identify promising rice genotypes with good agronomic performance and high yield potential. The trials were conducted in three irrigated lowland locations from June to November 2020, using a randomized complete block design with three replications. The results showed that the G×E interaction effect was significant on days to flowering, days to harvest, plant height, number of tillers, and panicle length. The genotype's main effect was significant on yield. Four IPB lines (IPB189-F-13-1-1, IPB189-F-23-2-2, IPB193-F-17-2-3, and IPB193-F-30-2-1) had a higher average yield than Ciherang and Inpari 32 varieties. The IPB189-F-23-2-2 had a panicle length stability across the three test locations and a higher average yield than the checks.
PENGARUH PENGGUNAAN PESTISIDA NABATI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA DAN KUALITAS HASIL PERTANIAN SAYURAN ORGANIK Ayuningtias, Nandini; Rahim, Syaifullah; Nurlailah, Nurlailah; Andriyani, Liz Yanti
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan pestisida nabati terhadap pengendalian hama dan kualitas hasil pertanian sayuran organik melalui pendekatan studi literatur. Latar belakang dari penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kebutuhan akan pertanian yang ramah lingkungan dan bebas dari residu kimia berbahaya. Pestisida nabati yang berasal dari ekstrak tanaman memiliki kandungan senyawa aktif alami seperti alkaloid, flavonoid, dan minyak atsiri yang mampu mengendalikan hama tanpa merusak ekosistem pertanian. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis sejumlah artikel ilmiah yang relevan, yang dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan pestisida nabati terbukti efektif dalam menekan populasi hama seperti ulat grayak, trips, kutu daun, dan serangga pengisap daun lainnya pada berbagai jenis sayuran organik, seperti sawi, bayam, buncis, kangkung, dan selada. Selain mengendalikan hama, pestisida nabati juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hasil panen yang ditandai dengan warna daun yang segar, bentuk yang seragam, dan rendahnya kandungan residu kimia. Keunggulan lain dari pestisida nabati adalah kemampuannya menjaga keberagaman serangga predator alami di lahan pertanian. Meskipun demikian, tantangan seperti kestabilan senyawa aktif dan durasi efektivitas di lapangan masih menjadi perhatian. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam merangkum efektivitas berbagai jenis pestisida nabati dan menguatkan argumen bahwa pendekatan alami dalam pertanian organik merupakan solusi berkelanjutan yang layak dikembangkan lebih lanjut.
Agricultural Waste Processing Technology for Renewable Energy in Mexico Aisyah, Siti; Andriyani, Liz Yanti; Rahim, Syaifullah; Nizam, Zain
Techno Agriculturae Studium of Research Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/agriculturae.v2i1.1990

Abstract

This study aims to examine agricultural waste treatment technology as a renewable energy source in Mexico, focusing on the potential, challenges, and obstacles faced in its implementation. The background of this research is based on the large amount of agricultural waste produced by Mexico's agricultural sector, most of which has not been optimally utilized to produce renewable energy. The method used in this study is a descriptive-qualitative approach through secondary data analysis, interviews with experts, and case studies in some of the largest agricultural waste producing areas. The results show that although the energy potential of agricultural waste is huge, the rate of technology adoption is still low, due to technological, economic, and policy constraints. The conclusions of this study emphasize the importance of stronger policy support and the provision of adequate infrastructure to encourage wider adoption of waste treatment technology. Education to farmers and rural communities is also needed to increase awareness about the benefits of agricultural waste as an energy source.
Keanekaragaman Arthropoda tanaman pokem (Setaria italica) menggunakan teknik yellow trap Nandini Ayuningtias; Syaifullah Rahim; Sari, Nindi; Safitri, Desi Anugra
JURNAL AGRONIDA Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v11i2.21730

Abstract

This study aims to analyze the diversity and functional groups of Arthropods in the pokem (Setaria italica) agroecosystem in Manokwari Regency, West Papua, as an effort to support food security based on local potential. Sampling was carried out using yellow sticky traps installed at 30, 60, and 90 days after planting. The identification of arthropods was carried out at the Pest Laboratory, Faculty of Agriculture, University of Papua. The data were analyzed using the Shannon-Wiener diversity index (H'), the evenness index (E), and the Simpson dominance index (C). The results showed that arthropod diversity was moderate (H' = 2.28) with high evenness (E = 0.66) and low dominance (C = 0.23). A total of 1,701 arthropod individuals were identified, belonging to 9 orders and 31 families, with functional groups including pests, predators, parasitoids, pollinators, and decomposers. The main pests found were Tephritidae (fruit flies) and Cicadellidae (leafhoppers), but the presence of natural enemies such as Coccinellidae (predators) and Mymaridae (parasitoids) was also significant. These conditions indicate a relatively balanced and stable pokem agroecosystem. It was concluded that yellow sticky traps are effective as a monitoring tool, and the diversity of arthropods found can be the basis for developing an ecology-based Integrated Pest Management (IPM) strategy to support sustainable pokem production.
Pemberdayaan Petani Pedalaman Kampung Maybrig Manokwari Berbasis Pupuk Organik Padat dan Cair Parari, Trisday; Mashudi, Mashudi; Karamang, Syukur; Purnomo, Dwiana Wasgito; Ayuningtias, Nandini; Rahim, Syaifullah; Nurlailah; Wibawati, Zarima; Arim, Maria Irene; Kamakaula, Yohanis; Wibowo, Kunto; Imbiri, Soleman
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3619

Abstract

Kondisi perkampungan yang masih asri yang dipenuhi dengan landskap hutan dan kebun masyarakat di pedalaman Papua yang menyimpan potensi sumber daya alam yang melimpah serta tanah yang subur. Di Distrik Maybrig, Kecamatan Manokwari, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat berada di pada ketinggian 1000 m dpl yang memiliki potensi pengembangan pertanian dataran tinggi, akan tetapi sistem pertanian yang diterapkan masih sangat tradisional dengan sistem ladang berpindah identik masyarakat pedalaman sehingga pertanian yang dihasilkan kurang maksimal. Jika ditinjau dari segi wilayah, di sekitar perkampungan tersedia hutan dan semak belukar yang rindang yang memiliki tingkat serase dan daun-daunan hijau yang sangat melimpah yang potensial menjadi sumber pupuk organik padat dan cair. Sehingga berdasarkan hal tersebut maka dilakukan pelatihan pembuatan pupuk organik di Kampung tersebut. Hasil sosialiasasi dan pelatihan disambut antusias dan masyarakat berperan secara aktif dalam sosialisasi dan maupun praktek langsung sehingga dapat diadopsi secara baik
SOSIALISASI PENINGKATAN KUALITAS DAN PRODUKTIVITAS UBI JALAR MELALUI PENERAPAN SYSTEM PENANGANAN PANEN M. Azizi; Syaifullah Rahim; Trisday Yiin Parari; Muhammad Amran
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.5830

Abstract

This community service activity was carried out in theArfak Mountains region of West Papua, with the aim of improving the qualityand productivity of sweet potatoes through the implementation of an appropriate harvest handling system. The main problem faced by farmers is the high rate of physical damage to the tubers due to inappropriate harvesting methods, such asthe use of unsuitable tools and methods of lifting the tubers that causeinjuries. This activity was carried out by the outreach team using methods oflectures, field demonstrations, and interactive discussions. The material providedcovered determining the ideal harvest time, safe digging and liftingtechniques, as well as the sorting and grading process for the harvest. The results of the activityshowed an increase in farmers' knowledge and skills inharvest handling, thereby reducing the level of tuber damage and improving the quality ofthe yield. This activity was also followed up with continuous guidance and consultation to ensure the application of the techniques that had been learned. Overall, this program succeeded in increasing farmers' awareness of the importance ofproper harvest handling in maintaining the quality and selling value of sweet potatoes in theArfak Mountains..
PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN LIMBAH SAYUR DAN BUAH PASAR WOSI KABUPATEN MANOKWARI SEBAGAI PUPUK ORGANIK Amin Mbusango; Obadja A. Fenetiruma; Syaifullah Rahim; Ratna Ningsi; Inna M. Rumainum; Yunita Palinggi; Herlyn Winda Wie Leba
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.6234

Abstract

Peningkatan timbulan limbah sayur dan buah di Pasar Wosi, Kabupaten Manokwari, menimbulkan persoalan lingkungan seperti bau, pencemaran lindi, dan tingginya beban TPA akibat tidak adanya pemilahan dan pengolahan limbah organik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah organik pasar melalui pelatihan pengomposan aerobik, mengevaluasi kualitas kompos yang dihasilkan, serta menerapkan kompos pada tanaman hortikultura untuk melihat efektivitasnya. Metode yang digunakan meliputi koordinasi dengan stakeholder, edukasi teori, praktik pembuatan kompos menggunakan bahan limbah pasar, dan EM11, serta monitoring proses fermentasi selama 30 hari. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dan kemampuan peserta dalam melakukan pemilahan, pencacahan, pencampuran, hingga pembalikan kompos secara mandiri. Kompos yang dihasilkan memiliki ciri fisik matang dan mampu memperbaiki struktur tanah serta meningkatkan pertumbuhan tanaman jagung, tomat, dan ubi jalar. Program ini terbukti mengurangi jumlah limbah organik yang dibuang ke TPA serta memberikan manfaat sosial dan ekonomi melalui potensi pemanfaatan kompos sebagai pupuk lokal. Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung program Manokwari 0 Sampah dan pertanian berkelanjutan.
POTENSI POTENSI GENOTIPE UNGGUL PADI GOGO (Oryza sativa L.) BERDASARKAN KARAKTER VEGETATIF UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN Rahim, Syaifullah; Sadimantara, Gusti Ray; Muhidin, Muhidin; Ayuningtias, Nandini; Mbusango, Amin
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia Vol 27 No 2 (2025)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jipi.27.2.156-163

Abstract

[EVALUATION OF SUPERIOR RICE GENOTYPES (Oryza sativa L.) BASED ON VEGETATIVE CHARACTERISTICS TO ENHANCE FOOD SECURITY]. This study aimed to identify superior genotypes of upland rice (Oryza sativa L.) adaptable to dryland conditions to support national food security. The experiment was conducted in Kambu Subdistrict, Southeast Sulawesi, using a Randomized Complete Block Design (RCBD) with four replications. Eight genotypes were evaluated for five vegetative parameters—plant height, number of leaves, number of tillers, leaf area, and days to flowering measured at 21-77 days after planting (DAP). Significant genetic variation was observed among genotypes. Genotypes GS11-2, GS44-1, and GS16-1 exhibited superior early growth,with plant heights of 58-60 cm at 35 DAP, significantly outperforming the local control (41.6 cm). Correlation analysis revealed a strong positive relationship between plant height and leaf area (r=0.94 at 49-77 DAP) and a significant negative correlation between plant height and number of tillers (r=-0.86). Coefficients of variation ranged from 8.5-19.5%, indicating reliable data, except for leaf area at 21 DAP (30.1%). These findings underscore the value of early selection based on vegetative traits, particularly plant height and leaf area, as reliable indicators of yield potential. Genotypes with rapid and stable vegetative growth hold promise for development as dryland-adapted varieties. This research provides a robust scientific foundation for upland rice breeding programs to address land conversion and climate change challenges, thereby enhancing national food resilience. Full txt pdf
Pegujian Beberapa Jenis Tanaman Pokem (Setaria italica L.) dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Kabupaten Manokwari Papua Barat Syaifullah Rahim; Nandini ayuningtias
JURNAL TRITON Vol 17 No 1 (2026): JURNAL TRITON (Issue in Progress)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v17i1.1418

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia yang terus meningkat menimbulkan tantangan serius terhadap ketahanan pangan, terutama karena ketergantungan yang sangat tinggi pada beras sebagai makanan pokok. Salah satu alternatif pangan yang berpotensi adalah pokem (Setaria italica L.), tanaman lokal Papua yang memiliki kandungan gizi tinggi dan toleransi baik terhadap kondisi lingkungan kering. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tiga genotipe pokem (hitam, merah, dan putih) yang dibudidayakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Papua pada Desember 2024 – Februari 2025 menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak (RKLT) dengan sembilan ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah anakan, umur berbunga, umur panen, panjang malai, bobot malai, dan produksi. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa jumlah daun, umur berbunga, umur panen, dan panjang malai berbeda nyata antar genotipe, sementara karakter produksi tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Produksi tertinggi dicatat pada genotipe pokem hitam sebesar 1,50 ton ha⁻¹. Analisis korelasi menunjukkan bahwa tinggi tanaman berkorelasi positif dengan produksi (r = 0,66), sedangkan diameter batang berkorelasi negatif dengan tinggi tanaman (r = -1,00), mengindikasikan adanya trade-off pertumbuhan. Selain itu, korelasi positif yang kuat teridentifikasi antara umur berbunga, umur panen, jumlah daun, dan tinggi tanaman, sementara panjang malai berkorelasi negatif dengan jumlah daun maupun umur berbunga. Temuan ini mengindikasikan bahwa pokem hitam berpotensi dikembangkan sebagai sumber pangan alternatif untuk mendukung ketahanan pangan di Papua Barat, dengan perlunya penelitian lanjutan pada aspek agronomi, lingkungan, dan pemuliaan genetik.