Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Strategi Marketing Mix Dan Kualitas Layanan Terhadap Dan Loyalitas Pelanggan (Studi Kasus Pada Bengkel Sugali Nabire) Ali Waromi; Fuad Achmadi; Ida Bagus Suardika
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bengkel adalah perusahaan yang memberikan jasa servis kendaraan kepada pelanggang membutuhkanstrategi pemasaran untuk memasarkan produknya. Persaingan yang semakin ketat akan membuat parapelaku bisnis menjadi lebih bergairah dalam memberikan pelayanan terhadap konsumen. Tujuan dalampenelitian adalah mengetahui besarnya pengaruh bauran pemasaran terhadap kepuasan konsumen,pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan konsumen, pengaruh bauran pemasaran terhadap loyalitaskonsumen pelanggan, pengaruh kualitas layanan terhadap loyalitas konsumen pelanggan danmengetahui besarnya pengaruh terhadap kepuasan konsumen terhadap loyalitas pelanggan padaBengkel Sugali Kabupaten Nabire, Teknik Pengumpulan dimulai dengan membuat model hubunganantar konstruk, perancangan kuisioner dan penyebarannya dilanjutkan dengan pengolahan data denganmenggunakan Software Amos Versi 20. dilanjutkan membaca hasil estimasi hubungan antar kosntruk.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatoris. Dengan adanya model tersebut maka penulismelakukan penelitian dengan menggunakan SEM (Structural Equation Modelling). Hasil penelitianyang di peroleh bahwa menunjukkan bahwa koefisien regresi dari strategi bauran pemasaran terhadapkepuasan pelanggan bernilai 0,419 dengan C.R. sebesar 4,414 dan p-value <0,001 (lebih kecil dari0,05), kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan bernilai 0,257 dengan C.R. sebesar 3,951 dan pvalue<0,001 (lebih kecil dari 0,05), strategi bauran pemasaran terhadap loyalitas pelanggan bernilai0,215 dengan C.R. sebesar 3,127 dan p-value 0,002 (lebih kecil dari 0,05), kualitas layanan terhadaployalitas pelanggan bernilai 0,226 dengan C.R. sebesar 3,771 dan p-value <0,001 (lebih kecil dari0,05), kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan bernilai 0,408 dengan C.R. sebesar 6,548 danp-value <0,001 (lebih kecil dari 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategimarketing mix, kualitas layanan jika di tingkatkan akan memberikan kepuasan dan meningkat loyalitaspelanggan.Kata Kunci: Marketing Mix, Kualitas Layanan, Kepuasan
Pelatihan Pembuatan Sabun Cair Di Desa Tunjungtirto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Dayal Gustopo Setiadjit; Ida Bagus Suardika; Ady Utomo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v4i1.195

Abstract

Sabun merupakan salah satu bagian dari kebutuhan mayarakat modern dengan frekuensi pembeliannya relatif tinggi. Pemenuhan atas kebutuhan sabun tersebut sampai saat ini telah menjadikan terdapatnya peluang usaha untuk pemenuhannya. Pemberdayaan bagi masyarakat untuk mampu memproduksi sabun cair dirasa perlu dilakukan dengan mengingat pembuatan sabun cair relatif mudah untuk dipelajari, diproduksi dan dikembangkan. Diperlukan suatu bentuk kegiatan bagi masyarakat yang bersifat transfer pengetahuan dan pendampingan dari perguruan tinggi pada masyarakat yang menjadi sasaran program ini. Program pengabdian bagi masyarakat ini diimplementasikan pada Desa TunjungTirto Kabupaten Malang. Produksi yang berhasil dibuat oleh peserta pelatihan sejumlah 10 liter sabun cair, dan selanjutnya untuk dimasukkan ke dalam kemasan. Pada saat dilaksanakannya pelatihan peserta menginginkan produk yang telah dihasilkan tersebut untuk dibagikan pada warga RT masing- masing sebagai contoh sabun cair yang siap untuk dikonsumsi sendiri.
Pengukuran Kualitas Layanan Publik Studi di Kantor Desa Tunjungtirto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Ida Bagus Suardika; Nelly Budiharti; Ady Utomo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v4i1.197

Abstract

Masyarakat desa Tunjungtirto kecamatan Singosari Kabupaten Malang, dalam melaksanakan aktivitas kehidupan kesehariannya tidak terlepas dari layanan public yang diselenggarakan oleh kantor desa. Penelitian ini melaporkan hasil evaluasi atas kualitas layanan kantor desa selaku penyelenggara pemerintahan, bila dievaluasi oleh warga desa selaku konsumen dari kantor desa tersebut. Data penelitian ini diperoleh dari penyebaran kuesioner yang diisi oleh Warga desa Tujungtirto Kabupaten Malang. Kuesioner di bagikan kepada 85 responden yaitu warga desa yang sedang maupun telah melaksanakan pengurusan administrasi di kantor desa tersebut. Dari Pengujian validitas & reliabilitas Instrumen Servqual yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas layanan kantor desa tunjungtirto, diperoleh hasil dari ke dua puluh dua (22) item Parasuraman tereduksi menjadi tujuh belas (17) item yang tepat digunakan sebagai pengukur kualitas layanan pemerintah desa (layanan Publik). Hasil Servqual gap menunjukan bahwa secara umum persepsi warga lebih tinggi dibandingkan ekspektasinya. Hal tersebut bermakna bahwa warga menerima layanan pada skor berkualitas.
Sosialisasi Pembuatan Sabun Melalui Kegiatan Pelatihan Di Dusun Nampes Desa Baturetno Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Dhayal Gustopo Setiadjit; Ida Bagus Suardika; Ady Utomo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v5i1.261

Abstract

Peluang pemenuhan kebutuhan sehari-hari di masyarakat untuk produk pembersih (sabun) sesungguhnya dapat dipenuhi secara swa-sembada oleh masyarakat itu sendiri. Untuk mewujudkan kemandirian tersebut. diperlukan suatu kegiatan bagi masyarakat yang bersifat pemberdayaan pengetahuan (transfer of knowledge). Untuk keperluan tersebut diakukan kegiatan pengabdian yang bertajuk sosialisasi pembuatan sabun cair bagi masyarakat, serta merupakan salah satu bentuk pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh dosen prodi teknik industri ITN-Malang. Hasil dari sosialisasi dan pelatihan tersebut, sebanyak 12 Warga dusun telah mampu untuk memproduksi sabun cair. Profil dari warga yang dilatih adalah mayoritas berprofesi sebagai buruh tani. Pada saat pelatihan masing-masing warga mampu untuk memproduksi 1 liter sabun. Beberapa metode dalam pemberian aroma wewangian turut serta di terapkan dalam proses produksi sabun tersebut.
PENGKAJIAN PENERAPAN 5S DI PT.CONBLOC INDOTAMA SURYA Thomas Priyasmanu; Ida Bagus Suardika; Hanggana Raras Mumpuni
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 6 No 1 (2016): Inovatif Vol. 6 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

tajam. Selain itu harapan pelanggan akan produk yang dihasilkan juga semakin meningkat baik dari segi kualitas dan kuantitasnya. Maka setiap perusahaan hendaknya secara terus menerus meningkatkan kualitas perusahaannya dengan selalu berusaha untuk meminimalisasi ketidaksesuaian dan pemborosan. Hal ini diperlukan untuk menjaga kepercayaan konsumen dalam kelajutan ordernya. Budaya kerja yang baik di dalam suatu perusahaan sangatlah dibutuhkan untuk perkembangan perusahaan di masa yang akan datang. Guna menciptakan budaya kerja yang baik di Perusahaan, maka diperlukan banyak usaha untuk mencapainya. Salah satunya dengan melakukan penerapan 5S. 5S terdiri dari Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke. Sedangkan bila diartikan dalam bahasa Indonesia menjadi 5R, yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin. Melalui penerapan 5S diharapkan berbagai pemborosan yang ada dapat diminimalkan.PT. Conbloc Indotama Surya sebuah perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur yang memproduksi bahan bangunan seperti paving, kanstein, pipa, dan pagar. Perusahaan ini belum menerapkan 5S sehingga perlu dikaji bagaimana keadaan di Perusahaan. Adapun dampak dari belum diterapkannya 5S Di PT. Conbloc Indotama Surya yaitu waktu yang terbuang untuk mencari bahan baku yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berdasarkan metode 5S di PT.Conbloc Indotama Surya. Pengumpulan data penelitian ini dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada karyawan PT. Conbloc Indotama Surya sebanyak 30 kuesioner. Pengolahan data penelitian ini menggunakan SPSS versi 12. Uji statistik, dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji validitas dan uji reliabilitas. Perhitungan statistik penelitian ini menggunakan analisis faktor. Hasil penelitian didapatkan 30 sampel kuesioner yang disebarkan kepada karyawan PT.Conbloc Indotama Surya dan seluruh variabel mempunyai korelasi yang baik. Temuan hasil skripsi ini adalah reduksi variabel diperoleh dari 18 variabel menjadi 3 faktor dan diberi nama Perlakuan tempat kerja, peningkatan sarana dan prasarana, dan penataan barang.
MODEL PEMBELAJARAN UNTUK MENUMBUH KEMBANGKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA MAHASISWA Ida Bagus Suardika; Sujianto Sujianto
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 2 No 1 (2012): inovatif Vol. 2 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia pendidikan, sistem pembelajaran selalu memerlukan adanya inovasi dalam rangka mencetak lulusan yang berkualitas. Hal ini sangat diperlukan mengingat tuntutan dunia industri akan kualitas lulusan semakin tinggi. Kebutuhan ini menjadi dasar bagi pengembangan sistem pembelajaran karena spesifikasi yang dibutuhkan dunia industri tidak hanya berkutat pada kemampuan kognitif semata, tetapi mulai lebih banyak mengarah pada kemampuan non kognitif seperti kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan , profesionalisme, dan kewirausahaan.Tujuan Pembelajaran : (a) Terbentuknya struktur mekanisme pembelajaran inovatif yang melibatkan dunia pendidikan dan steakholders, yang dapat digerakan untuk semua bidang studi (b) Terbentuknya cara pengkayaan pembelajaran, berupa kepemimpinan dan kewirausahaan yang professional dengan sinergi antar bidang, yang terdokumen dan dapat dilaksanakan (c) Terselesaikannya beberapa persoalan , khususnya teknologi, yang dihadapi industri yang berarti pula peningkatan kualitas darma pengabdian masyarakat perguruan tinggi terhadap industri.Ada empat sasaran yang terutama terkait dengan proses pembelajaran yang akan dicapai dalam kegiatan ini yaitu : (1) Profesionalisme (2) Kepemimpinan (3) Kewirausahaan
ANALISIS SISTEM PERAWATAN MESIN BUBUT MENGGUNAKAN METODE RCM (RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE) DI CV. JAYA PERKASA TEKNIK Ilham Pramudya Raharja; Ida Bagus Suardika; Heksa Galuh W
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v11i1.3414

Abstract

CV. Jaya Perkasa Teknik merupakan salah satu jenis usaha di bidang industri mesin dan perlengkapan manufaktur yang memproduksi berbagai macam suku cadang dari berbagai macam mesin produksi. Mesin bubut yang digunakan sering mengalami kerusakan sehingga menghambat jalannya proses produksi. Kerusakan mesin bubut terjadi dikarenakan terdapat komponen kritis yang menjadi penyebab terjadinya kerusakan. Pengecekan rutin dan perbaikan akibat kerusakan akan memerlukan biaya pemeliharaan yang cukup banyak. Perlu diterapkannya interval waktu pergantian optimum dan pemilihan tindakan perawatan komponen secara tepat yang diharapkan mampu mengurangi biaya pemeliharan. Penelitian ini menggunakan metode RCM (Reliability Centered Maintenance) yang melakukan pendekatan dengan menggunakan analisa kualitatif dan kuantitatif sehingga memungkinkan menelusuri akar dari penyebab kegagalan fungsi dan memberikan solusi yang tepat. Berdasarkan hasil analisis metode RCM ditentukan pemilihan tindakan perawatan terhadap komponen kritis mesin bubut yaitu komponen Electric System, V-belt, Gear dan Bearing dengan tindakan perawatan TD (Time Directed). Interval waktu pergantian optimum komponen V-Belt 23 hari, Electric System 29 hari, Bearing 28 hari, dan Gear 31 hari. Berdasarkan perhitungan total biaya pemeliharaan diketahui terdapat penurunan dari total biaya pemeliharan awal dengan total biaya pemeliharaan berdasarkan interval waktu pergantian optimum dari masing-masing komponen yaitu V-belt sebesar 1,31%, Electric System sebesar 21,66%, Bearing sebesar 24,67%, dan Gear sebesar 31,89%
ANALISIS KUALITAS WEBSITE PUSAT KARIR ITN MALANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE WEBQUAL 4.0 Deddy Rudhistiar; Reiny Myrtanti; Ida Bagus Suardika
JURNAL REKAYASA SISTEM INDUSTRI Vol 8 No 1 (2022): (November 2022)
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jrsi.v8i1.6489

Abstract

A websites in the development of information technology makes it easier to find information effectively and efficiently. Until now the website is also used within the scope of a university or institution. An institution can use a website as a means of information and communication that can be accessed by everyone. Career Center National Institute of Technology Malang, is one of the institutions in charge of serving alumni and tracer study. This institution implements a website as a medium for disseminating information about alumni, tracer study and job fairs, as well as job vacancies in accordance with the Study Program at National Institute of Technology Malang. The purpose of this study is to determine the quality of the Career Center National Institute of Technology Malang website, by analyzing and measuring the quality value of the Career Center website. The method used in this study is the WebQual 4.0 method with the object being studied is the Career Center website. The number of respondents is 147 people who come from students, alumni, lecturers and employees as well as the general public with data collection techniques using questionnaires. The variables used in this research are usage, information service quality, website design, and interaction service quality, as well as user satisfaction. Based on the questionnaire analysis using the WebQual 4.0 Method and Importance Performance Analysis with 5 variables used, the mapping results into 4 (four) quadrants, namely quadrants I, II, III, and IV. According to user perception, it is expected that the institution will prioritize the most influential quadrant I to make improvements/additions/changes to the Information Dimension, in providing accurate, timely, and relevant information.
Pengaruh Kualitas Layanan Administrasi Akademik tentang Kepuasan Mahasiswa Sujianto; Mujiono; Suardika, Ida Bagus; Indriani, Sri
JURNAL FLYWHEEL Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v14i1.6523

Abstract

Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk menguji dan menjelaskan pengaruh kualitas pelayanan administrasi akademik terhadap kepuasan mahasiswa di Institut Teknologi Nasional Malang. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori yang menjelaskan hubungan kausal antar variable melalui pengujian hipotesis. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 120 mahasiswa Institut Teknologi Nasional Malang. Teknik analisis data menggunakan analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua hipotesis yang diajukan diterima yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial dan simultan antara Kualitas Pelayanan Administrasi AKademik terhadap Kepuasan Mahasisa, dimensi Responsiveness merupakan factor dominan yang mempengaruhi Kepuasan Mahasisw
THE DESIGN OF WORK FACILITIES BASED ON WORKERS POSTURE ANALYSIS IN TOFU PRODUCTION MSME Andjar Sari, Sanny; ST Salammia LA; Suardika, Ida Bagus
Journal of Sustainable Technology and Applied Science (JSTAS) Vol. 2 No. 1 (2021): Journal of Sustainable Technology and Applied Science, May 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jstas.v2i1.3558

Abstract

Work facilities following the user's needs are critical because they support the production process for increased productivity. Currently, the tofu production process at Mr Samingin's MSMEs uses manual equipment to feel pain in their body parts when doing work every day. Making tofu begins with washing the soybeans thoroughly, then soaking the soybeans in water for 2 to 3 hours. Sometimes, it needs 7 hours, depending on the type of soybeans. In this soaking process, the soybeans will expand and then cleaned again by washing them several times. The next step is to grind the soybeans into powder with a grinding machine then boiled them. Then, filter the soybean porridge with a cloth to separate the pulp to be processed and the rest of the cooking water. This stage is very tiring as it is done manually by filtering in a shake. In addition, in the process of pressing tofu, there is a lack of attention to workers' work posture, which will impact work-related pain, especially if it is done monotonously and repeatedly. This study used the Rapid Upper Limb Assessment (RULA) analysis method as a guide in designing tofu screening work facilities. It is expected that improvements to work facilities can increase worker productivity at tofu production MSME.