Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI GIZI PADA IBU HAMIL MENCEGAH STUNTING: LITERATURE REVIEW Neng Delis Sartika; Lilis Lismayanti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/a86pta68

Abstract

Stunting, sebagai salah satu masalah kesehatan masyarakat yang persisten di Indonesia, erat kaitannya dengan status gizi ibu selama periode kehamilan. Kajian literatur ini bertujuan untuk menilai keefektifan intervensi edukasi gizi dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, serta perilaku ibu hamil guna mencegah stunting. Penelusuran artikel dilakukan melalui basis data Google Scholar dengan menggunakan kata kunci spesifik seperti "edukasi gizi", "ibu hamil", "stunting", dan "gizi seimbang". Dari total 93 artikel yang diidentifikasi, sebanyak 9 artikel memenuhi kriteria inklusi dan kemudian dianalisis secara mendalam. Temuan dari kajian ini mengungkapkan bahwa edukasi gizi memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil, kepatuhan dalam mengonsumsi suplemen zat besi dan asam folat, praktik pemenuhan kebutuhan nutrisi harian, serta pola makan yang lebih seimbang. Berbagai metode edukasi, meliputi booklet interaktif, media audiovisual, kelas prenatal, dan platform digital, terbukti efektif dalam memperbaiki pemahaman ibu hamil tentang strategi pencegahan stunting. Lebih lanjut, kajian ini menekankan bahwa edukasi gizi berperan sebagai pendekatan promotif dan preventif yang esensial untuk mengurangi risiko stunting sejak fase kehamilan. Oleh karena itu, implementasi program edukasi yang berkelanjutan, mudah diakses, dan terintegrasi dengan layanan kesehatan primer menjadi imperatif untuk mengoptimalkan kesehatan maternal dan perkembangan janin. Kajian ini juga mendorong penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi tersebut dalam konteks budaya dan sumber daya lokal di Indonesia.
KONFLIK ETIK DALAM PENANGANAN PASIEN TANPA IDENTITAS DI INSTALASI GAWAT DARURAT : LITERATURE REVIEW Isna Sulistiawati Ningrum; Neng Delis Sartika; Heri Gunawan; Ida Rosidawati; Hana Ariyanti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/zpg2sq93

Abstract

Pelayanan gawat darurat sering dihadapkan pada situasi kompleks ketika pasien datang tanpa identitas atau dengan informasi yang tidak lengkap. Kondisi ini memunculkan tantangan etik, keterlambatan penanganan, serta kebingungan dalam pengambilan keputusan klinis. Literature review ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis konflik etik yang muncul dalam penanganan pasien di IGD, khususnya pada kasus tanpa identitas, berdasarkan empat penelitian kualitatif yang diterbitkan di Indonesia pada periode 2020–2024. Proses penelusuran dilakukan melalui Google Scholar, Garuda, dan portal jurnal nasional dengan metode seleksi PRISMA. Hasil analisis menunjukkan empat tema utama: keterbatasan informasi pasien, dilema etik tenaga kesehatan, kesulitan komunikasi dengan keluarga, dan belum optimalnya SOP serta koordinasi antarunit. Hambatan-hambatan tersebut berkontribusi pada munculnya moral distress dan ketidaksesuaian antara kebutuhan tindakan medis dengan batasan administratif. Literature review ini menegaskan perlunya SOP khusus pasien tanpa identitas, peningkatan pelatihan etika klinis, koordinasi lintas sektor, serta penguatan komunikasi untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan etis di IGD.