Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMANFAATAN VIRTUAL REALITY DAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA SIMULASI PEMBELAJARAN ANATOMI KLINIK KEGAWATDARURATAN PADA PENDIDIKAN KEPERAWATAN: LITERATUR REVIEW Putri Maharani Gandari; Habil Akbariana Musti Muslimin; Ida Rosidawati; Hana Aryani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/tj6pyb82

Abstract

Anatomi merupakan mata kuliah dasar dalam pendidikan keperawatan yang berperan penting dalam pemahaman mahasiswa terhadap struktur dan fungsi tubuh manusia sebagai dasar praktik klinis. Pembelajaran anatomi umumnya dilakukan melalui demonstrasi model anatomi, praktikum laboratorium, serta pemanfaatan buku teks dan gambar dua dimensi. Namun, metode pembelajaran tradisional tersebut masih memiliki keterbatasan, terutama dalam memberikan visualisasi struktur tubuh, menurunkan minat dan motivasi belajar mahasiswa, serta menyulitkan mahasiswa dalam mengaitkan konsep teoritis dengan penerapannya pada praktik klinis, khususnya dalam situasi kegawatdaruratan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran anatomi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran anatomi pada pendidikan keperawatan berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Penelitian menggunakan metode literature review, pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar dan ScienceDirect dengan menggunakan kata kunci “Virtual Reality” OR “Augmented Reality” AND “Keperawatan” AND “Anatomi”, dengan penerapan operator Boolean OR dan AND. Proses seleksi dan penyaringan artikel dilakukan secara sistematis dan disajikan menggunakan diagram PRISMA (Preferred Reporting Items Systematic Reviews and Meta-Analyses). Hasil literature review menunjukkan bahwa penggunaan AR dan VR dalam pembelajaran anatomi memberikan dampak positif terhadap pemahaman mahasiswa, motivasi belajar, serta kemampuan visualisasi struktur tubuh melalui simulasi yang menyerupai kondisi nyata. AR dan VR membantu integrasi pengetahuan anatomi dengan konteks klinis serta mendukung kesiapan praktik keperawatan, meskipun efektivitasnya terhadap hasil belajar bervariasi antar studi.
IMPLEMENTASI EVIDENCE-BASED PRACTICE PERAWAT DALAM PENANGANAN SEPTIC SHOCK  DI UNIT PERAWATAN KRITIS:LITERATUR RIVIEW Choerun Nisa Nurul Azizah; Devia Nurafnisa; Hana Aryani; Ida Rosidawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/7r7h5d14

Abstract

Evidence-Based Practice (EBP) Pendekatan ini sangat penting dalam memberikan perawatan keperawatan yang aman, efisien, dan berdasarkan bukti ilmiah terkini. Pada pasien yang mengalami syok sepsis, yang berada dalam kondisi serius dengan tingkat kematian yang tinggi, penerapan EBP sangat diperlukan untuk membantu deteksi awal, tindakan yang tepat waktu, dan kolaborasi antar disiplin. Namun, pelaksanaan EBP di lapangan masih mengalami berbagai kendala baik dari segi struktur maupun profesional. Tujuan: Kajian literatur ini bertujuan untuk menelaah penerapan EBP dalam perawatan keperawatan pasien syok sepsis, mengidentifikasi tantangan dan faktor-faktor yang mendukungnya,serta merenungkan implikasi terhadap praktik dan kebijakan kesehatan. Metode:Kajian ini menggunakan pendekatan naratif dengan sintesis kritis terhadap artikel-artikel ilmiah terbaru dari jurnal internasional terkemuka. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa EBP dapat meningkatkan kualitas perawatan dan hasil klinis,tetapi penerapannya terhambat oleh beban kerja yang tinggi, keterbatasan akses terhadap bukti ilmiah, minimnya pelatihan, serta keterbatasan dukungan kepemimpinan. Faktor-faktor yang mendukung meliputi pelatihan yang berkelanjutan, budaya organisasi yang mendukung inovasi, dan tersedianya protokol berbasis bukti seperti Surviving Sepsis Campaign Bundle. Kesimpulan: Diperlukan penguatan kapasitas baik individu maupun sistem untuk memastikan penerapan EBP dalam penanganan syok sepsis, guna meningkatkan keselamatan pasien dan kualitas layanan kesehatan.
LITERATURE RIVIEW: PERAN EVIDENCE-BASED PRACTICE DALAM OPTIMALISASI ASUHAN KEPERAWATAN EMERGENSI PADA PASIEN HIV/AIDS Aksal Muhammad Firlo; Dede Hapsah; Geri Hardiansah; Hana Aryani; Ida Rosidawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/395cfd02

Abstract

HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan global dengan angka kejadian yang terus meningkat dan membawa dampak serius terhadap kondisi fisik, psikologis, serta kualitas hidup penderitanya. Pada situasi emergensi, pasien HIV/AIDS memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi seperti infeksi oportunistik, gangguan pernapasan, hingga ketidakstabilan hemodinamik, sehingga memerlukan penanganan cepat, tepat, dan  berbasis  bukti  ilmiah.  Kajian  ini  bertujuan  untuk mengevaluasi peran Evidence-Based Practice (EBP) dalam optimalisasi asuhan keperawatan emergensi pada pasien HIV/AIDS. Metode penelitian menggunakan literature review dengan sumber data dari Google Scholar, PubMed, dan Portal Garuda.Kriteria inklusi meliputi artikel berdesain  eksperimen, quasi-eksperimen, studi korelasional, atau laporan evidence-based nursing yang memfokuskan pada penatalaksanaan  emergensi,  intervensi  keperawatan,  dan faktor penunjang kualitas asuhan pasien HIV/AIDS, serta artikel full-text tahun 2019–2025. Artikel yang tidak relevan, tidak memuat struktur penelitian lengkap, atau berfokus pada aspek non-klinis dieksklusi. Seleksi dilakukan berdasarkan kerangka PRISMA, menghasilkan sejumlah artikel relevan untuk dianalisis.