Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Nomor Induk Berusaha melalui Legalisasi Usaha Sebagai Upaya Upgrading UMKM Desa Gunawan, Zulfaa; Aziz, Ahmad Musonnifin; Putri, Kharisma Ellisya; Safira, Alfia Nikmah; Ulum, Ahmad Bakhrul; Rochman, Alief Noor; Oktavia, Huriyah; Alfandi, M. Rafly; Ramadhan, Rezza Fahlevi
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/e95z7y35

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas melalui legalisasi usaha. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM desa adalah keterbatasan dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) karena minimnya pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan sistem Online Single Submission (OSS). Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif-edukatif melalui seminar, tutorial praktik pendaftaran NIB, serta pendampingan langsung kepada pelaku usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan warga, terbukti dengan terbitnya NIB bagi UMKM setempat serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya legalitas usaha. Pendampingan juga diperkuat dengan pemanfaatan grup WhatsApp sebagai sarana komunikasi berkelanjutan. Dengan demikian, program ini berhasil memberikan output nyata berupa legalitas usaha yang sah sekaligus menjadi fondasi bagi penguatan daya saing UMKM desa. This community service activity aims to encourage Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to upgrade through business legalization. The main problem faced by village MSMEs is the limitation in processing Business Identification Numbers (NIB) due to a lack of understanding and skills in using the Online Single Submission (OSS) system. The activity was implemented using a participatory-educational approach through seminars, practical tutorials on NIB registration, and direct mentoring for business actors. The results of the activity showed an increase in community understanding and skills, as evidenced by the issuance of NIBs for local MSMEs and increased awareness of the importance of business legality. The mentoring was also strengthened using WhatsApp groups as a means of ongoing communication. Thus, this program successfully delivered tangible output in the form of legal business registration while also serving as a foundation for strengthening the competitiveness of village MSMEs.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik melalui Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas II Oktavia, Huriyah; Sugiarto, Riski; Asror, Machfudzil
Nusantara Educational Review Vol 4 No 1 (2026): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/qcgzbp75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mengenai simbol dan sila Pancasila dengan menerapkan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) pada siswa kelas II SDN Karangtanjung. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing mencakup langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data diambil melalui pengamatan aktivitas guru dan siswa serta tes untuk mengukur hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kedua aspek tersebut. Di siklus I, aktivitas guru tercapai pada 73% dan aktivitas siswa pada 66,7%, sedangkan ketuntasan belajar baru mencapai 28% dengan 8 siswa yang tuntas. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, aktivitas guru meningkat menjadi 91,67% dan aktivitas siswa mencapai 89,58%. Ketuntasan hasil belajar juga meningkat menjadi 83%, dengan 24 siswa dinyatakan tuntas. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran TGT efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa dan hasil belajar di mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Model ini bisa digunakan sebagai pilihan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, serta dapat mendorong siswa untuk berkolaborasi dan bersaing dengan cara yang positif. This study aims to improve students' learning outcomes regarding the symbols and principles of Pancasila by applying the Cooperative Learning model of the Teams Games Tournament (TGT) type to second-grade students at SDN Karangtanjung. The method used is Classroom Action Research (CAR), carried out in two cycles, each including the steps of planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through observations of teacher and student activities and tests to measure learning outcomes. The results of the study showed a significant increase in both aspects. In the first cycle, teacher activity reached 73% and student activity 66.7%, while learning completeness only reached 28%, with 8 students achieving mastery. After improvements were made in the second cycle, teacher activity increased to 91.67%, and student activity reached 89.58%. Learning completeness also increased to 83%, with 24 students declared to have achieved mastery. These findings indicate that the use of the TGT learning model is effective in increasing student participation and learning outcomes in the Pancasila Education subject. This model can be used as a more engaging and interactive learning option, and it can encourage students to collaborate and compete positively.